Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TOSS Center, Diharapkan Jadi Learning Center Metode Pengolahan Sampah

Bali Tribune/ MOTIVASI - Bupati Suwirta memotivasi para pekerja di TOSS Center Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung.
balitribune.co.id | Semarapura - Untuk memotivasi para pekerja di TOSS center Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Dawan, Klungkung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi tata kelola TOSS Center. Maksud kunjungan ini menurut Bupati Suwirta dihubungi, Senin (17/2), guna memotivasi para pekerja di TOSS Center agar bekerja lebih optimal dalam mengolah sampah. 
 
Bupati Suwirta didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Anak Agung Kirana dan Camat Dawan A.A Putra Wedana mengamati sistem kerja seluruh pegawai TOSS yang berjumlah 30 orang. Sejumlah mesin juga sudah tampak terpasang dan siap untuk dipakai, diantaarnya 5 mesin pencacah, 2 mesin pelet dan 2 buah mesin pencacah plastik. Dalam pengamatannya tampak para pegawai yang didominasi oleh ibu-ibu mulai memanen sampah yang telah melalui proses peyeumisasi selama seminggu dalam box sampah. Selanjutnya sampah organik tersebut dicacah menggunakan mesin oleh tiga orang petugas sehingga menjadi serbuk. Sementara sampah berbahan plastik kecuali botol, dicacah hingga menjadi biji plastik. 
 
Bupati Suwirta mengaku melihat para petugas belum bekerja secara optimal. Petugas masih terlihat canggung atau merasa risih dalam berhadapan dengan sampah. Saat melakukan pengolahan dengan mesin, sampah banyak berceceran berserakan disekeliling mesin sampah. “Mesti diingat, TOSS Center ini akan dikunjungi oleh banyak orang, kita harus menunjukkan TOSS ini benar-benar mampu bekerja mengurangi sampah, untuk itu saya tidak ingin ada mesin yang tidak beroperasi, semua karyawan harus bekerja maksimal dan tidak terlihat canggung ketika berhadapan dengan sampah. Meskipun di sini tempat pengolahan sampah, namun kebersihan harus tetap dijaga,” ujar Bupati Suwirta.
 
Ia tunjukkan cara pengambilan sampah yang benar. Semua petugas supaya bekerja dengan optimal, namun tetap menjaga keselamatan kerja. Kelak jika Koperasi Sampah sudah terbentuk maka kesejahteraan para petugas tentu akan lebih baik lagi. 
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana mengatakan, TOSS Center sudah beroperasi sejak akhir Januari 2020. TOSS Center akan menjadi Learning Center semua teknik pengolahan sampah. Mulai dari pemilahan sampah organik dan plastik, pencacahan sampah plastik, pengolahan sampah plastik menjadi paving blok dan aspal serta mengolah sampah plastik menjadi minyak plastik. Selain diolah, sampah plastik juga ada yang akan dijual. Sementara itu sampah organik akan diolah menjadi pupuk osaki, diolah dengan proses penyeumisasi serta diolah menjadi pelet sebagai bakan bakar pembangkit listrik.
 
Saat ini sampah yang ditangani TOSS Center berasal dari sampah Kota Klungkung dan sampah dari Desa Kusamba. Per hari TOSS Center menerima 3 mobil pick up sampah dan mampu mengolah sampah sebanyak 6M3 atau satu truk sampah. Secara bertahap akan ditingkatkan sesuai ketersediaan alat dan tenaga. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.