Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tos Arak Bali, Gubernur Koster-Dubes Korsel Bahas Isu Infrastruktur, Ekoturisme sampai Pertukaran Pelajar

Bali Tribune/ MENYAMBANGI - Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Park Tae Sung menyempatkan diri menyambangi kediaman Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Kamis (10/12).
balitribune.co.id | Denpasar - Di sela kunjungannya ke Bali menghadiri pembukaan Bali Democracy Forum (BDF), Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Park Tae Sung menyempatkan diri menyambangi kediaman Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Kamis (10/12).
 
Dalam lawatan tersebut kedua pihak membahas beberapa isu penting seputar hubungan Korea Selatan dengan Bali. 
 
Beberapa isu yang dibahas antara lain soal pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata yang ramah lingkungan, peningkatan kunjungan wisatawan Korea Selatan pasca Covid-19 sampai rencana pertukaran pelajar untuk meningkatkan hubungan kultural antarbangsa.
 
Pertemuan ini sangat penting mengingat Korea Selatan saat ini merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang berkembang pesat bukan saja di Asia namun di dunia.
 
Dubes Park Tae-sung tampak terkesan dengan kedatangannya ke Bali kali ini yang juga menjadi lawatan pertamanya keluar Jakarta sejak mulai menjabat empat bulan yang lalu.
 
“Bagi masyarakat Korea Selatan, Indonesia sangat identik dengan Bali,” ujarnya.
 
Menurut Dubes Park hal ini ditunjukkan dengan banyaknya kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Bali. Tahun lalu, dari 380 ribu kunjungan warga Korsel ke Indonesia, 55 persen di antaranya atau 210 ribu pengunjung datang melalui Provinsi Bali. 
 
Ia menambahkan, Bali menjadi tujuan wisata khususnya bulan madu bagi warga Korsel, bahkan provinsi yang akrab disebut Pulau Dewata ini sempat menjadi lokasi syuting drama Korea yang terkenal di Negeri Ginseng.
 
Itu sebabnya Dubes Park menyampaikan pada pertengahan tahun depan pihaknya akan meresmikan kantor Konsulat Korsel di Bali. Dubes Park juga mengajak Moon Young-ju selaku Minister-Counsellor of Korean Consulate in Bali. Keberadaan Konsulat ini diharapkan dapat memberi perlindungan dan pengayoman terhadap warga Korsel yang ada di Bali.
 
“Rencananya gedung konsulat akan dibuka resmi pada bulan Mei tahun 2021,” kata Dubes Park.
 
Dubes Park menyambut baik visi Gubernur Bali untuk membangun Bali dengan pendekatan ramah lingkungan. Menurutnya Ekoturisme sangat cocok dijalankan di Bali. Ia akan memfasilitasi upaya kerjasama dalam berbagai bidang khususnya pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan. 
 
“Saya melihat ini sangat penting karena Bali di seluruh dunia terkenal memiliki sumber daya pariwisata yang melimpah,” tambahnya.
 
Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik kedatangan Dubes Park di Bali. Ia mengatakan Provinsi Bali di bawah kepemimpinannya memang akan melakukan pengembangan infrastruktur yang tidak saja ramah lingkungan namun juga akan memberikan pemerataan di seluruh wilayah Bali.
 
“Kami sedang membangun infrastruktur darat, laut dan udara untuk menghubungkan daerah daerah yang ada di Bali untuk menciptakan pemerataan,” ujarnya.
 
Gubernur Koster juga mengapresiasi kunjungan wisatawan asal Korea Selatan ke Bali. Gubernur berharap ke depan jumlah kunjungan ini bisa terus meningkat.
 
Gubernur juga mengusulkan adanya program pertukaran pelajar di masa depan untuk meningkatkan hubungan kebudayaan Bali dan Korea Selatan.
 
“Saya melihat  para pemuda sebagai generasi selanjutnya sangat penting untuk membangun hubungan melalui kerjasama pertukaran,” kata Dubes Park menyambut usulan Gubernur Koster.
 
Dalam pertemuan ini Gubernur Bali juga memperkenalkan arak Bali kepada Dubes Park sebagai minuman tradisional yang juga merupakan kearifan lokal Bali. Keduanya melakukan tos arak sebagai simbol persahabatan dan kerjasama.
 
Tampak hadir dalam pertemuan ini First Secretary for Construction and Transportation Kedubes Korsel Kim Dongjin, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali Wayan Samsi Gunarta dan Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali, I Ketut Sukra Negara. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.