Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tol Harus Segera Terwujud!

Bali Tribune/ Nengah Tamba
balitribune.co.id | Denpasar -  Titik-titik kemacetan di Bali terus bertambah, seiring laju volume kendaraan bermotor di Pulau Dewata itu. Celakanya, titik-titik kemacetan kini tak sebatas terfokus di kawasan selatan Bali. Sebab belakangan ini, ruas Bedugul - Denpasar pun tak luput dari kemacetan. 
 
Kemacetan di jalur ini tak hanya terjadi saat hari raya, seperti Galungan dan Kuningan atau saat upacara besar lainnya. Namun di hari biasa pun, kadang jalur Bedugul - Denpasar cukup padat. Begitu pula di titik - titik lainnya, seperti jalur menuju Pura Agung Besakih. 
 
Minggu (4/8), Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali I Nengah Tamba bahkan mendapatkan laporan tentang parahnya kemacetan dari Bedugul menuju Denpasar. Dari laporan yang diterimanya, demikian Tamba, saking padatnya arus lalu lintas, untuk jarak tempuh 4 km saja harus menghabiskan waktu selama 2,5 jam. Bahkan sempat 2 jam kendaraan sama sekali tidak bergerak. 
 
"Katanya, mereka terjebak kemacetan dari Bedugul. Dua setengah jam hanya bisa jalan 4 km. Bahkan sempat hampir 2 jam berhenti. Hal seperti ini sering terjadi setiap Galungan dan Kuningan. Semoga tahun depan tidak terjadi lagi seperti ini," tutur Tamba, sembari menjelaskan informasi yang disampaikan koleganya itu. 
 
Terhadap situasi ini, Tamba menegaskan, satu-satunya solusi adalah segera mewujudkan pembangunan jalan tol di Bali. Tanpa pembangunan jalan tol, maka ke depan akan semakin banyak titik di Bali yang mengalami kemacetan. 
 
"Jalan tol memang harus kita wujudkan. Tidak ada pilihan lain lagi. Jika tidak, kemacetan akan benar-benar menjadi mimpi buruk kita ke depan," tegas Tamba, yang juga wakil ketua Pansus Pembahasan Ranperda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Provinsi Bali itu. 
 
Bagi Tamba, jalan untuk mewujudkan pembangunan tol tersebut saat ini sudah terbuka. Salah satunya adalah melalui pembahasan revisi Perda RTRW Bali. Selaku Pansus, ia memastikan bahwa rencana pembangunan tol di Bali ini akan diakomodir dalam Perda RTRW Bali hasil revisi nanti. 
 
"Kalau sudah diatur dalam Perda RTRW, maka secara hukum ada kepastian. Selanjutnya, maka investor tidak akan ragu untuk datang. Istilahnya pasang bubu, kalau bubu sudah dipasang maka besar harapan ikan akan dapat," ucapnya. 
 
Selama ini, lanjut Tamba, memang sulit mewujudkan pembangunan jalan tol karena belum ada legalitasnya. Itu pula sebabnya, kemacetan sulit terurai, termasuk untuk jalur Denpasar - Gilimanuk. 
 
"Jadi kita di Pansus RTRW memastikan untuk memasang ruas tol tapak dara. Titik temunya di Petang (Badung). Ini bisa mengurai kemacetan kelak. Apalagi ruas Denpasar - Gilimanuk, di mana selama ini satu saja truk atau Lakalantas, maka kemacetan pasti mengular. Seperti saat Manis Galungan, kejadian dari jam 10 malam sampai 6 pagi. Bayangkan kalau terus seperti ini, berapa banyak kerugian kita," pungkas Tamba. (u)
wartawan
San Edison
Category

Waspada Angin Kencang di Bali, Astra Motor Bali Serukan #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi angin yang cukup kencang di sejumlah wilayah Bali menjadi perhatian serius bagi para pengguna sepeda motor. Kondisi cuaca ini dapat memengaruhi keseimbangan dan stabilitas kendaraan, terutama saat melintas di jalan terbuka maupun ketika berpapasan dengan kendaraan berukuran besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Dermaga Gilimanuk Picu Antrean Panjang, Polisi Siaga di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara — Pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga Mobile Bridge (MB) 2 di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitarnya. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa terpantau mengekor hingga keluar kawasan pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.