Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tol Jagat Kerthi Dibangun Tanpa Ganggu Subak dan Kesucian Pura

Bali Tribune / Pakar Arsitektur Bali Unud Prof. Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT, Budayawan Bali Putu Satria Kesuma dan Akademisi Unud Gede Windu Sancaya

balitribune.co.id | DenpasarJalan Tol Jagat Kerthi Bali yang telah di groundbreaking oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono bersama Gubernur Bali, Wayan Koster pada, Sabtu (Saniscara Wage, Prangbakat) 10 September 2022 di Pekutatan, Kabupaten Jembrana mendapatkan ancungan jempol dari akademisi, budayawan, maupun arsitektur di Universitas Udayana.

Karena Jalan Tol di era kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster ini merupakan Jalan Tol pertama di Indonesia yang dilengkapi fasilitas jalur sepeda dengan melalui 3 Kabupaten, 13 Kecamatan, dan 58 Desa se-panjang 96,21 Km.

Bahkan dalam pembangunnya tidak mengganggu Subak dan merusak kesucian Pura, hingga diharapkan tampilan ornamen arsitektur Bali tampil indah di bangunan gerbang dan di bagian badan lampu Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, agar masyarakat maupun wisatawan yang melintasi Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi ini merasakan keagungan budaya di Pulau Dewata.

Harapan itu disampaikan oleh pakar arsitektur Bali, Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT yang menyatakan bahwa konsep pambangunan Tol Jagat Kerthi dari Mengwi – Gilimanuk sangat bagus, karena dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat serta menjadi penghubung antara Bali Tengah dan Bali Barat, khususnya dalam bidang kebudayaan.

Dijelaskan A.A Oka Ayu Saraswati bahwa budaya di Mengwi dikenal dengan istilah bebadungan yang dinamis, sedangkan di Bali Barat budayanya lebih soft atau lembut. Sehingga Jalan Tol Jagat Kerthi Bali diharapkan menjadi penghubung budaya di Bali tengah yang dinamis dan budaya di Barat Bali yang lebih lembut. Disamping itu dari sisi arsitektur yang digunakan, orang bali terbiasa menikmati karya seni, salah satunya seni arsitektur dengan panca indra.

“Di Bali kita menganut bahwa bangunan harus terdiri kepala, badan dan kaki yang mencirikan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan Bali. Kemudian ide penggunaan arsitektur dan ornamen Bali sangat menarik, karena itu dalam pembangunan jalan tol ini perlu menampilkan ornamen dan arsitektur Bali agar masyarakat yang melintasi jalan tol ini merasakan bahwa mereka sedang berada di Pulau Dewata,” jelasnya.

Budayawan Bali, Putu Satria Kesuma juga menilai pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi perlu diancungi jempol, karena tidak mengganggu Subak dan merusak kesucian Pura. Menurutnya ini merupakan sebuah prestasi besar, karena Tol Gilimanuk - Mengwi telah diimpikan sejak lama oleh masyarakat Bali, karena jalur lintas Denpasar - Gilimanuk sangat padat dan berisiko tinggi.

 “Banyak truk dan bus-bus besar yang melewatinya, begitupun dengan arus barang dari Jawa menuju Bali yang tinggi melewati jalan tersebut, sehingga sangat riskan terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujar Kesuma.

Pegiat Seni asal Buleleng ini memandang bahwa pemasangan ornamen Bali di Jalan Tol Jagat Kerthi Bali (gerbang dan lampu tol, red) harus direalisasikan, karena ini merupakan identitas budaya Bali. Namun dalam penempatan ornamen Bali harus memperhatikan faktor etika, estetika dan filosofi serta kesakralannya. “Sangat bagus kalau ada ornamen Bali yang akan disisipkan di Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, sehingga bisa menjadi identitas bahwa pengguna jalan tol ini sedang berada di Pulau Bali,” ungkapnya.

Selanjutnya Gede Windu Sancaya dari Akademisi UNUD mengatakan pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang dilakukan di Bali. Oleh karena itu, kita wajib mensukseskannya. Hanya saja, perlu dibarengi dengan kesiapan masyarakat dalam menyikapi kehadiran jalan tol ini. Karena bagaimana pun keberadaan jalan tol nantinya akan berdampak pada persoalan sosial budaya masyarakat Bali. 

“Kita harus meningkatkan kualitas SDM manusia Bali, agar tidak menjadi penonton dan tidak hanya jadi konsumen. Tapi SDM Bali harus produktif memanfaatkan kehadiran jalan tol ini dengan siap bersaing, dan harus mengantisipasi persoalan alih fungsi lahan yang sudah pasti tidak dapat dihindari,” tegasnya.

Gede Windu Sancaya juga menegaskan ornamen Bali sangat penting untuk ditampilkan di jalan tol, karena mengandung estetika. Namun kekhasan budaya dalam bangunan itu dapat diwujudkan, apabila arsitektur yang bercirikan tradisi Bali ini dibuat suatu peraturan yang mengatur secara rinci tentang bangunan dan pembangunan yang akan dilakukan di sepanjang jalan tol itu. Pada saat yang bersamaan, juga perlu dibuat Perda yang mengatur tentang jalur hijau untuk melindungi alam dan lingkungan di seluruh kawasan yang dilalui jalan tol.

“Hal ini harus dikerjakan saat ini juga. Jangan sampai setelah jalan tol selesai baru dibuatkan Perda Tata Ruang, atau bahkan tidak dibuatkan sama sekali. Perda Tata Ruangnya juga harus sinkron antara Provinsi dan Kabupaten dengan berpedoman pada Visi dan Misi Nangun Sat Kerti Loka Bali, sehingga betul - betul terwujud Bali Era Baru seperti apa yang dimaksudkan oleh Gubernur Bali kita, yaitu Bapak Wayan Koster,” jelas Gede Windu Sancaya sembari mengungkapkan penggunaan ornament Bali di bangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali akan memberi kesan bagi orang luar atau wisatawan bahwa mereka merasa betul - betul sedang berada di Bali. Karena sejumlah wilayah dan kawasan di Bali saat ini membuat kita sudah bingung, apakah kita sedang ada di Bali atau di luar Bali? akibat minimnya bangunan yang berpenampilan ornamen Bali.

Jadi perlu dibangun sebuah ikon yang menandai bahwa wisatawan atau kita merasa sedang di Bali, sekaligus pembangunan jalan tol ini hadir di Pulau Bali benar – benar memuliakan budaya Bali itu sendiri.

wartawan
YUE
Category

Dewan Bali Gelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke- 47 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali, Jumat (14/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Persiapkan Diri Sebelum Berkendara, FIFASTRA Dapatkan Edukasi Safety Riding #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh keterampilan mengendarai sepeda motor, tetapi juga kesiapan diri sebelum memulai perjalanan. Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang disampaikan Astra Motor Bali melalui edukasi Safety Riding #Cari_Aman yang digelar di FIFASTRA Denpasar 2 pada Selasa (11/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Formasi Angka 81 Memukau, Ribuan Warga dan ASN Padati Pawai Obor HUT RI di Bangli

balitribune.co.id | Bangli – Suasana Alun-alun Bangli tampak bergelora pada Minggu (16/8/2026) malam. Ribuan warga bersama Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati I Wayan Diar turun ke jalan menyelenggarakan tradisi pawai obor demi memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Baca Selengkapnya icon click

Pastikan Wilayah Tetap Terhubung, Telkomsel Luncurkan Paket Darurat di Flores

balitribune.co.id | Surabaya - Telkomsel menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Bencana ini membawa duka dan berdampak pada kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah

Sebagai bentuk kepedulian dan upaya untuk membantu masyarakat agar tetap terhubung di tengah kondisi darurat, dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati.” Telkomsel menghadirkan Paket Darurat untuk warga terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Akses Jalan ke Crystal Bay Nusa Penida Mulai Diperbaiki, Telan Anggaran Rp1,9 Miliar

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai menangani akses jalan menuju Daya Tarik Wisata (DTW) Crystal Bay, Pantai Penida, di Kecamatan Nusa Penida. Pemeliharaan berkala Jalan Sakti-Penida sepanjang 0,35 kilometer tersebut telah dimulai sejak 20 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Apresiasi Semangat Gotong Royong Kreativitas Warga Banjar Pande Semarakkan HUT ke-81 RI

balitribune.co.id | Tabanan - Kreativitas dan semangat gotong royong warga Banjar Pande, Desa Dajan Peken, Kabupaten Tabanan, tampil unik dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Keunikan tersebut diwujudkan melalui parade babi guling yang digelar di Balai Banjar Pande, Minggu (16/8/2026), dan turut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.