Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar Gunung Agung, Rai Mantra : Kita Harus Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Bali Tribune / MENINJAU - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra meninjau langsung suasana operasional dengan adaptasi kebiasaan baru di Pasar Gunung Agung, Rabu (10/6).

balitribune.co.id | Denpasar - Pemkot Denpasar saat ini bersiap dalam penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru, utamanya di Pasar Rakyat sebagai sektor penggerak ekonomi kerakyatan. Guna memastikan penerapan protokol kesehatan yang lebih disiplin dan bertanggung jawab sebagai bentuk Adaptasi Kebiasaan Baru di Pasar Rakyat, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra meninjau langsung suasana operasional dengan adaptasi kebiasaan baru di Pasar Gunung Agung, Rabu (10/6).

Walikota Rai Mantra dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa kewaspadaan masyarakat merupakan suatu keharusan saat ini. Hal ini lantaran belum ditemukanya vaksin untuk Covid-19 ini. Selain itu, adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di Pasar Tradisional atau Pasar Rakyat menjadi perhatian kita bersama.  "Jadi dalam kondisi saat ini kita bersama harus beradaptasi terhadap kebiasaan baru, yaitu dengan rutin menerapkan protokol kesehatan kapan pun dan dimanapun," kata Rai Mantra.

Rai Mantra menjelaskan, keberadaan Pasar Rakyat sebagai penggerak perekonomian harus terus berjalan. Namun demikian operasionalnya juga harus aman dari klaster penyebaran Covid-19. Sehingga, syarat mutlak adalah beradaptasi dengan kebiasaan baru, yaitu protokol kesehetan yang lebih ketat dan disiplin. "Kuncinya adalah sterilisasi, cuci tangan, jaga jarak dan selalu gunakan masker, dan ini harus dilaksanakan dwngan disiplin dan bertanggungjawab," paparnya

Kepala Unit Pasar Gunung Agung Utara, Kadek Hendarto Sukrana mengatakan bahwa pada prinsipnya Pasar Gunung Agung sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Mulai dari sterilisasi kendaraan, pengecekan suhu tubuh, zona wajib masker, menggunakan APD berupa face shiled, hand sanitizer serta menjaga jarak atau physical distancing. Selain itu, sterilisasi kawasan secara rutin juga dilaksanakan. "Pada intinya kami sudah menerapkan protokol kesehatan, namun kuncinya kembali pada komitmen pedagang dan pembeli untuk mematuhi dan mentaati secara disiplin, sehingga operasional tetap berjalan dan keamanan dalam berniaga dapat diciptakan," ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.