Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tinjau Finishing Pembangunan Wantilan, Pemkab Jembrana Monitoring ke Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo

Bali Tribune/ Rombongan dari Pemkab Jembrana usai sembahnyangan di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo.
Balitribune.co.id | Jembrana - Rombongan Pemkab Jembrana melakukan persembahyangan ke Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur. Selain itu, kedatangan rombongan juga bertujuan melaksanakan monitoring finishing pembangunan dari  wantilan pura.
 
Rombongan yang dipimpin oleh Sekda Jembrana, I Made Sudiada serta didampingi para Asisten Setda dan pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana diterima langsung oleh Joko Setiyoso, Duta Dharma Provinsi Jawa Timur yang juga perwakilan umat Alas Purwo.
 
Selain melaksanakan persembahyangan, kedatangan rombongan ini juga untuk memantau dan mengevaluasi hibah dan bantuan sosial Pemkab Jembrana terhadap pelaksanaan pengerjaan dari pembangunan finishing wantilan pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo.
 
Setelah melaksanakan persembahyangan, Sekda Jembrana I Made Sudiada mengatakan, Pura Alas Purwo merupakan Pura yang sangat bersejarah bagi umat Hindu. “Pura yang berlokasi di Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi ini merupakan salah satu situs Hindu peninggalan Kerajaan Majapahit,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut, Sudiada mengatakan, kehadiran rombongan Pemkab Jembrana ke pura ini, untuk memohon keselamatan dimana sekarang sedang mengalami masa pandemi Covid-19 dan akan ada Pemilu serentak. “Persembahyangan bersama ini guna memohon keselamatan dari Covid-19 agar cepat pulih dan memohon agar pelaksanaan Pilkada serentak khususnya di Kabupaten Jembrana dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
 
Untuk diketahui, sejak ditemukannya situs  dilanjutkan dengan pembangunan Pura Luhur Giri Salaka pada tahun 1985 silam. Pura yang diempon oleh sekitar 1.126 Kepala Keluarga ini selalu dipadati oleh umat Hindu baik dari Pulau Jawa maupun luar Jawa terutama masyarakat Bali. Terlebih pada puncak karya yang bertepatan dengan Hari Raya Pagarwesi.
 
Dengan demikian dirinya menghimbau kepada masyarakat Jembrana khususnya yang beragama hindu agar lebih menyadari keberadaan tempat suci yang berada di luar Bali. “Sebagai renungan buat kita, bahwa banyak saudara kita (umat Hindu) berada di luar Bali,” tegas Sudiada.
 
Sementara, Joko Setiyoso mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jembrana atas bhakti penganyar. Selain itu, katanya selama ini Pemkab Jembrana banyak mensuport dan mendukung pembangunan pura Giri Salaka Alas Purwo. Salah satunya yakni Finishing Wantilan Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo yang nantinya akan di pelaspas pada tanggal 25 November, nanti.
wartawan
Release
Category

Ketua WHDI Karangasem Ny. Anggreni Pandu Lagosa Hadiri Sosialisasi Peran Strategis di Bidang Publik

balitribune.co.id | Amlapuira - Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, mengajak ibu-ibu di Karangasem untuk meningkatkan perannya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung MPP Karangasem pada Senin (10/11/2025) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hingga Oktober 2025 Bank BPD Bali Catat Kinerja Cemerlang

balitribune.co.id | Denpasar - Bank BPD Bali hingga Bulan Oktober 2025 kembali mencatatkan kinerja cemerlang di seluruh indikator utama, sebuah bukti efektivitas strategi bisnis yang diterapkan dengan pencapaian asset  Rp42,4 triliun, melampaui target yang dipatok sebesar Rp41,10 triliun  atau mencapai 103,13% dan mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 6,60% dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp39,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Pelaku Perusakan Hutan Ditangkap Polsek Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Jajaran Polsek Kintamani  berhasil mengungkap kasus perusakan hutan di kawasan Banjar Dinas Pengejaran, Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani. Dalam kasus ini petugas  mengamankan tiga pelaku masing-masing berinisial KS (62), NL (54), dan WSW (33), semuanya warga setempat

Baca Selengkapnya icon click

Sudah Tiga Bulan Ditangkap Imigrasi Malaysia, Nasib PMI Asal Bangli Belum Jelas

balitribune.co.id | Bangli - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ni Luh Tina Yanti (37) asal Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli diberitakan ditangkap pihak otoritas Malaysia. Pascaditangkap, pihak keluarga tidak bisa menghubungi Ni Luh Tina Yanti sejak tiga bulan terakhir. Diketahui jika Ni Luh Tina Yanti sampai bekerja ke Negeri Jiran ini atas ajakan rekannya berinisial S, yang sudah bertahun-tahun kerja di Malaysia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.