Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Unud Perpanjang Kerjasama dengan Charoen Pokphand Foundation Indonesia

Bali Tribune / KERJASAMA - Unud perpanjang jalinan kerjasama dengan Charoen Pokphand Foundation Indonesia dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh kedua belah pihak dan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Kamis (9/11).

balitribune.co.id | Badung - Universitas Udayana (Unud) perpanjang jalinan kerjasama dengan Charoen Pokphand Foundation Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh kedua belah pihak dan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Kamis (9/11).

Rektor Universitas Udayana Prof. Ngakan Putu Gede Suardana dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Udayana telah menjalin kerjasama sejak Juli 2014 dan masih berjalan lancar hingga saat ini. Selain itu, PT. Charoen Pokphand juga merupakan salah satu perusahan penerima terbanyak lulusan Universitas Udayana, dimana banyak para alumni Universitas Udayana yang bekerja di berbagai lini bidang usaha, utamanya lulusan dari Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan.

"Semoga, dengan perpanjangan kerja sama baik MoU maupun Perjanjian Kerjasama (PKS),  nantinya dapat membantu para lulusan dan calon lulusan Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana untuk siap bekerja di industri peternakan secara umum," ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor berharap melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama  ini dapat menjadi perekat komunikasi serta kolaborasi yang sinergis antara Universitas Udayana dengan PT. Charoen Pokphand Foundation.

Sementara Vice President Director PT Charoen Pokphand Indonesia Peraphon Prayooravong, DVM., MBA dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama dengan Universitas Udayana adalah langkah strategis yang sudah lama dijalankan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan juga sebagai komitmen serta tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas  Sumber Daya Manusia lulusan Universitas Udayana yang siap pakai dan berdaya saing global.

"Selain itu, salah satu nilai inti yang kami pegang teguh adalah memberikan beasiswa kepada para mahasiswa kurang mampu dan berbakat, kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi penuh seseorang sehingga dengan memberikan beasiswa diharapkan dapat membuka pintu masa depan yang cerah bagi generasi muda mendatang," ujar Vice President Director PT Charoen Pokphand Indonesia.

Penandatanganan MoU ini juga dirangkaikan dengan Kuliah Umum dengan topik Membangun SDM Peternakan yang Kompeten dan Siap Kerja dengan menghadirkan narasumber Baso Alim Bahri, Spsi., M.Adm. SDA. dari PT. Charoen Pokphand Eastern Indonesia – Makasar, dan diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan.

https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.