Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Trio Mas Siap Gebrak Belantika Musik Pop Bali

mas
Trio Mas.

NAMA Trio Mas di Bumi Makepung sudah sangat fenomenal sebagai penyanyi lagu-lagu Pop Bali. Bahkan Trio Mas yang beranggotakan Ketut Jimmy Mulyadi, Putu Suta dan Bagus Oka Citra ini namanya kian melejit lewat singlennya yang berjudul Bahasa Negaroan ciptaan Bagus Oka Citra.

Sejak single Bahasa Negaroan diluncurkan, Trio Mas selalu kebanjiran job manggung. Bahkan Trio yang personelnya semua asli warga Jembrana ini pernah dikontrak manggung oleh paket Artha-Kembang dalam perhelatan Pilkada Jembrana tahun lalu bersama Yayasan Seni Jembrana.

Kini tiga ganteng yang tergabung di Yayasan Seni Jembrana pimpinan pejantan manis Dewa Darmada ini segera meluncurkan single keduanya yang berjudul Damar Mati. Lewat singgle kedua ini Trio Mas siap mengebrak belantika musik pop Bali. "Segera kami merilis single kedua kami, judulnya Damar Mati. Lagu ini ciptaan Bagus Oka Citra,” ujar Putu Suta, cowok ganteng yang pernah juara satu lomba karaoke pop Bali di Jembrana, Minggu (26/6/) pagi.

Sementara itu Ketut Jimmy Mulyadi mengatakan, Trio Mas terbentuk setahun lalu secara tidak sengaja. Dari awalnya dadakan naik ke atas panggung membawakan lagu Formalin yang dipopulerkan Widi Widiana, akhirnya Trio Mas bertahan hingga saat ini. "Trio Mas terbentuk secara dadakan. Saat itu setahun lalu kami dapat job manggung tapi karena waktu terbatas kami putuskan untuk membawakan satu lagu bertiga. Tapi setelah itu kami merasa nyaman dan nyambung nyanyi bertiga. Kebetulan kami bertiga ada di satu wadah Yayasan Seni Jembrana,” tutur Jimmy Mulyadi yang juga kontributor TVRI Bali ini.

Bagus Oka Citra, anggota Trio Mas lainnya yang juga pencipta lagu Bahasa Negaroan dan Damar Mati ini mengatakan, dirinya yakin single kedua berjudul Damar Mati bisa diterima oleh masyarakat Bali peminat musik pop Bali. "Saya yakin lagu itu bisa diterima masyarakat Bali karena lagu itu bertemakan kehidupan sosial masyarakat yang saya kemas secara komedi sehingga kesannya menggelitik,” kata Bagus Oka Citra, seniman serba bisa asal Kelurahan Sangkaragung, Jembrana ini.

Lanjut Bagus Oka, nama Trio Mas besar di Jembrana disamping karena singgle pertamanya yang berjudul Bahasa Negaroan sukses diterima masyarakat, juga tidak terlepas dari tempaan Yayasan Seni Jembrana yang bergerak dalam bidang pembinaan seni.

wartawan
nas
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.