Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tren Kesehatan Global, Ashram Gandhi Puri Bangun Kembali Titi Banda Jembatan Rempah Yoga-Usada-Ayurveda

Bali Tribune / FGD - Founder Ashram Gandhi Puri Indonesia Ida Rsi Putra Manuaba saat menjelaskan Titi Banda Jembatan Rempah Yoga-Usada-Ayurveda di acara FDG, Klungkung, Minggu (2/7).
balitribune.co.id | Semarapura - Menyambut Hut ke-26 dan menyongsong 75 tahun Relationship Diplomatic Indonesia India, Ashram Gandhi Puri menggelar Focus Group Discussion (FGD) Titi Banda Jembatan Rempah Yoga-Usada-Ayurveda, Klungkung, Minggu (2/7).
 
Acara itu dihadiri Founder Ashram Gandhi Puri Indonesia Ida Rsi Putra Manuaba (Agus Indra Udayana) yang meraih Padma Shri Award 2020 dari Presiden India,  Director Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) Bali Naveen Meghwal, Owner Rshi Ayurveda Hospital Dr John Sebastian, CEO Rshi Ayurveda Hospital Dr Sebastian Kurian, Akademisi DR. Gede Sutarya dan Suwantana serta Praktisi Usada Bali Ni Made Puspawati dianggil Konik dengan Brand Loloh Bali, Director Vivekananda Yoga Sanstha Institute Diah Puspa dan Ketua Penyelenggara sekaligus Direktur Ashram Gandhi Puri I Wayan Sari Dika MIKom
 
Ida Rsi Putra Manuaba yang baru kembali menerima Penghargaan Prestigious Yoga Ratna Award 2023 akan kembali membangun Titi Banda Jembatan Rempah antara Bali (Indonesia) dengan India melalui jalur Yoga dan hubungan Usada dengan Ayurveda.
 
Hubungan India dengan Indonesia (Nusantara) atau Dwipantara adalah kata dalam bahasa Sanskerta untuk "kepulauan antara", yang maknanya sama persis dengan Nusantara, karena "dwipa" adalah sinonim "nusa" yang bermakna "pulau" telah dibangun sejak lama. Hal itu telah terungkap dalam Itihasa Itihāsa, perjalanan Rsi Markendya maupun kembali dibangun oleh Presdien ri Sukarno dengan PM India Jawaharlal Nehru.
 
Menurutnya, Yoga, Usada dan Ayurveda merupakan science of life sebagai way of life atau gaya hidup sehat secara alami dengan menyatu dengan alam. 
 
"Apapun yang dihasilkan dari alam, itulah yang harus digunakan untuk persembahan dan kehidupan," ujar Ida Rsi Manuaba sembari mencontohkan apa yang dipraktekkan langsung oleh Konik dalam membuat Smoothie, Teh Rempah dan Minyak Urut (Massage) dari bahan alami dari lingkungan sekitar. Yang akan memberikan wawasan kekayaan alam sekitar untuk self healing kita. 
 
Sejatinya, apa ada di alam memiliki ragam manfaat. Namun belum menyadari dan mengetahui manfaatnya dengan baik. 
Dengan pertemuan itu dapat membngkitkan kembali spirit Yoga, Usada Bali dan Ayurveda dalam mewujudkan peradaban manusia yang lebih baik dan melahirkan generasi emas Indonesia 2045. Bekal pengetahuan itu dapat dipraktekkan oleh anak-anak Ashram Gandhi Puri bagi keluarga, masyarakat maupun peluang usaha. 
 
Selain itu, pemaparan pembicara FGD tersebut telah membuka cakrawala dan peluang besar yang bisa diambil dalam mempromosikan Yoga, Usada Bali dan Ayurveda.
Dimana ditengah FGD diisi Workshop Usada Bali dengan membuat Minyak Massage Bali, Smootie Juice dari alam dan Loloh hangat oleh Bunda Konick Puspawati. 
 
Penekun Yoga telah membuktikkan dapat bertahan melewati Pandemi Covid-19. "Nyaris tidak ada korban jiwa bagi para penekun Yoga, karena sudah biasa mempraktekkan hidup sehat," ujarnya. Naveen Meghwal yang sangat dekat dengan  Yogi Yogini Bali. 
 
"Yoga tengah digemari masyarakat global kini telah menjadi gaya hidup (lifestyle) atau jalan hidup (way of life)," imbuhnya.
 
Menyadari daya tarik universal dan popularitasnya yang semakin meningkat, PBB menyatakan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional pada 11 Desember 2014. Hari Yoga Internasional (IYD) pertama diperingati pada 21 Juni 2015.
 
"Dipilihnya tanggal tersebut lantaran merupakan titik balik matahari musim panas atau matahari paling banyak keluar dari setiap hari lainnya dalam setahun. Untuk itu, anak muda bisa melatih diri hingga menjadi pelatih-pelatih Yoga yang profesional sesuai pakem Yoga yang sebenarnya," papar Dr I Gede Suwantana Akademisi jebolan Shantisena Ashram Gandhi Puri yang dari tamat SMA sampai Doktoral mengawal Saka AGP Vivekananda Yoga Sanstha Institute yang telah berditi sejak 12 januari 2001.
 
Selain itu, hubungan Usada Bali dan Ayurveda begitu kental. Namun membutuhkan kebranian dalam promosi. Pemerintah India melalui Menteri Ayurveda, Yoga, and Homoepathy (AYUSH) akan memberikan dukungan penuh terhadap tempat-tempat mengembangkan Ayurveda.
 
Untuk itu, potensi Usada Bali dengan penduduk India sebanyak 1,5 miliar orang dan jumlah penduduk Indonesia 270 juta orang. "Kalaupun Bali hanya 4 juta orang merupakan peluang yang begitu besar dengan menawarkan Products Wellness Hospitality," jelas pakar Pariwisata Spiritual Bali DR I Gede Sutarya. 
 
Apalagi dengan tren dunia akan mengarah pada sektor kesehatan dan lingkungan hidup semakin pesat. Dr John Sebastian akan memberikan Shantisena Ashram Gandhi Puri beasiswa di Rshi Ayurveda Hospital miliknya.
Disamping itu, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda Bali memanfaatkan beasiswa yang disiapkan oleh ICCR, Pemerintah India. Kami bahagia berbagi beasiswa hingga penempatan bekerja setelah kelulusan dari pihak  Rshi Ayurveda Hospital Kerala juga yang serius mau mendalami. 
 
"Mereka siap memberikan beasiswa yang mau menjadi Dokter Ayurveda, bekerja di perusahaan Rshi Ayurveda Hospital baik di Amerika atau Dubai," ujarnya. 
 
Peluang besar itu patut dimanfaatkan dengan baik di tengah kemajuan India yang begitu pesat, karena itu kami serius menyiapkan Shantisena Dhika AGP panggilan akrab I Wayan Sari Dika MIKom. Saya akan mengundang semakin banyak sahabat pakar dari India untuk menguatkan kami Shantisena Ashram Gandhi Puri. 
 
Inonesia India Sanggam Initiative kami dari 2001 telah bercermin pula menampilkan  berbagai keunggulannya dalam berbagai bidang,  termasuk keunikan budaya masing-masing daerah baik tari, kerajinan maupun makanan khas.  adalah usaha besar-besaran, dan untuk mewujudkannya, pemerintah Indonesia India telah meningkatkan modal intelektual, administratif, infrastruktur, dan sosialnya; proses pengambilan keputusan birokrasi yang lebih baik; dan menyusun daftar agenda untuk tahun ini. Ini sedang disusun dengan hati-hati melalui konsultasi dengan pemangku kepentingan utama, termasuk bisnis, think tank, akademisi, masyarakat sipil, serikat pekerja dan komunitas ilmiah.
 
"Ini akan kami kuatkan menjelang 75 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia India," ujar Ida Rsi Putra Manuaba menutup Focus Discussion Group Indonesia India Sanggam di Ashram Gandhi Puri.
wartawan
JRO
Category

Sekda Suyasa Tekankan Disiplin dan Mental Juara bagi Calon Paskibraka Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Bank Daerah Bangli Luncurkan Kredit Investasi Emas, Tawarkan Suku Bunga Promo 8 Persen

balitribune.co.id | Bangli - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu dan fluktuasi pasar keuangan, investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset. Terlebih, investasi emas kini tidak lagi identik dengan modal besar. Ruang ini dimanfaatkan oleh PT BPR Bank Daerah Bangli dengan meluncurkan program investasi emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenag Bali Perkuat Sinergi Dorong Harmoni Umat dan Budaya Integritas

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya membangun komunikasi publik yang terbuka, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menumbuhkan budaya integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali memperkuat kemitraan dengan insan media melalui kegiatan "Media Connect" 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Sebut Implementasi Perda Pengelolaan Rumah Kos Belum Optimal

balitribune.co.id I Semarapura - Implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Rumah Kos di Kabupaten Klungkung masih lemah. Lemahnya implementasi Perda tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya pendataan rumah kos sebagai dasar pengawasan penduduk nonpermanen. Dampaknya, banyak penduduk pendatang (duktang) di beberapa tempat kos yang tidak terdata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHRI Denpasar Desak Operator Segera Pakai SJUT di Sanur

balitribune.co.id I Denpasar - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar mendorong operator telekomunikasi segera memanfaatkan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Sanur. Lantaran hingga kini operator belum memanfaatkan fasilitas yang diperuntukkan untuk mengatasi kesemrawutan kabel udara yang merusak keindahan kota di kawasan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.