Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Vaksinasi Anjing Penuhi Target Ternak Ngadat

Bali Tribune/ VAKSINASI – Kegiatan vaksinasi aniing di Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar.


balitribune.co.id | Gianyar - Kolaborasi antara vaksinasi anjing berpotensi rabies sekaligus dengan vaksinasi PMK diharapkan lebih efektif. Namun sayang ketersediaan Vaksin Rabies dan PMK tidak linear. Sehingga hanya Vaksinasi anjing bisa dituntaskan, sementara empat desa belum terjamah Vaksinasi PMK Sapi.


Kepala UPT Keswan 1 Gianyar, Nyoman Arya Darma, Kamis (2/5/2024), menjelaskan dimana saat ini kasus rabies di Gianyar sudah menurun. Pola kolaborasi antara vaksinasi anjing dan vaksinasi pada sapi, diakuinya membuat pekerjaan lebih cepat tertangani. "Hanya saja, untuk vaksinasi PMK pada Sapi untuk vaksin ketiga belum bisa terlaksana karena distribusi vaksin dari pemerintah pusat belum turun ke daerah," terangnya.

Disebutkan, target vaksin rabies untuk di tiga kecamatan; Sukawati, Blahbatuh dan Gianyar sebanyak 1.400 ekor. "Vaksin yang tersedia melimpah dan kami fokus menuntaskan target tersebut, yang tersisa sekitar 10% di Kecamatan Blahbatuh," jelas Arya Darma. Di mana yang tercecer ini adalah anjing liar atau anjing yang ada pemiliknya namun di lepas liar. "Ini kendala kita, anjingnya ada pemilik, namun di lepas liar. Sehingga tim kami kesulitan melakukan vaksinasi," ungkapnya.

Berbarengan dengan pelaksanaan vaksinasi pada anjing, tim juga melakukan vaksinasi pada sapi pemberian vaksin PMK. Hanya saja, menurut Arya Darma justru vaksin PMK dari pemerintah pusat belum turun ke daerah. Disebutkan untuk vaksin PMK yang masih tersisa di Desa Tegal Tugu, Desa Lebih, Desa Singapadu Tengah dan Singapadu Kaler. "Kebutuhan vaksin PMK sekitar 500 vial, karena belum turun kami lakukan vaksinasi rabies dulu," ujarnya.

Sekalipun demikian, tim Keswan Gianyar terus berjibaku menuntaskan target vaksin rabies dan PMK. "Kalau vaksin tersedia, maka sampai pertengahan tahun ini seluruh vaksinasi rabies dan vaksinasi PMK bisa tuntas, dan setelahnya tim akan menyisir yang tercecer," jelasnya. Disamping itu, tim Keswan bukan saja menangani ternak Sapi dan peliharaan anjing, namun juga menuntaskan penyakit pada Babi, Ayam, Itik atau hewan ternak milik warga. "Konsentrasi kami bukan saja pada Sapi dan anjing, namun ternak lain. Begitu ada kasus, kami segera turun dan mencari penyelesaian, sehingga tidak meluas," tegasnya.

wartawan
ATA
Category

Desa Adat Denpasar Perkuat Penanganan Sampah Berbasis Sumber

balitribune.co.id I Denpasar - Komitmen penanganan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar terus mendapat dukungan luas. Kali ini, Desa Adat Denpasar menyatakan kesiapannya mendukung pengolahan sampah organik secara mandiri. 

Hal tersebut ditegaskan Bendesa Adat Denpasar, I Gusti Ngurah Alit Wirakesuma, di hadapan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat sosialisasi di Wantilan Setra Agung Badung, Minggu (19/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabel Sanur Resmi di Bawah Tanah

balitribune.co.id I Denpasar - Proyek fisik Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, resmi rampung 100 persen pada Senin (20/4/2026). Saat ini, Pemerintah Kota Denpasar tengah menunggu tuntasnya Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait tarif yang ditargetkan rampung awal Mei 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.