Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transformasi Ketahanan Ekonomi Daerah, Bali Jangan Hanya Bergantung di Satu Sektor

Bali Tribune / Gubernur Bali, I Wayan Koster bersama Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

balitribune.co.id | Denpasar – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Bali, menggelar webinar yang merupakan topik series Transformasi yang kedua, Rabu (9/6/2021) di Denpasar. Adapun series webinar Transformasi yang pertama telah selenggarakan pada 28 April 2021, dengan tema “Transformasi Ekonomi Bali”. Point penting yang dapat dipetik adalah, terdampaknya ekonomi Bali secara signifikan akibat pandemi Covid-19 tidak terlepas dari ekonomi Bali yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. Pada tahun 2019, pariwisata diperkirakan berkontribusi sebesar 52% pada ekonomi (PDRB) Bali.

“Kontribusi sektor pariwisata ini tidak terlepas dari penerimaan devisa pariwisata yang pada tahun 2019 yang menurun secara signifikan (-82%) menjadi pada tahun 2020. Penurunan penerimaan devisa pariwisata ini akibat penurunan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali dari sekitar 6,28 juta wisman tahun 2019 menjadi hanya 1,05 juta wisman tahun 2020,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia, Trisno Nugroho, disela webinar kali ini.

Menurutnya, pelajaran berharga dari kondisi tersebut, bahwa perekonomian yang terlalu bergantung pada satu sektor, menjadikan kinerja perekonomian sangat rentan terhadap goncangan. Iapun menyampaikan apresiasi kepada Gubernur (pemerintah daerah dan pelaku usaha di BaliNusra) yang terus mencari berbagai terobosan dan upaya untuk membangkitkan ekonominya.

Dikatakan, berbagai pihak bekerjasama dan berkolaborasi mencari solusi dari permasalahan ini, diperlukan sumber pertumbuhan baru (new growth engine) untuk menopang pertumbuhan yang sustainable dan resilience, antara lain melalui digitalisasi sektor pertanian, ekonomi kreatif, dan sektor pendidikan.

Sebagaimana diketahui menurut Trisno Nugroho, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan tekanan mendalam pada perekonomian Indonesia khususnya di Balinusra. Meskipun mengalami perbaikan, perekonomian wilayah Balinusra masih mengalami kontraksi terdalam dibandingkan wilayah lainnya di Indonesia. Pada triwulan I 2021 pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar -5,16% (yoy), sementara perekonomian nasional hanya terkontraksi sebesar -0,74% (yoy). Kondisi ini mendorong para pemangku kepentingan, pelaku usaha, didukung oleh Bank Indonesia untuk mencari terobosan agar Wilayah Balinusra dapat tumbuh kembali sejajar dengan wilayah lain di Indonesia.

“Kami mengkaji bahwa pemulihan berbeda antar provinsi di Balinusra. Pada triwulan I 2021, Bali dan NTB masih terkonstraksi masing-masing -9,85% dan -1,13% (yoy) sedangkan NTT sudah mulai tumbuh positif 0,12% (yoy),” urai Trisno Nugroho.

Masih terkontraksinya ekonomi Bali disebabkan oleh masih berlangsungnya penyebaran Covid-19 yang menyebabkan sejumlah negara masih melakukan kebijakan travel restriction, termasuk Indonesia, selanjutnya berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali, sambungnya.

Sementara NTB terkontraksi seiring dengan perlambatan target produksi konsentrat akibat penurunan kandungan logam yang dibarengi dengan penurunan permintaan domestic. Di sisi lain, NTT dapat tumbuh didukung oleh sektor pertanian yang meningkat sebesar 8,32% (yoy). Peningkatan sektor ini didorong oleh pelaksanaan program pemerintah seperti Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), Pembangunan Lumbung Pangan, dan didukung pembangunan infrastruktur pertanian.

Ke depan, prospek perbaikan kinerja ekonomi Balinusra 2021 diperkirakan dalam tren meningkat seiring pelaksanaan vaksinasi yang mendorong confident to travel dan meningkatnya optimisme pelaku usaha. Sementara itu, kinerja ekspor barang diprakirakan juga akan terdorong oleh penambahan kapasitas penambangan dan seiring dengan meningkatnya kuota ekspor tembaga serta kenaikan eskpor kerajinan dan produk-produk  pertanian ke LN.

“Dengan adanya perbaikan di awal tahun 2021 tersebut, untuk keseluruhan tahun 2021 perekonomian Balinusra diprakirakan tumbuh positif sekitar 2,8 – 3,8% (yoy),” tukasnya.

Secara perlahan dijelaskan,  ekonomi Balinusra jika diamati sudah mulai mengalami pergeseran dari sektor primer kepada sektor sekunder selama 10 tahun terakhir. Pada tahun 2010 sektor primer pangsa 32,37% (terbesar Lapangan Usaha Pertanian) sementara sektor sekunder pangsa 14,14% (terbesar LU Konstruksi), pada tahun 2020 sektor primer pangsa 25,89% (LU Pertanian) sementara sektor sekunder pangsa 15,33% (LU Perdagangan).

“Bentuk transformasi ekonomi dapat terjadi secara struktural (between sectors) maupun secara sektoral (within sektor),” tuturnya.

Dalam webinar kali ini juga dipaparkan  terkait strategi-strategi untuk meningkatkan ketahanan ekonomi daerah, termasuk dengan mencari alternative new growth engine.

“Pemaparan dari berbagai narasumber ini kita harapkan menjadi pertimbangan oleh berbagai pihak dalam mengambil kebijakan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi di daerah.

Seperti diketahui diskusi kali hadir sebagai antara lain, Prof. Ari Kuncoro dan juga tiga kepala daerah yaitu Gubernur Bali, I Wayan Koster;  Gubernur NTB Zulkieflimansyah; dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat); Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi; Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro; Kepala Kantor Perwakilan BI Seluruh Indonesia; Kepala Kr OJK 8 Balinusra; Para Pimpinan Perbankan; Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Provinsi Maupun Kabupaten Kota; Para Pimpinan Perguruan Tinggi dan para dosen; wartawan dan Mahasiswa.

Trisno Nugroho mengajak para peserta webinar kali ini untuk ikut berperan serta aktif dalam diskusi yang disampaikan secara live maupun di dalam kolom chat.

“Kami berharap muncul ide-ide, masukan-masukan juga dari Bapak/Ibu peserta, sehingga ekonomi Balinusra bisa lebih kuat terhadap goncangan/shock,” tutupnya.

wartawan
ARW
Category

Sempat Tertahan di Arab Saudi, Satu Keluarga Asal Jembrana Akhirnya Pulang dengan Selamat

balitribune.co.id I Negara - Memanasnya konflik di  Timur Tengah yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir sempat menimbulkan kekhawatiran bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi, Bupati Klungkung Serahkan Bantuan 18 Unit Laptop

balitribune.co.id I Semarapura -  Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Ketut Sujana dan Anggota DPRD Klungkung dapil Banjarangkan I Wayan Widiana menyerahkan bantuan sarana belajar kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Klungkung, Kamis (5/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampak Angin Ribut, Sejumlah Bangunan Porakporanda

balitribune.co.id I Gianyar - Suara gemuruh angin ribut membuat warga Gianyar terbangun cemas, Kamis (5/3/2026) dinihari. Angin yang berhembus kencang selama 40 menit itu disusul hujan dan menimbulkan pohon bertumbangan serta kerusakan sejumlah bangunan. Syukurnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Ikuti Korve Aksi Bersih Sampah di Pantai Jimbaran

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengikuti Korve Aksi Bersih sampah di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan wood Chipper oleh Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Kepada Pemkab Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Sorga Mekar Rusak Rumah Warga, 2 KK Mengungsi

balitribune.co.id I Singaraja -  Diduga akibat curah hujan tinggi dan faktor kelabilan tanah, terjadi fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. Rayapan tanah sendiri merupakan salah satu bentuk dari longsor bergerak dengan lambat, namun memiliki daya rusak yang besar.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.