Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Kunjungan Turis Tiongkok ke Bali Melalui Puluhan Agent dari Hangzhou

Bali Tribune/ Plt. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali, I Putu Astawa (kiri) bersama perwakilan Kemenparekraf, Utari (tengah) dan pelaku usaha travel agent, Sumariyanto
balitribune.co.id | Badung - Berbagai upaya dilakukan pelaku industri pariwisata untuk menarik kunjungan wisatawan asing terutama dari Tiongkok ke Pulau Dewata. Pasalnya, negara lainnya juga berlomba-lomba melirik wisatawan Tiongkok seperti Thailand dan Vietnam. Indonesia tahun ini menargetkan jumlah kunjungan turis dari Negeri Tirai Bambu atau Great China (Hong Kong, Macau dan China Daratan) berkunjung ke Nusantara mencapai 2,8 juta orang. 
 
Namun hingga Oktober 2019 tercatat hanya sekitar 1,6 juta kunjungan wisatawan Tiongkok. Demikian disampaikan Utari dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia saat menghadiri Gala Dinner Familiarization Trip (Famtrip) di Jimbaran, Badung, Sabtu (23/11).
 
Dikatakannya, Famtrip tersebut cukup berpotensi untuk mendatangkan turis dari kota-kota di Tiongkok ke Indonesia khususnya Pulau Bali. Apalagi tahun ini kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018 lalu yang diperkirakan karena pertumbuhan ekonomi di negara tersebut melambat. Bahkan kabarnya, Pemerintah Tiongkok meminta warganya melakukan perjalanan wisata di dalam negeri untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal setempat. 
 
"Famtrip ini bisa meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara dan peningkatan jumlah devisa negara. Target wisatawan mancanegara keseluruhan tahun depan juga meningkat diikuti peningkatan kualitas," katanya. 
 
Selain mendukung Famtrip, Kemenparekraf disampaikan Utari juga melakukan beberapa hal untuk meningkatkan kedatangan turis Tiongkok ke Indonesia seperti ikut dalam pameran-pameran di Tiongkok untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Tanah Air. 
 
"Kami juga melakukan kegiatan-kegiatan lainnya untuk meningkatkan kunjungan turis Tiongkok. Harapannya bisa meningkatkan grafik jumlah kunjungan dan jumlah penerimaan devisa negara," ucap Utari.  
 
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Plt. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali, I Putu Astawa dihadapan puluhan pemilik usaha travel agent dari Hangzhou menyampaikan bahwa hubungan antara Tiongkok dan Bali sudah terjalin erat sejak puluhan abad silam. Hal ini terlihat dari banyaknya jejak peninggalan dan pengaruh kebudayaan China (Tiongkok) dalam masyarakat Bali, seperti baris China di daerah Renon, Semawang Sanur dan Barong Landung, merupakan peninggalan tertua dengan prasasti Balingkang tentang pernikahan Raja Jaya Pangus dengan putri China Kang Cing We serta tari barong yang dimiliki oleh sebagian besar desa-desa adat di Bali. 
 
Selain itu, penggunaan uang kepeng di Bali dengan nama 'pis bolong' sebagai fungsi spiritual upacara termasuk untuk pratima (simbul suci) serta upacara kematian yang menggunakan lampu lampion atau damar kurung. Di bidang seni sastra orang Bali mengenal cerita Sampik Ing Tai. Kisah cerita Sampik Ing Tai masuk ke dalam berbagai bentuk kesenian Bali mulai dari cerita tari drama gong dan tema lagu Bali. "Tak ketinggalan seni arsitektur Bali juga mengadopsi unsur-unsur China," terangnya. 
 
Akulturasi budaya Bali dengan China juga ditunjukkan dengan adanya pelinggih Ratu Syahbandar yang terdapat di Pura Ulun Danu Batur dan Besakih. Begitu kuatnya akulturasi budaya antara masyarakat dan China-Bali ke depannya ditingkatkan dari masa ke masa termasuk didalam pengembangan pariwisata Bali khususnya. 
 
Wisatawan China menempati urutan pertama kunjungan wisatawan asing ke Bali, dan dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat, sehingga jalinan kerja sama semakin ditingkatkan khususnya bagi pengembangan pariwisata kedua belah pihak. Pemerintah Provinsi Bali, berkomitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pariwisata Bali yang dilakukan dengan berbagai pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata. Disisi lain, jasa pelayanan baik sumber daya manusia maupun sistemnya juga terus ditingkatkan, dengan demikian Bali dapat memberikan layanan terbaik bagi wisatawan. 
 
Ia pun menyambut baik kedatangan peserta Famtrip asal Hangzhou ini, dengan harapan mereka dapat membantu mengenalkan potensi-potensi wisata di Provinsi Bali dan mengajak masyarakat di sana untuk berkunjung ke Bali. "Terima kasih Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta para industri untuk wilayah pemasaran China selama ini, karena sektor pariwisata tidak mungkin bisa berkembang cepat jika hanya dilakukan oleh pemerintah," kata Astawa. 
 
Pengusaha Travel Bidadari, Sumariyanto yang mencetuskan ide untuk mengadakan Famtrip tersebut mengatakan, dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali dan Kemenparekraf, sebanyak 45 pemilik travel agent di Hangzhou, Tiongkok dapat melihat secara langsung destinasi Bali. 
 
"Para agent ini sangat antusias datang ke Bali. Kita mau memperbaiki pandangan banyak turis ke Bali tidak hanya breakfast dan ke tempat wisata yang sudah biasa. Tapi di Bali banyak hotel-hotel dan objek-objek wisata yang bagus yang perlu diketahui," bebernya.  
 
Dia berharap melalui Famtrip tersebut, target dari agent ini sampai Februari tahun 2020 bisa mendatangkan 4 ribu hingga 5 ribu turis Tiongkok dari Hangzhou. "Kalau agent kami dalam setahun mendatangkan puluhan ribu turis Tiongkok ke Bali," sebut Sumariyanto.
 
Kenapa memilih mendatangkan agent dari Hangzhou? Menurutnya, perekonomian di kota ini berkembang pesat dan maju. "Dari sana kita bisa mendatangkan tamu berkualitas yang spendernya tinggi dan juga diikuti oleh spender bawah dan menengah. Karena biasanya leader adalah dari mereka-mereka ini. Setelah dari kota ini, kami juga akan mengadakan Famtrip tahun depan dan sales mission di 4 kota di China," jelasnya.  
 
Para peserta Famtrip kali ini berada di Bali selama 6 hari dengan mengunjungi sejumlah destinasi seperti Ubud, Kintamani Pulau Penida dan pengenalan hotel-hotel baru di Bali yang berkualitas. "Kompetitor kita negara tetangga, mereka promisi luar biasa dan tidak bekerja sendiri dengan dukungan pemerintah. Seperti yang saya lakukan ini semoga bisa meningkatkan jumlah kunjungan turis," harapnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali Gelar Vario Night Ride

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka mendukung kesuksesan peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali (HCB) menggelar kegiatan bertajuk Vario Night Ride yang melibatkan sekitar 80 anggota komunitas Vario series di Bali pasa Selasa (27/1). Kegiatan ini diawali dengan city rolling menuju lokasi acara launching.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lantik Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Periode 2026–2031, Bupati Badung: Perumda MGS Harus Jadi Penopang Produksi dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) mengambil sumpah jabatan dan melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung periode 2026-2031, bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (27/1).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Komisi III DPRD Badung Hadiri Pelantikan Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Badung, Ir. I Made Ponda Wirawan, ST., menghadiri acara Pelantikan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana untuk masa jabatan 2026-2031. Kompiang Gede Pasek Wedha dipercaya sebagai Direktur Utama, sedangkan I Made Anjol Wiguna ditetapkan menjabat Direktur Umum Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.