Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tradisi Sambut Idul Fitri, Puluhan Kelompok Ikuti Festival Irama Musik Sahur

Bali Tribune/ FIMS - Tradisi Festival Irama Musik Sahur (FIMS) di Kampung Loloan Sabtu malam.
balitribune.co.id | Negara - Tradisi ngotek atau irama musik sahur, sudah mengakar di Loloan. Untuk menjaga tradisi ngotek di Bulan Ramadhan ini, remaja atau muda mudi Loloan, melombakan  irama musik sahur ini  dengan mengitari kelurahan Loloan Barat- Loloan Timur, termasuk ke Kota Negara, Sabtu (1/6) malam. Festival Irama Musik Sahur (FIMS) ini merupakan yang ke 22. 
 
Antusias remaja muslim dalam menyambut Lebaran ini, kali ini tidak hanya dari Loloan, tetapi juga beberapa desa lainnya turut menyemarakan lomba atau festival di Bulan Ramadhan ini. Sebanyak 75 grup atau kelompok terdaftar mengisi lomba tradisi ini. Dari 75 peserta itu, kategori anak-anak 30 orang dan kalangan remaja atau dewasa sebanyak 45 orang. Tradisi Ngotek ini biasanya dilakukan untuk membangunkan warga yang hendak berpuasa di waktu sahur. Dalam lomba ini, panitia penyelenggara membagikan, kategori musik yang bernuansa tradisional  dan modern. Begitu pula penilainnya dibagi antara kreteria anak-anak dan remaja atau dewasa.
 
Setiap kelompok atau grup terlihat begitu bersemangat, menabuh rebana  dan memukul kentongan, sehingga menimbulkan harmonisasi bunyi. Tak kalah semangat, kalangan anak-anak juga bersemangat, sambil jalan membunyi alat-alat musik yang dibawanya. Lafal shalawat dan doa pun juga dikumandangkan. Kegiatan lomba setahun sekali ini, menyedot para ribuan penonton. Tak hanya di depan start, membludaknya penonton di sepanjang jalan, mulai dari Loloan barat, Loloan Timur dan sepanjang jalan Gatot Subroto Negara.
 
Nizam Hazmi selaku Ketua  Penyelenggara FIMS ditemui usai lomba mengatakan lomba ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di Bulan Ramadhan. Festival tahun ini, panitia menerima pendaftaran sebanyak 75 peserta atau grup. Tidak hanya kelompok remaja atau anak di Loloan Barat dan Loloan Timur saja, tetapi juga dari beberapa kelurahan dan desa yang ada di Jembrana. Tidak hanya rebana, beberapa alat-alat tradisional seperti kentongan serta bentuk lainnya turut menghiasi irama musik sahur tahun ini. 
 
“Harapan saya, dari tahun ke tahun Festival Irama  Musik Sahur ini semakin dapat menunjukan intensitasnya dan lebih berjalan maksimal. Tentunya dengan festival ini dapat memotivasi kreativitas remaja dalam mengumandangkan gema shalawat di Bulan Ramadhan, yang dikemas dalam bentuk kesenian,” ujarnya. 
 
Dia menambahkan dari 75 kelompok terdiri dari dewasa 45 kelompok dan anak anak sebanyak 30 kelompok. Setiap kelompok dibatasi hanya 17 orang. Sejumlah alat alat tradisional dapat seperti rebana, gamelan, kentongan, bahkan ada juga yang gunakan jerigen, galon, timba dan alat alat lainnya.
 
Peserta FIMS kali ini berasal dari sejumlah desa yang ada di Jembrana, seperti Desa Cendikusuma Melaya, Desa Pohsanten Mendoyo, Desa Tegal Badeng Timur , Desa Tegal Badeng Barat, Desa Pengambengan, Loloan Timur, Loloan Barat, Desa Air Kuning dan beberapa desa lainnya. Menurutnya, unsur yang dinilai dalam lomba ini, yakni keseragaman, kerapian pakaian atau kostum serta harmonisasi alunan irama musiknya. uni
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

balitribune.co.id | Mangupura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta setelah bank tersebut dinilai tidak mampu mengatasi persoalan permodalan dan likuiditas. Hal ini diungkapkan OJK melalui siaran persnya, Jumat (18/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Membuat Surat Palsu, Polisi Tahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR I Made Daging 

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak lama berselang setelah KPK menahan Dirjen Lampri Kementerian ATR/BPN RI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, giliran penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Kementerian ATR/BPN RI,  I Made Daging A.Ptnh., M.H. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Overload Kasus Narkoba, Rutan Negara Digeledah

balitribune.co.id | Negara - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengalami kelebihan kapasitas (overload) hingga hampir tiga kali lipat. Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan dari unsur Rutan, TNI, dan Polri menggelar penggeledahan mendadak di 14 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/9/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.