Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Upasaksi Karya Pitra Yadnya di Jagapati, Wabup Alit Sucipta Apresiasi Gotong Royong Krama

upakara
Bali Tribune / Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri Karya Pitra Yadnya di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Jagapati, Senin (14/9/2026)

balitribune.co.id | Mangupura - Semangat gotong royong dan tradisi menyama braya kembali ditunjukkan secara nyata oleh krama Desa Adat Jagapati, Kecamatan Abiansemal. Dalam rangka menyucikan roh leluhur, warga bahu-membahu menyelenggarakan Karya Ngeraja Singa dan Ngeraja Sewala serangkaian Karya Pitra Yadnya Ngaben Kinembulan/Ngaben Ngerit dan Metatah (potong gigi) Tahun 2026 yang dipusatkan di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Jagapati, Senin (14/9/2026).

Karya yang dipuput oleh Ida Pandita Mpu Jaya Reka Merta Yoga ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta selaku upasaksi. Kehadiran pimpinan daerah ini sekaligus memberikan dukungan moral atas lestarinya ritual keagamaan berkala yang lahir dari hasil pararem desa adat setempat setiap 5 tahun sekali.

Dalam sambrama wacananya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi tinggi kemandirian warga yang memilih membuat sendiri seluruh sarana upakara alih-alih membelinya. Menurutnya, hal tersebut menjadi cerminan bahwa nilai-nilai ketulusan dan persatuan di Badung masih terjaga dengan sangat kuat. “Pelaksanaan Pitra Yadnya merupakan bentuk penghormatan dan tanggung jawab kita kepada orang tua dan leluhur yang telah berpulang. Yadnya ini bertujuan untuk menyucikan dan menyempurnakan roh atau atma orang yang telah meninggal, melepaskan ikatan roh dari unsur duniawi, serta mengantarkan roh menuju alam leluhur atau alam Pitra agar menjadi Pitara dan Pitari,” ungkapnya.

Wabup juga mendoakan agar seluruh krama senantiasa dianugerahi kesehatan dan kesejahteraan. “Saya sangat mengapresiasi krama yang telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana upakara dengan membuat sendiri, tidak membeli. Ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong. Saya berpesan agar persatuan dan semangat menyama braya terus dijaga, karena segala sesuatu yang dikerjakan bersama-sama akan menjadi lebih mudah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya, Made Sadia, melaporkan bahwa pendanaan kegiatan ini bersumber dari APBDes serta punia krama. Puncak karya pengabenan sendiri telah sukses terlaksana pada 3 September 2026 lalu, di mana total rangkaian yadnya tahun ini diikuti oleh 24 sawa dalam prosesi Ngaben, 32 sawa dalam prosesi Nyekah, 12 orang dalam Ngarajeng Singa, serta 11 orang dalam prosesi Metatah.

Turut hadir anggota DPD RI Komang Merta Jiwa, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, tokoh masyarakat Wayan Muntra, serta Bendesa Adat dan Perbekel Desa Jagapati. 

wartawan
ANA
Category

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.