Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Viral, Wanita Cantik Beli Beras 11 Ton Langsung ke Petani Untuk Disumbangkan

Bali Tribune / SUMBANGAN - Kadek Maharani Kemala Dewi bersama para petani
balitribune.co.id | Mangupura - Pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini, dampaknyapun sangat dirasakan oleh masyarakat. Perekonomian masyarakat juga terganggu oleh virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China pada Desember 2019 ini. Untuk itu, banyak pihak saling bahu membahu menangani pandemi ini.
 
Seperti halnya yang dilakukan oleh wanita cantik yang tengah viral di media sosial setelah membeli hasil panen padi (diolah hingga menjadi beras-red) sebanyak 11 ton ke petani langsung di Mengwitani, Badung untuk selanjutnya disumbangkan kepada masyarakat korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat terdampak Covid-19 di Bali.
 
Wanita cantik yang tengah viral itu ialah Kadek Maharani Kemala Dewi (32), asal Gianyar. Saat dihubungi pada Jumat (1/5) siang, wanita yang biasa disapa Maharani ini mengatakan jika yang dilakukannya semata-mata hanya untuk membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19.
 
"Ini Saya lakukan selain untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19, juga agar para petani kita juga merasakannya. Agar mereka para buruh tani ini bisa terus menyambung hidup," ujar Maharani yang ternyata Ceo Urban Company.
 
Menurut Maharani, nantinya beras tersebut akan dibagikan dalam bentuk paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. Saat turun langsung bertemu dengan buruh tani di Mengwitani, Badung, Maharani mendapatkan cerita betapa besar dampak dari pandemi ini.
 
"Kemarin Saya berbincang-bincang dengan buruh tani di Mengwitani. Salah satu dari mereka sebelumnya merupakan staff pekerja SPA di sebuah hotel yang sudah Dua bulan dirumahkan. Mereka yang sebelumnya mendapatkan gaji bulanan, sekarang menjadi buruh tani yang hanya dibayar dengan beras. Walaupun cuma dibayar dengan beras, namun semangat mereka bekerja tak pernah menurun sedikit pun," ungkapnya.
 
Iapun mengucapkan terimakasih kepada para petani yang menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan negeri ini. Tidak hanya selama pandemi berlangsung namun juga dalam setiap masa. Untuk itulah, akhirnya Ia memberdayakan 11 ton beras langsung dari petani lokal di Badung dan juga Tabanan.
 
"Nantinya ini akan dibagikan kepada para pekerja yang terkena PHK. Semoga bantuan ini bisa menjadi sedikit pelipur lara di tengah cobaan yang sedang mendera, dan semoga bermanfaat untuk mereka beserta keluarganya," tutup Maharani.
wartawan
Redaksi
Category

Industri Penyulingan Daun Cengkeh Kembali Marak, Tiga Usaha Kantongi NIB

balitribune.co.id I Singaraja - Industri penyulingan daun cengkeh kembali menjadi sorotan di Kabupaten Buleleng. Persoalan ini mencuat setelah gudang penyulingan daun cengkeh di Banjar Dinas Widarbasari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, terbakar pada Sabtu (29/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presensi Wajah 'ASN Digital' Terus Dimatangkan, Versi iOS dalam Proses Verifikasi

balitribune.co.id | Mangupura - Rencana Pemerintah Kabupaten Badung menerapkan presensi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis pengenalan wajah melalui aplikasi ASN Digital terus dimatangkan. Di tengah rencana migrasi penuh ke sistem baru mulai Januari 2027, aplikasi presensi berbasis wajah tersebut hingga kini belum bisa digunakan oleh ASN pemilik iPhone.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.