balitribune.co.id | Mangupura - Bertepatan Hari Anak Nasional 2026, Veritas Intercultural School (VIS) Bali, Bintaro dan Kelapa Gading resmi diluncurkan, mengawali transformasi pendidikan berstandar internasional. Peluncuran Veritas Intercultural School dilakukan di VIS Bali, Kerobokan Kabupaten Badung, Kamis (23/7/2026) dihadiri Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta.
Board of Director VIS Bali, Intan Yuli Bhestari mengatakan, transformasi ini bukan sekadar perubahan nama. "Melainkan penegasan arah pendidikan yang kami bangun. Kami ingin setiap peserta didik memiliki keberanian untuk bertanya, kemampuan untuk beradaptasi, serta kepedulian untuk menjadi bagian dari solusi di tengah dunia yang terus berubah," katanya.
Ia menjelaskan, nama Veritas, yang berarti kebenaran, mencerminkan nilai kejujuran, integritas, keberanian berpikir kritis, dan semangat belajar sepanjang hayat. Sementara itu, Intercultural merefleksikan keyakinan bahwa pembelajaran terbaik lahir dari interaksi dengan beragam budaya, bahasa, dan perspektif. Melalui lingkungan belajar yang inklusif, peserta didik didorong untuk membangun empati, menghargai perbedaan, serta berkembang menjadi warga dunia yang bertanggungjawab.
"Intercultural menggambarkan lingkungan pendidikan yang menghargai keberagaman dan membentuk peserta didik berpikiran terbuka berwawasan global. Bersama VIS Bali, Bintaro dan Kelapa Gading disatukan dengan satu visi berpikir kritis dan mampu memberikan dampak positif," imbuhnya.
Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas transformasi identitas sekolah menjadi VIS Bali, Bintaro dan Kelapa Gading. Menurutnya, transformasi ini menunjukkan komitmen yang sangat kuat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, inovatif yang mampu menjawab tantangan dunia yang semakin global. "Pemkab Badung selalu mendukung pendidikan yang memajukan masyarakat yang memiliki daya saing yang tinggi. Saya mengucapkan selamat atas peluncuran VIS Bali, Bintaro dan Kelapa Gading semoga menjadi sekolah yang terbaik di Bali dan Indonesia," katanya.
Diketahui, setelah 25 tahun beroperasi sebagai sekolah SPK ternama di Bali, Bintaro, dan Kelapa Gading, ketiga sekolah ini resmi bertransformasi dengan mengusung identitas Veritas Intercultural School, efektif mulai Tahun Ajaran 2026/2027. Transformasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan internasional yang relevan, holistik, dan berorientasi pada masa depan.
Perubahan identitas ini mencerminkan visi pendidikan yang menekankan pembelajaran berbasis inkuiri, pemahaman lintas budaya, serta pengembangan karakter dan kompetensi global. VIS berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang berintegritas, berpikiran terbuka, peduli terhadap sesama, dan siap berkontribusi di masyarakat global.
Sebagai bagian dari transformasi ini, VIS mengimplementasikan International Baccalaureate (IB) sebagai kerangka pendidikan yang selaras dengan visi sekolah dalam membentuk peserta didik yang siap menghadapi tantangan global. Pendekatan holistik ini membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang diperlukan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui transformasi ini, Veritas Intercultural School menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas internasional yang berpijak pada nilai-nilai integritas, kolaborasi, dan pembelajaran sepanjang hayat. Dengan mengintegrasikan kerangka International Baccalaureate dan memperkuat budaya belajar yang inklusif, VIS mempersiapkan peserta didik untuk menjadi individu yang berkarakter, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi komunitas lokal maupun global.