Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tinjau Vaksinasi di SD 1 Kerobokan Kaja, Wabup Suiasa Motivasi Masyarakat untuk Tidak Takut Divaksin

Bali Tribune/VAKSINASI - Wabup Suiasa saat meninjau vaksinasi di SDN 1 Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Senin (17/5).


balitribune.co.id | Mangupura  - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa tidak henti-hentinya turun ke lapangan memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat berjalan lancar. Senin (17/5), Wabup Suiasa kembali turun meninjau vaksinasi di SDN 1 Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara. 
 
Didampingi Camat Kuta Utara I Putu Eka Permana dan Lurah Kerobokan Kaja Ketut Santika, Wakil Bupati melihat dari dekat jalannya vaksinasi yang melibatkan 3 tim dari Dinas Kesehatan. Suiasa juga berkesempatan berbincang dengan warga sembari memberikan motivasi dan semangat untuk tidak takut divaksin.
 
Ditemui disela-sela peninjauan vaksinasi, Suiasa menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Badung pihaknya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Kerobokan Kaja yang sudah berkenan hadir melakukan vaksinasi untuk dosis pertama. Dengan kehadiran ini, membuktikan bahwa masyarakat ingin sehat serta selamat bersama-sama, dan vaksinasi sudah menjadi kebutuhan untuk kesehatan. 
 
"Saat ini baru diberikan vaksin dosis I, untuk lengkapnya akan ada lagi vaksin dosis II. Untuk itu kami harapkan masyarakat kembali lagi melakukan vaksin sesuai jadwal yang telah diberikan agar tuntas," jelasnya.
 
Melalui vaksinasi ini diharapkan akan membentuk ketahanan tubuh yang lebih baik. Namun ditekankan kembali, meskipun sudah divaksin, guna lebih memproteksi tubuh terhadap serangan virus, harus tetap mentaati Protokol Kesehatan. 
 
"Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kekebalan tubuh kita dari ancaman virus. Namun demikian kita harus tetap mematuhi Prokes, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," terangnya.
 
Lebih lanjut diakui, dengan memperluas kegiatan vaksinasi ini tampaknya angka positif Covid-19 di Kabupaten Badung kian mengalami penurunan. “Mudah-mudahan dengan gencarnya vaksinasi dan kepatuhan masyarakat terhadap Prokes angka positif akan terus dapat ditekan, sehingga pemerintah pusat dapat membuka kembali sektor pariwisata, yang berdampak pada tumbuhnya perekonomian masyarakat,” harapnya.
 
Sementara itu Camat Kuta Utara Putu Eka Permana didampingi Lurah Kerobokan Kaja Ketut Santika menjelaskan, di Kecamatan Kuta Utara kegiatan vaksinasi sudah berjalan dengan baik. Sasaran vaksinasi di Kuta Utara sebanyak 55 ribu orang. 
 
"Setelah di Kerobokan Kaja, vaksinasi akan berlanjut mengarah ke Kelurahan Kerobokan," terangnya. 
Di Kerobokan Kaja sendiri sasaran vaksinasi sebanyak 10 ribu lebih. Pelayanan tersebar di tiga tempat yaitu GOR Purna Krida, SDN 2 dan SDN 3 Kerobokan Kaja, yang dilayani oleh 13 tim dari Dinas Kesehatan Badung. "Khusus di SDN 1 Kerobokan Kaja, kita menyasar 3.200 warga dari 10 lingkungan dinas. Kegiatan vaksinasi ini melayani 450 orang per hari dan akan berlangsung hingga tanggal 23 Mei mendatang," pungkasnya.  
wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.