Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TPID Karangasem Dorong Gerakan Gemar Menanam di Lahan Kosong Masyarakat

Bali Tribune / TPID - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda bersama TPID Kabupaten Karangasem.

balitribune.co.id | Amlapura - Bertempat di Ruang Wantilan Nawa Satya Kantor Bupati Karangasem telah berlangsung High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karangasem. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana, S.Pd., M.Si. dan Wakil Bupati Karangasem, Dr. I Wayan Artha Dipa, SH., MH., serta diikuti oleh seluruh anggota TPID Kabupaten Karangasem, Senin (8/3).

Bupati Karangasem dalam kesempatan ini menyebutkan bahwa TPID Kabupaten Karangasem telah membentuk neraca pangan untuk menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta menjaga komunikasi yang efektif.

Sejalan dengan tugas dari TPID, kebijakan Pemkab Karangasem dalam 5 tahun ke depan di bidang pertanian akan memprioritaskan kebijakan dan program pembangunan pangan dari hulu ke hilir yang berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai. Untuk mencapai target tersebut, langkah-langkah yang akan ditempuh Pemkab Karangasem antara lain:

Melakukan penelitian dan pengembangan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, memetakan potensi pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan, memetakan dan mengembangkan potensi industri pengrajin arak tradisional, program yang mendukung peningkatan kedaulatan pangan, melalui kedaulatan beras, pengembangan pertanian taman gumi banten, mendorong pemanfataan secara optimal tanah pekarangan, lahan kosong dan lahan tidak produktif untuk ditanami sayuran dan buah-buahan, pengembangan untuk pelestarian tanaman langka dan mendorong program revitalisasi subak lestari atau subak abadi

Sejalan dengan itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda mengapresiasi kehadiran Bupati Karangasem selaku pemimpin rapat. Hal ini sesuai dengan arahan Kementerian Koordinator Perekonomian selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) di mana kehadiran Bupati/Wakil Bupati dalam rapat TPID sebagai wujud komitmen Kepala Daerah atas pelaksanaan program pengendalian inflasi di daerah.

Selanjutnya, Rizki memaparkan kondisi perekonomian dan inflasi Provinsi Bali, sekaligus perkembangan harga pangan strategis di Kabupaten Karangasem. Secara umum, pemulihan ekonomi Bali menunjukkan adanya perkembangan positif, meskipun polanya masih melandai. Pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan IV 2020 tumbuh -12,21% (yoy), sedikit membaik dibanding triwulan III 2020 yang mencapai -12,32% (yoy).

Dari sisi perkembangan harga, sambungnya, Provinsi Bali mengalami deflasi -0,15% (mtm) pada Februari 2021. Meskipun mengalami penurunan harga secara umum, beberapa komoditas pangan justru tercatat mengalami kenaikan harga, diantaranya cabai rawit, cabai merah, daging babi, sawi hijau dan bayam.

“Dalam jangka pendek, empat komoditas yang perlu diantisipasi menjelang Hari Raya Nyepi ialah telur ayam ras, bawang merah, cabaik merah dan cabai rawit. Hal ini terutama disebabkan oleh periode perayaan Nyepi yang berlangsung pada triwulan I di mana pasokan masih belum optimal akibat curah hujan yang tinggi, serta peningkatan permintaan menjelang hari raya,” kata Rizki mengingatkan.

Berdasakan pemantauan harga pada 10 komoditas utama di Pasar Amlapura Timur lewat Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (SIGAPURA), rata-rata kumulatif inflasi tahunan cabai rawit, daging babi dan minyak goreng terbilang masih tinggi (>8%) sehingga perlu mendapat perhatian lebih lanjut, terutama menjelang Hari Raya Nyepi.

Bank Indonesia merekomendasikan sejumlah kebijakan untuk pengendalian inflasi ke depan yaitu: (1) pelaksanaan program pengendalian inflasi sesuai kewenangan OPD dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, (2) TPID menjamin kecukupan pasokan, kestabilan harga dan kelancaran distribusi sebelum pelaksanaan hari raya Nyepi, (3) mendorong kerja sama antar daerah, (4) mendorong pembentukan BUMD pangan; dan (5) pemanfaatan aplikasi digital dalam teknologi pertanian dan penjualan hasil pertanian.

Sebagai tindak lanjut rapat tersebut, TPID Kabupaten Karangasem menyepakati langkah strategis untuk memastikan kecukupan stok pangan di Kabupaten Karangasem berupa mendorong gerakan gemar menanam bahan pangan di lahan kosong dan pekarangan masyarakat.

“Gerakan ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan setiap rumah tangga di Kabupaten Karangasem secara mandiri untuk mendukung visi kedaulatan pangan oleh Pemkab Karangasem,” pungkasnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Hilang Lima Hari, Tiga ABK Speed Boot Baliman Ditemukan Terdampar di Pantai Puger

balitribune.co.id | Semarapura - Setelah sempat dikabarkan hilang selama lima hari, tiga orang yang merupakan kapten dan anak buah kapal (ABK) speed boat Baliman yang mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Pantai Puger, Jawa Timur.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Kendaraan Kecelakaan di Abiantuwung, Satu Korban Meninggal Dunia

balitribune.co.id | Tabanan - Tiga kendaraan terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dakdakan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri pada Selasa (15/9/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita itu mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Insiden maut di jalur lintas nasional itu melibatkan dua unit motor serta satu truk berukuran sedang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.