Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tol Bali Mandara Berlakukan Transaksi Nontunai Mulai Oktober 2017

Jasamarga
Deputi BI, Azka Subhan (kiri), bersama Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, Akhmad Tito Makarim (tengah), saat memberikan keterangan pers terkait transaksi nontunai di Tol Bali Mandara per 1 Oktober 2017.

BALI TRIBUNE - Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Pusat terus menggalakan pengunaan uang elektronik karena dipandang lebih efisien, praktis dan dapat mengurangi tindak kriminal pemalsuan uang. Bank Indonesia (BI) sendiri secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Nontunai (GNNT) pada 14 Agustus 2014.

Pencanangan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Pemerintah Daerah serta Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia sebagai komitmen untuk mendukung GNNT. Pencanangan dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku bisnis dan juga lembaga-lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran nontunai dalam melakukan transaksi keuangan, yang tentunya mudah, aman dan efisien.

Sejalan dengan Gerakan Nasional Nontunai (GNNT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Bank Indonesia (BI) menyepakati kerjasama untuk meningkatkan elektronifikasi di jalan tol. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama Nomor: 19/5/NK/GBI/2017 dan 06/PKS/M/2017 tanggal 31 Mei 2017 oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dengan Gubernur BI, Agus Martowardoyo tentang kerja sama dan berkoordinasi dalam pelaksanaan tugas BI dan Kementerian PUPR, di mana salah satunya terkait penerapan transaksi tol nontunai dalam mendukung Gerakan Nasional Nontunai (GNNT).

Penandatanganan kesepakatan ini juga menjadi tahapan awal agenda elektronifikasi jalan tol di Indonesia yang dimulai dengan pelaksanaan kampanye elektronifikasi secara nasional menuju penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF) atau pembayaran tol tanpa henti (pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang tol). Transaksi tol non-tunai atau uang elektronik saat ini baru sebesar 23 persen dari lalu lintas harian rata-rata sekitar 4,5 juta kendaraan per hari. Ditargetkan pada bulan Oktober 2017, seluruh ruas tol menggunakan transaksi nontunai.

Menyikapi kesepakatan tersebut PT Jasamarga Bali Tol selaku Pengelola Jalan Tol Bali Mandara menyatakan kesiapanya menerapkan transaksi tol nontunai 100 persen. Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, Akhmad Tito Karim, menyatakan pada prinsipnya pihaknya siap menyukseskan Gerakan Nasional Nontunai (GNNT) tersebut. “Kami siap mendukung suksesnya GNNT karena sejak beroperasi seluruh gardu tol kita sudah bisa melayani transaksi nontunai 100 persen,” sebutnya. Hanya saja, menurut Tito suksesnya penerapan transaksi tol nontunai tidak tergantung pada pihaknya saja tetapi juga dibutuhkan peran serta aktif dari masyarakat serta pihak Perbankan sebagai Issuer (penerbit) uang elektronik.

Dikatakan, sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia untuk membuka seluas-luasnya partisipasi bank dalam penyelenggara transaksi tol nontunai tersebut, ke depan akan semakin banyak bank yang ikut serta dan masyarakat akan semakin dimudahkan mendapatkan uang elektronik dan semakin mudah mengisi ulangnya. “ Kami berharap bank penerbit uang elektronik semakin banyak dan masyarakat penguna UNIK juga semakin banyak sehinga volume transaksi tol nontunai juga akan meningkat, ini adalah salah satu peran serta kita sebagai warga Negara dalam mendukung program pemerintah menuju less cash society,” kata Tito.

Dikutip dari data Bank Indonesia (BI), pada 2011, nilai transaksi uang elektronik mencapai lebih dari Rp 981 triliun. Meroket tajam pada 2016 menjadi Rp 7.063 triliun. Di awal kuartal pertama tahun ini saja sudah mencapai Rp 2.858 triliun. Untuk itu, Bank Indonesia bersama perbankan sebagai pemain utama dalam penyediaan layanan sistem pembayaran kepada masyarakat perlu memiliki visi yang sama dan komitmen yang kuat untuk mendorong dan terus meningkatkan penggunaan transaksi nontunai oleh masyarakat dalam mewujudkan less cash society.

“Berdasarkan data dari Humas PT Jasamarga Bali Tol, saat ini volume lalin Jalan Tol Bali Mandara sekitar 50.000 kendaraan per hari. Dari jumlah tersebut baru 14 persen yang transaksinya mengunakan uang elektronik (UNIK),” ungkapnya. Selain itu juga, dengan adanya uang elektronik ini juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kelancaran transaksi tol agar dapat mengurai antrean pembayaran tol. “ Kalau membayar dengan uang tunai butuh waktu sekitar 14 detik setiap transaksi sedangkan jika mengunakan uang elektronik cukup 2 detik saja. Cukup ditempel dan portal tol akan terbuka,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Tito juga menyampaikan “Untuk saat ini uang elektronik yang dapat digunakan di Jalan Tol Bali Mandara baru E-money, E-toll (Bank Mandiri), Brizzi (BRI), Tap cash (BNI), BPD Bali (BPD Bali) dan Blink (BTN). Sedangkan Untuk Flazz (BCA) dan Mega Cash (Bank Mega) masih dalam Proses pemasangan”. Menurut Tito, Uji coba pemberlakuan transaksi nontunai 100 persen di Jalan tol bali mandara akan di berlakukan secara bertahap mulai September 2017 dan mulai Oktober 2017 diberlakukan untuk seluruh Gerbang Tol Bali Mandara”.

Akhmad Tito Karim mengimbau masyarakat untuk mulai membiasakan diri mengunakan uang elektronik setiap melewati jalan tol, karena mulai 1 Oktober 2017 nanti bayar tol tidak bisa lagi mengunakan uang tunai, harus mengunakan uang elektronik (UNIK). Kami harap masyarakat siap dengan kebijakan ini. Mari kita bersama-sama menyukseskan Gerakan Nasional Nontunai.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Dishub Badung Uji Coba Rekayasa Lalin di Jalan Raya Taman dan Kayu Aya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Raya Taman dan Jalan Kayu Aya, Rabu (25/2/2026).

Kepala Dishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menegaskan uji coba ini merupakan pengembangan perubahan arus lalu lintas dari wilayah Kerobokan Kelod yang kini diperluas ke Seminyak.

Baca Selengkapnya icon click

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.