Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabah Covid 19 Merebak, Seluruh Kapal Cepat di Padang Bai Tak Beroperasi

Bali Tribune/ SEPI - Nampak dermaga rakyat Padang Bai sepi aktifitas
Balitribune.co.id | Amlapura -  ejak merebaknya wabah Covid-19, termasuk sejak pemberlakuan pengawasan ketat lalulintas orang dan wisatawan asing di Gili Trawangan, Lombok, NTB dan di Pelabuhan Padang Bai, hampir seluruh kapal cepat yang biasnya melayani penyebrangan dari dan menuju Gili Tarwangan, Gili Air maupun penyebrangan ke Nusa Penida dan Nisa Lembongan, di Dermaga Rakyat Padang Bai tidak beroperasi dan  hanya angker di areal kolam pelabuhan Padang Bai.
 
Dari pantauan koran ini di Dermaga Rakyat tersebut, Minggu (12/4) kemarin, areal dermaga yang dulunya dipadati ribuan wisatawan asing yang akan menyebrang menggunakan jawa penyebrangan kapal cepat atau Fast Boat, kini nampak lengang tanpa ada satupun aktifitas. Hanya nampak beberapa nelayan yang masih aktif melakukan aktifitas melaut untuk mencukupi nafkah keluarga mereka ditengah Pandemic Covid-19 ini.
 
Situasi sedikit berbeda nampak di dermaga ferry Padang Bai, kendati penumpang pejalan kaki atau penumpang reguler mengalami penurunan drastis hingga 54 persen lebih, namun aktifitas bongkar muat kapal masih berlangsung normal dengan pengawasan ketat dari Satgas Covid-19 Karangasem bersama petugas dari KSOP Padang Bai, petugas kesehatan Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan, Kepolisian dan TNI.
 
Saat ini arus penyebrangan di Padang Bai lebih didominasi oleh truk barang, hanya satu dua kendaraan pribadi seperti sepeda motor mapun rida empat yang menyebrang atau tiba di Padang Bai. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, kepada koran ini membenarkan jika saat ini aktifitas penyebrangan kapal cepat dari dan menuju Gili Trawangan, Lombok, di Dermaga Rakyat Padang Bai ditutup sementara.
 
 “Sejak 7 Maret lalu sampai saat ini hampir seluruh kapal cepat atau Fast Boat di Dermaga Rakyat Padang Bai belum beroperasi lagi,” tegas Eka Suyasmin. Pun demikian dengan kapal cepat tujuan Nusa Penida maupun Nusa Lembongan juga belum ada yang beroperasi. Artinya di Pelabuhan Rakyat sudah nyaris tidak ada aktifitas apa-apa alias sunyi. Kendati demikian pihaknya terus mengawasi seluruh aktifitas pelayaran di Kabupaten Karangasem selama terjadinya wabah Covid-19 ini. 
wartawan
Husaen
Category

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.