Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Upacara Melasti di Sydney di Puput Ida Mpu Nabe Acharya Daksa Manuaba

Bali Tribune / Upacara sebelum melasti umat Hindu di Sydney.

balitribune.co.id | Sydney - Umat Hindu Bali di Sydney berbondong-bondong menuju deretan Pantai Sans Souci, Sydney, New South Wales, Australia untuk melakukan upacara Melasti, Sabtu (9/7/2022) lalu. Mereka dengan hikmat membawa perangkat ritual Ida Ratu Gede Sakti Mas Mecaling dan Ida Betara Sidakarya Ireng.

Upacara sakral itu juga dilengkapi dengan banten atau sesajen yang dibuat sendiri oleh umat Hindu yang ada di Sidney beserta segala perlengkapan sarana dan persyaratan ritualnya. Area upacara dikelilingi Sembilan bendera yang melambangkan dewa penjuru angin.

Acara ritual yang jarang sekali dilakukan oleh Umat Hindu di Australia ini dipimpin dan dikomando langsung oleh pemuka agama Hindu dari Bali Indonesia, Ida Pandita Mpu Acharya  Daksa Manuaba yang didampingi dua asistennya, Jero Mangku MadeDwija dan Jero Mangku I Gede Eka Sarjana.

"Saya sudah ke delapan kali ke sini (Sydney). Setelah ini ada beberapa upacara di Bondi dan termasuk ke Melbourne 24 Juli nanti," kata Ida Pandita Mpu Nabe.

Upacara Melasti kali ini selain melakukan pembersihan segala kekotoran dengan memuja keagungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa, juga untuk melebur segala macam kotoran pikiran, perkataan dan perbuatan. Makna lainnya agar mencapai kebersihan alam semesta dan alam mamusia sehingga bersih lahir batin.

Usai gelaran upacara Melasti, dilanjutkan Upacara Mewinten di Pondok Jero Mangku Nyoman Budi di Godfrey Street, Penshurst, NSW. Malamnya kegiatan ini ditutup dengan upacara Ngrehang.

Pada rangkaian upacara Ngrehang, Ida Pandita Mpu Nabe yang memiliki nama sebelum mediksa, Profesor Doktor I Nyoman Sutjipta itu juga menapak Pawintenan tiga pasangan suami istri menjadi Mangku Alit. Mereka adalah Made Samudana-Niluh Sadiartini, I Putu Widyantara Deny Budi-Ni Wayan Ayu Puspawati, dan I Gede Budi Arta-Ni Ayu Komang Sugiawi.

"Selama ini mereka telah mendapat pembekalan diri secara rutin dari Jero Mangku Nyoman Budi dalam pantauan sekaligus bimbingam dari Ida Pandita Nabe" terang Jero Mangku Made Dwija.

Dia menegaskan, ketiga pasangan yang kelak menjadi asisten mangku itu dinilai telah memenuhi syarat yakni bersuami istri, memilii tempat sembahyangan secara mandiri.

"Yang lebih penting secara mental telah siap dan secara agama terus memperdalam keilmuan agama dan menunjukan dalam perilaku keseharian sudah tidak seperti sebelumnya," tegas Jero Mangku Made Dwija usai pengukuhan Mangku Alit Umat Hindu Bali di Sydney, Australia.

wartawan
JRO
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.