Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Virus ASF 'Hantui' Peternak, Tim Disperpa Badung Cek Puluhan Babi Mati Misterius di Canggu

Ilustrasi peternakan Babi.
Bali Tribune / BABI - Ilustrasi peternakan Babi. (IST)

balitribune.co.id I Mangupura - Ancaman Virus African Swine Fever (ASF) kembali menghantui peternak babi di Badung. Puluhan ekor babi di kawasan Banjar Kayu Tulang, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara dilaporkan mati mendadak dengan gejala mengarah kuat pada serangan virus mematikan tersebut.

Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung pun langsung bergerak cepat setelah informasi kematian ternak itu ramai diperbincangkan.

Meski belum ada laporan resmi dari peternak, tim kesehatan hewan diterjunkan ke lokasi pada Jumat (22/5/2026) untuk melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan.

Kepala Disperpa Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, mengungkapkan hasil pemeriksaan awal menunjukkan indikasi kuat serangan ASF.

“Tim sudah turun langsung ke lokasi di Kayu Tulang, Canggu. Dari hasil verifikasi sementara, penyakit yang menyerang babi mengarah ke ASF,” tegasnya.

Peternakan milik I Ketut Widanta itu diketahui memelihara sekitar 60 ekor babi penggemukan dalam satu kandang koloni. Bibit babi didatangkan dari wilayah Buduk, Tumbak Bayuh, hingga Abiansemal. Sementara pakan yang digunakan berupa limbah makanan hotel dan restoran atau swill feeding.

Masalah mulai muncul sejak awal April lalu. Dua ekor babi mendadak menunjukkan gejala mencurigakan seperti hilang nafsu makan, tubuh lemas, kulit kemerahan hingga tidak mampu berdiri. Kondisi itu kemudian menyebar cepat ke ternak lainnya.

Meski sempat mendapat penanganan dokter hewan, kematian babi tak mampu dibendung. Peternak akhirnya menjual sekitar 30 ekor babi yang masih dianggap sehat, sementara 30 ekor lainnya dilaporkan mati dan langsung dikubur.

“ASF ini sangat berbahaya karena tidak ada obatnya. Tingkat penularan dan kematiannya bisa mencapai 100 persen,” jelas Sukadana.

Saat ini kandang dilaporkan sudah kosong. Disperpa Badung juga telah memberikan cairan desinfektan untuk sterilisasi kandang guna mencegah penyebaran virus ke peternakan lain.

Munculnya kasus ini kembali membuat peternak babi di Badung waswas. ASF bukan hanya mematikan ternak dalam waktu singkat, tetapi juga berpotensi menghantam ekonomi peternak yang menggantungkan penghasilan dari usaha babi penggemukan.

Pemerintah pun meminta peternak meningkatkan biosekuriti kandang, menjaga kebersihan lingkungan ternak, serta segera melapor jika menemukan gejala serupa agar penyebaran virus tidak semakin meluas.

wartawan
ANA
Category

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Balap Sepeda Bocah Berujung Kasus Hukum, Dua Joki Diamankan Polres Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Aksi balap sepeda liar yang disertai perjudian di Jalan Kartini, Kelurahan Kaliuntu, Buleleng, dibongkar Polres Buleleng. Sebanyak 32 orang diamankan, 30 di antaranya masih di bawah umur. Polisi menyita uang taruhan Rp3,06 juta, dua sepeda yang telah dimodifikasi, serta tiga ponsel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.