Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim Surveior Pusat Akreditasi FKTP Dinas Kesehatan Klungkung

Surveior
DITERIMA - Tim Surveior Pusat diterima Sekda Ir Putu Gde Winastra di Dinas Kesehatan, Klungkung.

BALI TRIBUNE - Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. I Made Adi Swapatni nerima Tim Surveior Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kabupaten Klungkung, di ruang rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, Senin (14/5) malam.

Tim Surveior Akreditasi FKTP yang berasal dari Komisi Akreditasi FKTP pusat terdiri dari H. Sugian Nor, SKM, M.Kes akan menilai pada bidang administrasi, Dr.  Louisa Mathilda Pongajouw, M.Kes menilai pada bidang UKP, dr Hesina Johana Huliselan, SKM, M.Kes menilai pada bidang UKM.

Ketua Tim Surveior Akreditasi FKTP Pusat  Dr.  Louisa Mathilda Pongajouw, M.Kes menyampaikan Tim Surveior akan mengadakan Akreditasi di  Puskesmas Dawan I pada tanggal 15 sampai dengan 17 Mei 2018. Adapun tujuan tim Surveior melakukan kegiatan Akreditasi FKTP antara lain, untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, meningkatkan perlindungan bagi sumber daya manusia, kesehatan masyarakat  dan lingkungannya, serta Kinerja FKTP dalam Pelayanan Kesehatan, dengan melalui Peningkatan dan pembinaan mutu kinerja Layanan Kesehatan FKTP yang dilaksanakan secara berkesinambungan terhadap Sistem Manajemen, Sistem Manajemen Mutu, Sistem Penyelenggaraan Pelayanan dan Program, dan Sistem Manajemen Risiko.

PJS Bupati Klungkung I Wayan Sugiada dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Klungkung memiliki komitmen dalam berupaya meningkatkan mutu dan pelayanan Puskesmas melalui pendekatan Penilaian Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dengan tujuan meningkatkan mutu dan kinerja puskesmas serta keselamatan pasien di seluruh puskesmas di Kabupaten Klungkung. "Dengan meningkatnya mutu pelayanan kesehatan, maka Pelayanan Publik dapat lebih berkualitas dan kesehatan masyarakat Klungkung dapat ditingkatkan," ujar Sugiada.

I Wayan Sugiada juga menyatakan dari 9 Puskesmas yang ada di Kabupaten Klungkung, sudah 7 Puskesmas yang terakreditasi, baik terakreditasi Madya maupun terakreditasi Utama. Dan pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Klungkung sudah mengajukan 2 puskesmas untuk dinilai tim Surveior akreditasi, sehingga target RPJMD Pemerintah Kabupaten Klungkung pada tahun 2018 semua puskesmas telah lulus akreditasi. Kepada seluruh petugas kesehatan agar segera melakukan tindakan korektif sesuai saran-saran yang diberikan oleh Tim Surveior, sehingga  dapat segera melakukan perbaikan untuk meningkatkan mutu dan kinerja puskesmas serta keselamatan pasien guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat diwilayah kerja masing-masing.

Kepada Tim Surveior Akreditasi FKTP, PJS Bupati Klungkung I Wayan Sugiada berharap dapat memberikan penilaian se-objektif mungkin, sekaligus memberikan pembinaan-pembinaan kepada petugas di Puskesmas Dawan 1.  Hadir Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung drg. Jaya Putra

wartawan
Redaksiut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.