Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Turnamen Ceki Reuni Akbar SMAN 1 Gianyar Memantik Pro-Kontra

Bali Tribune/ata. Flyer turnamen ceki akbar 55 yang rencananya diselenggarakan saat reuni akbar SMAN 1 Gianyar pada 27 Juli 2019.

Balitribune.co.id | Gianyar - Reuni sekolah atau teman kuliah banyak diselenggarakan di masa libur panjang saat ini. Di tengah berbagai manfaat positif yang bisa dipetik dari kegiatan temu kangen ini, tak jarang disisipi agenda yang belum jelas manfaatnya dan terkesan hanya untuk kepentingan personal.

Seperti yang ramai diperbincangkan saat oleh kalangan alumni SMAN 1 Gianyar alias Dosman. Di tengah rencana penyelenggaraan reuni akbar serangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-55 yang rencananya berlangsung pada Sabtu (27/07/2019) mendatang, ada sisipan lomba cek yang disesalkan alumni.

Lomba ceki ini diselenggarakan sebagai cara untuk mendulang donasi guna keperluan pembiayaan reuni akbar tersebut. Hal itu menuai pro dan kontra dari lulusan SMAN 1 Gianyar yang kini kerap dipopulerkan dengan singkatan Smangi ini. Reuni yang awalnya ditunggu-tunggu pun kini mulai berkurang gregetnya.

Pasalnya, meski sudah masuk dalam kategori olahraga rekreasi, banyak orang masih menganggap permainan ceki identik dengan judi. “Saya sedikit keberatan dengan turnamen ceki. Olahraga rekreasi atau apapun pemanisnya, tetap saja ceki ini identik dengan judi,” ungkap seorang alumnus sekolah itu.

Terlebih lagi, untuk mensukseskan turnamen ceki ini, alumni ikut dibebankan untuk mensosialisasikan dan mengedarkan kupon pendaftaran. Panitia lomba membebankan setiap angkatan membantu mendistribusikan 100 lembar kupon, atau rata-rata 16 kupon per kelas dalam satu angkatan.

“Ini mau reunian apa mau mensosialisasikan ceki. Orang tua yang memiliki anak yang kini sekolah di Smangi juga banyak menyayangkan turnamen ini,” ujar alumnus lainnya yang kini sebagai pengajar. Disebutkan, info kegiatan ini tersebar di grup WhatsApp (WA) alumni dan media sosial lainnya.

Dalam flyer undangan tersebut tertera hadiah berupa sebuah sepeda motor, dengan total hadiah Rp 19 juta. Tak hanya itu, juara I sampai V akan mendapatkan tabungan senilai Rp 1 juta dari BPR Kanti. Untuk biaya pendaftaran lomba ceki ini senilai Rp 150 ribu dan akan mendapatkan kaos ceki akbar 55.

Kegiatannya akan berlangsung, di Lapangan Astina Gianyar, Sabtu (27/07/2019) pukul 07.30 Wita sampai selesai. Panitia Reuni Akbar SMAN 1 Gianyar, Nyoman Ariawan, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya ceki akbar dalam acara reuni akbar tersebut. Namun ia tak mau berkomentar banyak.

Ia mengatakan, hal itu bukan masuk dalam urusan kepanitiaan reuni. “Mohon maaf, turnamen ceki nike lain panitianya, saya hanya panitia reuni saja,” ujarnya. Secara terpisah, Panitia Ceki Akbar 55, I Nyoman Murjana mengatakan, latar belakang adanya lomba ceki untuk sosialisasi ceki sebagai olahraga rekreasi.

Pasalnya, Selama ini ceki dipandang hanya sebagai judi. Kata dia, tak banyak yang mengetahui ceki juga merupakan olahraga rekreasi yang telah diakui oleh Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (FORMI). Dan, kata dia, ketua FORMI Gianyar, Made Mahayastra, merupakan alumnus SMAN 1 Gianyar. (*)

wartawan
Nyoman Astana
Category

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.