Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Universitas Dwijendra - Bank Indonesia Gelar Seminar Nasional , Mengatasi Tekanan Dolar Terhadap Rupiah

MENGATASI TEKANAN - Seminar Nasional Mengatasi Tekanan Mata Uang Dolar Terhadap Nilai Tukar Rupiah di Universitas Dwijendra, Denpasar, Senin (20/11) malam.

BALI TRIBUNE - Universitas Dwijendra menggandeng KPw BI Bali, Senin (19/11) malam di Aula Universitas Dwijendra, Denpasar menggelar seminar  yang bertajuk "Seminar Nasional Mengatasi Tekanan Mata Uang Dolar Terhadap Nilai Tukar Rupiah". Digelarnya seminar ini tidak lain bertujuan untuk mengenalkan kalangan mahasiswa Dwijendra persepsi yang benar soal tekanan dolar terhadap rupiah. Apa saja penyebabnya dan bagaimana langkah BI dalam mengatasinya. "Ini akan memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tentunya," ungkap Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Dr. Ir. Putu Gede Ery Suardana, M.Erg mewakili Rektor yang berhalangan hadir. Seminar ini juga dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Tutik Kusuma Wadani, Ketua Kadin Buleleng, Dekan dan Mahasiswa Universitas Dwijendra. Dalam kesempatan ini Suardana juga katakan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan apresiasi mahasiswa terhadap seminar sejenis yang terkait dengan kegiatan akademik. "Output dari setiap kegiatan seminar mahasiswa bisa lebih memahami persoalan yang ada disamping juga menambah wawasan," katanya. Selain itu yang terkait dengan wawasan Suardana mengharapkan BI mampu menghadirkan "BI Corner" di Universitas Dwijendra layaknya Universitas lain yang telah memiliki memiliki BI Corner. Dia beranggapan dengan hadirnya BI Corner tidak dipungkiri akan melengkapi referensi mahasiswa secara akademik. "Wawasan mahasiswa akan lebih luas lagi dengan mengenal apa itu bank sentral, ekonomi, moneter, investasi serta lainnya," sebut Surdana sembari menyatakan kehadiran BI Corner akan melengkapi perpustakaan Universitas yang telah dimiliki. Deputi KPw BI Bali Azka Subhan di hadapan Mahasiswa Dwijendra menyebutkan informasi  mengenai inflasi dan pelemahan nilai tukar rupiah kerap digoreng, untuk itulah ia mengharapkan generasi muda khususnya mahasiswa  pintar-pintar menyaring supaya tidak tersesat pada informasi hoaks. Dikatakan Azka tugas BI antaranya menjaga inflasi juga menjaga  nilai tukar rupiah.  Ia menjabarkan berbagai langkah langkah yang telah diambil BI termasuk mendorong peningkatan kinerja pertanian dalam menyokong sektor pariwisata. Inflasi yang rendah dan stabil dinyatakan berkontribusi positif pada upaya penguatan momentum pemulihan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan masyarakat serta berkontribusi positif dalam menjaga daya beli masyarakat, dan menjadi penopang bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Terkait dengan pelemahan rupiah Azka menyatakan  masyarakat tidak perlu kuatir dengan pelemahan rupiah tersebut. Pasalnya, pelemahan mata uang ini tidak hanya dialami oleh Indonesia negara lain mengalami hal yang sama. Pelemahan rupiah tidak terlalu dalam kalau dibanding negara lain. "Dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya kita masih relatif terkendali," tukasnya sembari berujar pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga nilai rupiah. Menurutnya, sejumlah langkah telah diambil oleh bank sentral untuk meredam pelemahan rupiah. Salah satunya dengan kebijakan moneter, menaikkan suku bunga acuan serta melakukan intervensi pasar. "Diharapkan cara ini bisa memberikan dampak positif terhadap nilai tukar rupiah," ujarnya. Menyikapi keinginan Universitas Dwijendra soal BI Corner , Azka menanggapinya dengan mengatakan bahwa apa yang menjadi usulan civitas akan ditampung. "Kita tampung dulu usulannya dan nanti kita kaji," katanya singkat. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Lawan Mafia Tambang, Menhan Sjafrie: Ada yang Tampil Legal tapi Tindakannya Ilegal

balitribune.co.id | Bogor - Pemerintah memastikan tidak ada lagi ruang bagi praktik pertambangan ilegal yang menggerogoti kekayaan alam Indonesia. Melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), seluruh aktivitas tambang ilegal di berbagai wilayah Tanah Air akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut Awal Tahun, Pasar Murah Kembali Digelar Artha Graha Peduli dan Discovery Kartika Plaza Hotel

balitribune.co.id | Kuta - Artha Graha Peduli (AGP) kembali menggelar Pasar Murah di awal tahun 2026, tepatnya pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan AGP dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga pangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Stabilitas Organisasi, OJK Tunjuk Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjamin kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan serta pelindungan konsumen dan masyarakat dengan melakukan penunjukan Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) yang ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

Ekspansi ke Pulau Dewata, Changan Resmikan Dealer Pertama di Bali via Top Motor

balitribune.co.id | Mangupura - Pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, Changan Automobil memperluas penetrasi pasar di Indonesia dengan membuka oulet pertama  di pulau Dewata. Di Bali Produsen mobil yang telah tersebar lebih dari 130 negara dan memulai debut di Indonesia GJAW 2025 bernaung dibawah bendera Top Motor Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pentingnya Perlindungan, BPJAMSOSTEK Gianyar Bayarkan Klaim JKK Rp 32 Miliar

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Gianyar menggelontorkan Rp 32 miliar lebih untuk pembayaran klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sepanjang tahun 2025 dengan jumlah klaim 5.030. Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Bali Gianyar, Venina mengungkapkan, pada periode Januari hingga Desember 2025, ada 5.030 yang mendapatkan klaim pembayaran JKK.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Dewan Komisioner dan Dua Pejabat Tinggi OJK Mengundurkan Diri

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa Ketua Dewan Komisioner OJK, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK), dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.