Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Varian B117 Ganjal Harapan 1.600 PMI Gianyar

Bali Tribune/ :THERAPIST Menunggu Kebrangkatan ke Luar Negeri, therapist dan spa layani warga lokal.

Balitribune.co.id | Gianyar - Akhir tahun 2020,  Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gianyar  yang sempat dipulangkan saat awal Pandemi Covid-19, sebagiannya sudah kembali bekerja di luar negeri. Namun menjelang pergantian tahun, sedikitnya  1.600-an PMI asal Gianyar yang sudah siap-siap bekerja lagi kini terganjal.  Menyusul munculnya varian B117 yang membuat sejumlah negara memperketat arus keluar masuk orang asing di wilayahnya. Kadisnaker Gianyar, AA Dalem Jagadhita, Selasa (29/12) menyebutkan, tiap hari ada puluhan PMI yang menanyakan informasi terkait negara yang sudah membuka peluang kerja. Disebutkan, sebelum merebaknya varian B117 ini, terdapat 23 negara yang sudah membuka peluang kerja bagi PMI asal Indonesia. "Peluang kerja ini rebutan PMI di seluruh Bali, di Gianyar saja ada 1.600 PMI yang menunggu peluang ini," jelas Dalem Jagadhita. Dikatakannya Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen PPTKPLK Kementerian Tenaga Kerja nomor 3/33236/PK.02.02/X/2020 tentang penetapan negara tujuan bagi pekerja migran Indonesia, 23 negara yang membuka diri itu adalah Aljazair, Arab Saudi, Ghana, Hongaria, Hongkong, Irak, Jepang, Korea Selatan. Kemudian Maladewa, Nigeria, Persatuan Emirat Arab, Polandia, Qatar, Rusia, Selandia Baru, Serbia, Singapura, Swedia, Swiss, Taiwan, Turki, Zambia dan Zimbabwe. "Tapi tiap negara menerapkan aturan tertentu, yang jelas standar prokes ekstra ketat," tambahnya. Dijelaskan lagi, seperti negara Jepang, Taiwan dan Irak hanya membutuhkan tenaga kerja khusus atau spesialis di luar bidang kesehatan untuk pekerjaan di darat. Sedangkan untuk pekerjaan laut seperti pesiar, menurutnya sudah dibuka, namun masih memperkerjakan tenaga kerja asal negaranya sendiri. "Tentu ada PMI yang masih kerja di pesiar, namun itu karena kontraknya sedang berjalan atau karena tidak pulang ke negara asal saat pandemi," ungkapnya. Dijelaskannya lagi, Negara Turki yang menjadi idaman PMI yang bekerja di sektor therapist dan spa, saat ini negara tersebut masih memberlakukan buka tutup sektor pekerja asing. "Situasi pandemi sama di seluruh negara, jadinya sektor pekerja therapist dan spa, membutuhkan tenaga sesuai kebutuhan, dan inipun masih buka tutup," ujarnya. Dikatakannya dari 1.600 PMI, 25% PMI asal Gianyar bekerja di Turki sebagai therapist dan spa. 

wartawan
Nyoman Astana
Category

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.