Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tukad Buluh Penatih Juara Lomba Sungai Bersih

Juara lomba kali bersih terima piala di bantaran Tukad Buluh, Penatih.

BALI TRIBUNE - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar melalui Kegiatan Koordinasi Pengelolaan Program Kali Bersih (Prokasih) telah melaksanakan lomba sungai bersih yang diikuti oleh 20 desa/kelurahan yang memiliki aliran sungai. Setelah tim melakukan penilaian, poin tertinggi diraih oleh Kelurahan Penatih (Tukad Buluh) dengan skor 25,47, disusul Desa Padangsambian Kaja (Tukad Mati bagian tengah) 24,63, poin ketiga diraih Kel. Kesiman (Tukad Pendem) dengan skor 24,10, berikutnya Kel. Sumerta (Tukad Lobong) 23,59, berikutnya Kel. Ubung ((Tukad Mati tengah) 23,45 dan posisi keenam diraih Desa Dauh Puri Kaja (Tukad Tagtag) dengan skor 22,42. Acara penobatan juara lomba sungai bersih pun dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar pada Jumat (19/10) di bantaran Tukad Buluh, Penatih. Ketua Panitia Penobatan Juara Ni Made Reti mengatakan, kegiatan lomba ini untuk meminimalisasi ancaman terhadap pencemaran air sungai. Karena laju pertumbuhan penduduk yang tinggi terjadi degradasi kualitas air sungai.  Lomba ini merupakan salah satu strategi dalam pengelolaan sungai. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga air sungai menjadi sangat penting, sehingga tidak hanya membebani pemerintah saja.  Partisipasi masyarakat ini diharapkan dapat saling menguntungkan antar komponen yang ada, yakni pemerintah dan masyarakat itu sendiri.  “Untuk mewujudkan upaya pengendalian pencemaran air sungai, Pemkot Denpasar telah memiliki program kali bersih (prokasih). Melalui program tersebut digelar lomba sungai bersih,” ujar Reti. Selain menggelar lomba sungai bersih, pihaknya juga sudah mengadakan sekolah sungai yang diikuti oleh 20 sekolah di Denpasar. Pada tingkat SMP sebanyak 7 sekolah dan SD  sebanyak 13 sekolah. Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari, yakni pada 13 sampai 15 Agustus lalu. Sementara  Kepala DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada mengatakan Denpasar yang tumbuh dengan pesat menjadi kota metropolitan juga muncul dampak ikutannya. Salah satunya, yakni terjadinya penurunan kualitas lingkungan, seperti pencemaran udara, tanah dan air. “Lomba sungai bersih ini merupakan salah satu upaya menuju ke arah sana,” kata Wisada.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.