Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tukang Chainsaw Tewas Tertimpa Cabang Pohon

Bali Tribune / MEREGANG NYAWA - Korban I Wayan Budiarna meregang nyawa setelah tertimpa batang cabang pohon wani, di Dusun Pengawan, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem, Senin (13/12) pagi.

balitribune.co.id | Amlapura – Seorang tukang tebang kayu meregang nyawa setelah tertimpa batang cabang pohon wani, di Dusun Pengawan, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem, Senin (13/12) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune, Senin (13/12/) kejadian naas yang menimpa korban I Wayan Budiarna tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita,  dimana sebelumnya korban yang merupakan warga asal Banjar Perangsari, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, bersama tiga orang temannya masing-masing I Ketut Darsa, I Made Suda dan Putu Kusuma Negara, tengah bekerja menebang pohon kayu jenis sandat, milik I Wayan Kaler, warga di Dusun Pengawan, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem.

Sebelum melakukan penebangan pohon sandat tersebut, korban saat itu terlebih dulu membersihkan ranting pohon tersebut yang nyangkut di pohon wani. Dan bahkan sempat ditarik menggunakan tali pengencang, namun tidak bisa terlepas dan masih tetap nyangkut dengan kuat. 

Karena dirasa aman, korban kemudian melanjutkan penebangan pohon sandat tersebut hingga tumbang dan dilanjutkan dengan memotong batang dan memecah kayu pohon sandat tersebut serta memindahkannya ke tempat yang aman. 

Sekitar pukul  12.00 Wita, korban beserta tiga orang temannya istirahat makan dan ngopi dengan berteduh di bawah pohon wani setinggi 30 meter dimana batang cabang pohon sandat tersebut tersangkut. 

Saat korban dan temannya tersebut ngobrol sambil ngopi, tiba- tiba terdengar suara gemeretak seperti suara cabang pohon patah, tepat dari arah cabang pohon sandat tersebut tersangkut. Spontan korban dan temannya lari untuk menyelamatkan diri, menghindari pohon wani tersebut. Sayangnya korban berlari kearah yang salah yakni ke utara. 

Akibatnya korban tertimpa cabang pohon wani yang tepat mengenai kepala korban. Korban tersungkur dan tidak sadarkan diri. Sementara melihat kejadian itu, tiga temannya langsung berlari untuk menyelamatkan korban, namun sayangnya nyawa korban tidak tertolong. Korban meninggal dunia dilokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala. 

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Bebandem. "Kami sempat istirahat makan dan ngopi, nah tiba-tiba terdengar suara seperti ranting patah. Kami lari menghindar, namun sayang korban yang lari kearah utara, tertimpa cabang pohon wani," ungkap I Made Suda, teman korban kepada Bali Tribune.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh anggota Polsek Bebandem dan petugas medis, jenazah korban dibawa pulang oleh keluarganya.

wartawan
AGS
Category

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Rumah dan Tiga Motor di Dalung Ludes Terbakar ​

balitribune.co.id I Mangupura - Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Perumahan GTT Dalung, Jalan Cendana VII, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (25/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun selain bangunan, tiga unit sepeda motor turut menjadi arang dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 03.00 Wita tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Agung Pura Luhur Uluwatu, Made Sumerta Kawal Kesiapan Krama

balitribune.co.id | ​Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026).​Kehadiran tokoh masyarakat asal Pecatu ini bertujuan memastikan kesiapan krama desa adat dalam menyambut rangkaian Karya Padudusan Agung dan Balik Sumpah Agung yang puncaknya dijadwalkan pada 7 Juli 20

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.