Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Turun di 28 Cabor, Karangasem Target Naik Peringkat

Bali Tribune/ Ketut Toya
balitribune.co.id | Denpasar - KONI Karangasem menargetkan memperbaiki peringkat pada Porprov Bali XIV/2019 Tabanan. Jika pada Porprov XIII/2017 Gianyar berada di peringkat tujuh dengan 12 medali emas, maka di Tabanan September nanti, Karangasem menargetkan naik peringkat dengan 20 medali emas.
 
“Dengan 20 medali emas, kami rasa tidak akan lagi berada di peringkat ketujuh, karenanya Karangasem sekarang tengah fokus mencapai target tersebut,” kata Pjs Ketua KONI Karangasem Ketut Toya, Sabtu lalu.
 
Dia mengatakan, Mei nanti KONI Karangasem akan melakukan Musorkab untuk memilih kepengurusan anyar periode 2019 – 2023. Dengan terbentuknya ketua dan pengurus baru, kata dia, persiapan maksimal segera dilakukan agar targetnya tidak jauh meleset.
 
Kontingen Karangasem pada Porprov Bali XIV/2019, kata Ketut Toya, berkekuatan 267 atlet, yang sebagian merupakan atlet yang diturunkan di Porprov Gianyar dua tahun silam.  
 
Terkait tidak semua cabor diikuti, Toya mengatakan karena belum ada kepengurusannya. “Misalnya renang kami belum bisa, terus ada angkat berat yang memang belum ada kepengurusannya,” imbuhnya.
 
Toya mengatakan Karangasem sudah siap untuk turun di cabor-cabor baru yang dipertandingkan tahun ini seperti Pexi dan Yongmoodo.
 
Saat porprov di Gianyar, kata Toya, Karangasem terpaut beberapa medali emas dengan Tabanan sebagai juru kunci, yang nanti bertindak sebagai tuan rumah. Karenanya, Toya memandang Tabanan menjadi saingan berat dalam berburu medali emas, terlebih pihaknya sudah tahu apa yang bisa dilakukan oleh tuan rumah Tabanan.
 
“Kami tak ingin memiliki peringkat yang tidak lebih baik dari Tabanan. Tetapi tuan rumah sekarang ini dan kami juga mencoba untuk naik prestasinya dari dua tahun lalu. Waktu di Gianyar, kami hanya berada di peringkat ketujuh dengan 12 emas. Kami sudah mencoba untuk memacu masing-masig cabor, termasuk cabor-cabor andalan,” terangnya.
 
Toya menambahkan, beberapa cabor andalan untuk meraih medali emas adalah taekwondo dan judo. Sementara itu untuk memacu prestasi dan semangat para atlet di Porprov nanti, KONI Karangasem juga sudah menyiapkan bonus bagi peraih medali. Dari anggaran kurang lebih sebesar Rp 7 miliar, akan disisihkan sebagian untuk bonus
 
“Sekarang ini kami dianggarkan sekitar Rp 7 miliar. Kami cukupkan anggaran tersebut untuk pembinaan dan sebagainya. Kami juga sudah menyiapkan bonus untuk atlet peraih medali. Untuk medali emas, kami sudah siapkan bonus yang sama seperti di Gianyar yakni Rp 50 juta,” tutupnya.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.