Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transfer Pusat Menurun, Dewan Desak Eksekutif Optimalkan Pendapatan Retribusi dan PHR

Anggota DPRD Bangli
Bali Tribune / Anggota DPRD Bangli, I Made Sudiasa

balitribune.co.id | Bangli - Dampak dari transfer dana pusat menurun, kalangan Dewan mendesak  pihak eksekutif mengoptimalkan PAD untuk memperkuat fiskal Pemerintah Daerah.  Adapun dua sumber PAD yang bisa dioptimalisasi  yakni dari retribusi dan Pajak Hotel Restoran (PHR),  

Hal tersebut diutarakan anggota DPRD Bangli, I Made Sudiasa,  "Kita prihatin, dana transfer dari Pusat dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan,tentu ini menjadi PR kita di daerah,kata Made Sudiasa pada Senin (3/11)  

Anggota dewan dari Partai Demokrat ini mengatakan pengurangan transfer dana pusat tersebut tentu berpengaruh terhadap kinerja Pemerintah Daerah, terbatas dalam pembiayaan-pembiayaan untuk sektor-sektor produktif maupun sektor lain diluar anggaran rutin. 

Tentu jadi berkurang signifikan, kemampuan fiskal Pemda untuk penganggaran sektor-sektor produktif. Contohnya keterbatasan pembiayaan pembangunan fasilitas prasarana transportasi seperti jalan, bendungan atau jaringan irigasi. Termasuk untuk kegiatan yang bisa menstimulasi peningkatan produktivitas dan kapasitas UMKM/UMK. "Jadi, kita khawatir minim pergerakan di sektor-sektor produktif tersebut. Padahal idealnya yang namanya pembangunan sektor produktif atau sektor riil itu yang mesti bergairah, jadi hidup. Bisa langsung dirasakan di masyarakat, "ungkap politisi asal desa Undisan, Tembuku ini. 

Lantas langkah yang harus dilakukan imbas dari  menyusutnya plafon anggaran dari Pusat , pihaknya meminta agar  Pemkab Bangli  bisa mengoptimalkan potensi pemasukan yang ada. Diantaranya menggenjot retribusi daerah dan penerimaan PHR. 

Pihaknya  merasa optimis hal itu masih berpeluang untuk dilakukan. "Hanya  perlu  sentuhan inovasi,sehingga para pihak merasa nyaman, ", sebutnya.Semisal untuk  PHR, mungkin terus perlu diwanti-wanti diingatkan, bahwa PHR merupakan pajak yang dititipkan oleh wisatawan kepada Pemerintah melalui hotel maupun restoran  " Jadi bukan pajak, yang berasal dari pengelola hotel atau restoran. Namun pajak, yang dikenakan kepada wisatawan, "ungkap tokoh masyarakat  Desa Undisan ini 

Untuk memaksimalkan hal tersebut Made Sudiasa menyarankan Pemkab beberapa poin. Diantaranya pendataan potensi wajib pajak secara terus menerus. Kemudian pengawasan dan pemantauan terhadap wajib pajak. " Mungkin bisa kerjasama dengan instansi lain, baik itu dengan kejaksaan maupun kepolisian untuk meningkatkan kesadaran para wajib pajak " kata Komisi III DPRD Bangli.

Dalam mengoptimalisasi potensi yang ada maka dituntut kekompakan antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal PAD yang masih kecil agar target PAD tahun ini bisa terealisasi."Tanpa kekompakan antara  eksekutif dan legislatif serta  dibantu juga oleh pihak Kejaksaan dan Kepolisian mustahil target bisa terealisasi," jelasnya.

wartawan
SAM
Category

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.