Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tujang Fasilitas Tempat Wisata di Nusa Penida, Pemkab Klungkung Terapakan Sistem Retribusi untuk Wisatawan.

Bali Tribune/ RETRIBUSI - Pemkab Klungkung terapkan retribusi wisatawan.

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, memimpin Rapat Sosialisasi Retribusi Tempat Rekreasi yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Senin (3/6). Hadir dalam rapat tersebut, Sekrataris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Kepala Dinas Pariwasata Kabupaten Klungkung, I Nengah Sukasta serta semua anggota Himpunan Pengusaha Kapal Cepat di Bali.
 
Menunjuk Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Retlibusi Tempat Rekreasi dan Olahraga yang telah beberapa kali disosialisasikan. Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Pariwisata akan segera melaksanakan pemungutan retribusi di pelabuhan-pelabuhan fastboat yang ada di Kawasan Wisata Nusa Penida.
 
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan pesatnya perkembangan pariwasata yang terjadi di Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan tidak menyurutkan semangatnya dengan komitmen untuk membangun Kabupaten Klungkung ini sudah tidak bisa ditawar lagi. Menerapkan sistem retribusi diharapkan bisa lebih menunjang fasilitas pariwisata selama ini. Dengan niat yang sama, komitmen yang sama untuk membangun perkembangan pariwisata Nusa Penida dengan meningkatkan fasilitas tempat wisata dan penataan tempat wisata.
 
"Keputusan Perda yang kami tetapkan ini, saya harapkan bapak semua tidak ada menawar lagi untuk ikut membantu kami mensosialisasikan kepada seluruh wisatawan mancanegara maupun domestik untuk menyiapkan uang untuk retribusi," ujar Bupati Suwirta.
 
Bupati Suwirta juga menambahkan kepada semua pemilik usaha kapal cepat bisa memanfaatkan aplikasi Klungkung 360 Virtual Tour Gide untuk menambahkan pasilitas pelayanan disetiap speed boat yang dimiliki. Pihaknya juga akan merancang paketan wisata dan akan dijadikan satu pintu untuk pemungutan retribusinya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwasata Kabupaten Klungkung I Nengah Sukasta, menghimbau dan mengharapkan bantuan serta dukungannya kepada semua anggota Himpunan Pengusaha Kapal Cepat Bali agar menginformasikan kepada para penumpang wisatawan untuk membawa uang tunai/cash sebesar Rp. 25.000/orang (katagori dewasa) dan Rp. 15.000/orang (katagori anak) untuk membayar retribusi sesuai ketentuan Perda yang ditetapkan.
 
"Pihak boat cuman mensosialisasikan kepada tamu yang akan berlibur untuk menyiapkan uang cash agar lebih cepat petugas pungutnya bekerja, tidak melakukan pemungutan. Nanti akan disiapkan dari Pemda akan dilakukan di setiap pelabuhan di Nusa Penida," tandasnya.
 
Pihaknya juga menambahkan pemungutan retribusi ini akan segera dilakukan di bulan Juni ini. Semakin cepat semakin baik untuk perkembangan pariwisata di Nusa Penida. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.