Update Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Positif Bertambah 12 Orang dan 1 Pasien Dinyatakan Meninggal Dunia | Bali Tribune
Diposting : 27 December 2020 19:15
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune / Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
balitribune.co.id | DenpasarGugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mengabarkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar. Dimana, hingga saat ini masih ditemukan  adanya kasus positif dan kasus sembuh Covid-19. Seperti halnya pada Minggu (27/12) kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 13 orang dan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah sebanyak 12 orang yang tersebar di 7 wilayah desa/kelurahan. Pun demikian, tersiar kabar duka. Dimana, 1 orang pasien Covid-19 di Kota Denpasar dinyatakan meninggal dunia.
 
Berdasarkan data resmi GTPP Kota Denpasar, pasien meninggal dunia diketahui seorang laki-laki berusia 65 tahun dengan status domisili di Desa Pemogan. Pasien dinyatakan positif sejak dipantau pada 12 Desember 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 27 Desember 2020.
 
Berdasarkan Data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, terjadi lonjakan kasus di satu wilayah desa/kelurahan. Yakni Desa Sidakarya yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 5 kasus baru. Disusul Kelurahan Renon yang mencatatkan penambahan kasus sebanyak 2 orang  Sementara itu, sebanyak 5 desa/kelurahan mencatatkan penambahan kasus sebanyak 1 orang.  Sedangkan 36 desa/kelurahan lainya nihil penambahan kasus. 
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar pada Minggu (27/12) menjelaskan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan. Sehingga GTPP tetap memberikan perhatian serius bagi wilayah yang kasusnya cukup tinggi. 
 
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Sehingga bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil callling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
 
“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi," ujar Dewa Rai.  
 
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 
 
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 4.550 kasus,  angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 4.225 orang  (92,86 persen), meninggal dunia sebanyak 101 orang (2,22 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  224 orang (4,92 persen).
 
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. 
 
"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai.