Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Token AHA, Token Kripto yang Berkontribusi Pada Pengurangan Emisi Karbon

Bali Tribune/ illustrasi energi hijau

balitribune.co.id | Adanya cryptocurrency mining dan global warming menyebabkan GDP (Gross Domestic Product) dunia menurun hingga 18 persen. Dilatarbelakangi oleh problem ini, token AHA hadir sebagai token kripto pertama yang mengusung visi misi dalam mengurangi emisi karbon.

Seperti yang kita tahu, menambang kripto membutuhkan sumber energi yang besar. Dalam hal ini adalah batu bara sebagai sumber daya penggerak listrik. Hal ini tentunya cukup membahayakan bagi kelestarian lingkungan hijau dalam jangka panjang terutama berasal dari emisi karbon yang dihasilkan.
 
Menilik dari masalah itulah, token AHA atau disebut juga Alam Hijau Anagata fokus pada upaya konservasi ekologi terutama membantu mengimbangi, mengurangi, dan berpotensi membalikkan kerusakan yang dilakukan oleh manusia dan aktivitas jejak karbon lainnya. Dimana visi utama Anagata ialah untuk menjadi token terbesar dan terpercaya yang berasal dari Indonesia dalam mengurangi emisi karbon.
 
Visi dan Proyek Token AHA

Menjadi token kripto pertama yang ramah lingkungan, Anagata berusaha mewujudkan visi mereka melalui kolaborasi proyek bisnis hijau dan proyek energi hijau. Dalam hal ini, Anagata mengawasi transisi energi di Indonesia menjadi energi hijau serta turut berkontribusi dalam proyek yang berhubungan dengan energi hijau. Proyek tersebut diantaranya meliputi perdagangan karbon, konservasi pengolahan air dan udara, maupun entitas lainnya yang memiliki nilai bisnis. Dimulai dari Indonesia, Anagata token akan mendukung proyek hijau global apapun dengan nilai ekonomi berkelanjutan di masa depan.

Dalam kurun waktu 5 tahun, seperti yang dikutip dari white paper, token Anagata akan fokus berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan Indonesia yang bertujuan untuk mencapai bauran energi sebesar 23% dari energi baru terbarukan (EBT) pada tahun 2025 sesuai dengan target pemerintah. Adapun proyek dasar yang menjadi fokus AHA adalah proyek solar PV serta Carbon Trade Platform. Mengingat letak Indonesia yang berada di bawah garis khatulistiwa, sehingga Indonesia memiliki potensi sebesar 207 GW (Giga Watt) proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan estimasi nilai USD 140 miliar serta pengurangan karbon dioksida miliaran ton.
 
Keunggulan Token Alam Hijau Anagata
 
Mengenal lebih lanjut tentang token AHA, token ini merupakan mata uang kripto yang sudah menggunakan sistem decentralized yield-generation utility eco-token yang berdasarkan pada teknologi Binance Smart Chain (BSC). Yang mana teknologi ini memiliki keunggulan yakni menyediakan transaksi yang mudah, aman, rahasia serta platform yang user friendly bagi seluruh investor dengan sistem yang terdesentralisasi.
 
Keunggulan lainnya, Anagata diperdagangkan dengan token yang stabil dan harga koin yang less volatile di market. Adapun biaya transaksinya tergolong rendah, dimana setiap transaksi dikenakan biaya sebesar 6 persen yang dibagi 3 persen untuk refleksi ke pemegang lain, 2 persen untuk dana amal, serta 1 persen dialokasikan untuk pemeliharaan sistem.
 
Token ini selain digunakan sebagai investasi pada proyek hijau, juga digunakan sebagai transaksi perdagangan karbon, transaksi game, serta network donation pooling. Game yang rencananya akan diluncurkan tahun 2023, nantinya akan mendukung penanaman pohon asli di beberapa wilayah sebagai bentuk berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon di Indonesia.
 
Selain itu, Anagata juga akan membuat NFT yang melibatkan komunitas maupun orang-orang berpola pikir go green, serta menjadikan token kripto AHA sebagai reward bagi siapa saja yang turut berkontribusi dalam program pengurangan emisi karbon.
 
Untuk saat ini harga per 1 token AHA sebesar 0.0035 BUSD. Pre-sale dibuka sejak 1 Maret 2022 hingga 20 April 2022. Sementara public sale dengan total distribusi paling banyak yaitu 66.3 persen baru akan dibuka pada 22 April 2022.

Sumber referensi:
https://token-aha.org/
https://kumparan.com/kumparanbisnis/mengenal-alam-hijau-anagata-aha-tok…
https://token-aha.org/anagata_whitepaper.pdf

wartawan
RED
Category

Melalui Fasilitas QRIS, BRImo, EDC dari BRI, Depot Betty Mengadopsi Pembayaran Non-tunai

balitribune.co.id | Tabanan - Didirikan pada 2001 oleh orangtua, Depot Betty awalnya hanya warung sederhana yang menjual babi guling sekaligus daging mentah di Pasar Tradisional Pancasari. Namun tongkat estafet usaha beralih pada 2013, saat I Putu Bayu Ekayana mengambil alih usaha keluarga ditengah kondisi kesehatan sang ibu yang menurun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

125 Tahun Pengabdian, Pegadaian Kanwil VII Denpasar Optimis Mampu Terus Tumbuh

balitribune.co.id | Denpasar - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-125 PT Pegadaian menjadi tonggak penting dalam mempertegas arah transformasi perusahaan, khususnya di wilayah kerja Kanwil VII Denpasar yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Panggung Balap Calon Juara Dunia

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan ajang balap yang dinantikan para pecinta motorsport Tanah Air melalui Astra Honda Dream Cup 2026 (AHDC). Ajang ini menegaskan perannya sebagai bagian dari sistem pembinaan pebalap berjenjang di Indonesia, sekaligus mengajak para penggemar balap merasakan sensasi melesat kencang di lintasan di berbagai daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Apresiasi Pelanggan, Telkomsel Hadirkan Fitur Stamp Berhadiah di Aplikasi MyTelkomsel

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital yang relevan dan bernilai tambah bagi pelanggan melalui inovasi di aplikasi MyTelkomsel. Salah satunya melalui fitur Stamp Berhadiah, yang dirancang sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi pelanggan untuk mengoptimalkan pemanfaatan layanan digital dalam keseharian.

Baca Selengkapnya icon click

Berlaku Hingga 31 Juli, Simak Aturan Baru Pembuangan Sampah Organik ke TPA Suwung

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menerima 10 orang perwakilan Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) pada Kamis (16/4/2026) pagi di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.