Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TP PKK Gianyar Gelar Sosialisasi Pemilahan Sampah

Bali Tribune/ SOSIALISASI - Ketua TP PKK Gianyar Ny Surya Adnyani Mahayastra sosialisasi pemilahan sampah yanb digelar secara virtual.



balitribune.co.id | Gianyar - TP PKK Kabupaten Gianyar melaksanakan sosialisasi pemilahan sampah kepada kader kesehatan lingkungan yang nantinya akan menjadi motivator, educator, innovator dan melakukan monitoring terhadap pelaksanaan TPS3R.  Sosialisasi digelar secara virtual di Command Center kantor Bupati Gianyar, Senin (24/1/2022).

Sosialisasi pemilahan sampah disinergikan dengan program TPS3R, Puspa Aman, dan Hatinya PKK. Dimana beberapa waktu yang lalu, dirinya bersama Bupati Mahayastra berkunjung ke desa-desa yang telah diberikan bantuan TPS3R dari dana DAK Cadangan 2021. Hal tersebut merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat, khususnya yang sudah memiliki TPS3R, dalam mewujudkan dan menjadikan desa bersih dari sampah sesuai dengan slogan Desaku Bersih dengan Tidak Mengotori Desa yang Lain.

“Sosialisasi ini dapat menambah wawasan dalam penanganan sampah di rumah tangga sehingga dapat menjaga kelestarian lingkungan yang tidak terlepas dari peran PKK, dimana unit terkecilnya adalah keluarga yang sesuai dengan visi PKK terwujudnya keluarga sejahtera, memiliki ahlak mulia dan berbudi luhur,” papar Ketua TP PKK Gianyar Ny Surya Adnyani Mahayastra.

Disebutkan, beberapa desa yang sudah memiliki TPS3R sudah dibentuk kader kesehatan lingkungan. Diantaranya Desa Taro, Desa Tulikup, Desa Sebatu dan desa lainnya, yang nantinya semua desa diharapkan membentuk kader kesehatan lingkungan. Kader kesehatan lingkungan ini yang nantinya bertugas mensosialisasikan program program pemilahan sampah ke masing-masing rumah tangga. “Jadi saya harapkan nantinya bisa mengimplementasikan Peraturan Gubenur Bali No 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah dan Peraturan Bupati Gianyar No 18 tahun 2019 tentang Kebijakan dan Strategi Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga,” ujar Ny Surya Adnyani Mahayastra.

Sosialisasi pemilahan sampah bertujuan untuk menciptakan budaya bersih, meningkatkan kualitas lingkungan yang bersih, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan menjadikan sampah bernilai ekonomis serta meningkatkan peran produsen, desa adat, serta desa/kelurahan dalam mengelola sampah.

Dari 64 Desa di Kabupaten Gianyar, hampir 40 desa sudah memiliki TPS3R, sehingga dijadikan percontohan di G20 nanti. Sehingga peran PKK sangat penting untuk membantu pemerintah dalam menangani permasalahan sampah dan meningkatkan ketahanan pangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD), Dewa Ngakan Ngurah Adi mengatakan terkait peran PKK dalam pengelolaan TPS3R, yaitu kader kebersihan lingkungan yang merupakan anaknya TP PKK. Nantinya di semua desa yang sudah terbentuk TPS3R harus membentuk Kader Kebersihan Lingkungan yang dibentuk oleh pemerintah desa berdasarkan surat keputusan dari kepala desa.

wartawan
ATA
Category

Catus Pata Jadi Panggung Utama Buleleng Festival

balitribune.co.id I Singaraja - Setelah Lovina Festival, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar perhelatan akbar berupa Buleleng Festival (Bulfest). Saat ini Panitia Bulfest masih  terus mematangkan persiapan menjelang acara yang akan dibuka dalam tujuh hari ke depan. Hingga saat ini, progres persiapan fisik maupun teknis dilaporkan telah mencapai angka 95 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Lahan 3 Hektar Nyaris Hanguskan Pemukiman di Kubu

balitribune.co.id I Amlapura - Kebakaran lahan masih terus saja terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Kubu, Karangasem. Di Banjar Dinas Nusu, Desa Sukadana, Kubu, kebakaran lahan menghanguskan sekitar 3 hektar lahan perkebunan Mangga dan Jambu Mete milik warga setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kejadian kebakaran tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) petang, sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Ubah Pola Arus Keluar Puspem, MRLL Diuji Saat Jam Pulang ASN

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menguji skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rekayasa ini diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi saat jam pulang pegawai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.