Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Edi Panen Perdana Komoditi Serai di Desa Berembeng, Selemadeg

Bali Tribune / Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, bersama Perbekel dan Kelompok Serai Wangi dan OPD terkait, melakukan panen perdana tanaman Serai Wangi, di Desa Berembeng, Selemadeg, Tabanan, Kamis (22/4).

balitribune.co.id | Tabanan – Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, bersama Perbekel dan Kelompok Serai Wangi juga OPD terkait, melakukan panen perdana tanaman Serai Wangi, di lahan pertanian atau kebun bibit milik KWT.  Sari Kencana yang terletak di wilayah Desa Berembeng, Selemadeg, Tabanan, Kamis (22/4).

Sekaligus pada kesempatan itu, Wabup Edi melakukan dialog bersama Perbekel dan para anggota kelompok serta masyarakat Berembeng yang bergerak dalam pembudidayaan tanaman Serai Wangi tersebut di kantor Perbekel Desa Berembeng.

Dalam dialog tersebut terungkap bahwa komoditi tanaman serai wangi di Berembeng saat ini sudah mencapai 26.000 tanaman, yang ditanam di lahan seluas kurang lebih 2 hektar, bibitnya diusahakan oleh setiap anggota kelompok dan dari bantuan dana desa.

“Kemudian dari penanaman awal kami mulai dari enam bulan yang lalu dan merujuk dari informasi PT. Minyak Telon, dan sekarang tanaman sudah siap panen Pak,” beber Perbekel Berembeng I Nyoman Widastra saat berdialog dengan Wabup Edi.

Ia menambahkan, dalam perawatan tanaman ini dikatakannya cukup mudah, yaitu dengan Cuma menanam sekali kemudian bisa panen selama 8 tahun. Kedepannya Ia berharap pihaknya mendapat bantuan alat penyulingan dari Pemkab Tabanan, sehingga tanaman Serai Wangi ini bisa dioptimalkan agar memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami kedepan, kami mampu menjual cairan yang dihasilkan bukan hanya menjual daun serainya saja, sehingga ada inovasi baru untuk pengembangan dan pendapatan lain dari usaha kami selain padi,” harap Widastra.

Menanggapi penjelasan dan aspirasi dari Perbekel Berembeng, Wabup Edi menjelaskan, sangat bangga melihat potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Tabanan, terutama yang ada di Kecamatan Selemadeg yang salah satunya itu adalah Serai Wangi ini.

“Ini sangat luar biasa. Tentunya Pemda Tabanan melalui Saya selaku Wakil Bupati dan Bupati Pak Komang Gede Sanjaya, baru dilantik satu setengah bulan sampai saat ini. Dan Saya melihat keseluruhan potensi kita adalah pertanian dan sangat-sangat berpotensi,” ujarnya.

Maka dari itu, dikatakannya pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan serta mengoptimalisasi potensi tersebut. Apalagi dalam penanaman serai ini perawatannya tidak ribet dan bisa ditanam di daerah panas, menurutnya tanaman ini kedepannya bisa dikembangkan di Kabupaten Tabanan.

Untuk itu, Ia meminta kepada seluruh Kelompok dan masyarakat yang tergabung dalam kelompok-kelompok Serai Wangi tersebut agar intens membudidayakan tanaman tersebut, sehingga tidak hilang ditengah jalan. Ia juga menekankan agar selalu melakukan sinergi baik untuk berkoordinasi dan juga selalu berkomunikasi dengan pemerintah.

Dikataknnya juga secara kualitas sangat bagus, saat Wabup Edi melihat cairan yang dihasilkan dari tanaman serai wangi Berembeng tersebut dan sangat bisa dijadikan daya saing di pasar internasional kedepannya. Dan apalagi Ia mempunyai latar seorang pebisnis, untuk itu Ia sangat meyakini hal tersebut.

Cuma dalam pengemasan atau didalam membranded dikatakannya harus teerlihat menarik. Karena menurutnya percuma kalau kualitas bagus namun didalam pengemasannya asal-asalan. Untuk itu, Ia minta perkuat sinergi dengan pemerintah dan bersama-sama membangun sekaligus mengembangkan komoditi serai wangai di Tabanan.

“Apalagi di Tabanan kita akan rancang Rumah Sakit Usadha nanti, kemarin kita sudah rapat, di salah satu Rumah sakit kita di Nyitdah yang tanahnya luas, salah satu disana akan dibangun Usadha Bali. Salah satunya, produk Serai Wangi ini bisa masuk didalamnya. Kearifan lokal Bali kearifan lokal Tabanan ini harus terus kita bangun,” imbuh mantan anggota DPRD Tabanan itu.

wartawan
I Komang Artajingga
Category

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kontingen TP PKK Kabupaten Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Seekor Ayam dan Harga Sebuah Nyawa

balitribune.co.id | "Seekor ayam mungkin hanya bernilai ratusan ribu rupiah. Namun, ketika seekor ayam dibayar dengan hilangnya satu nyawa manusia, sesungguhnya yang paling mahal bukanlah ayam itu, melainkan lunturnya kemanusiaan, runtuhnya penghormatan terhadap hukum, dan pudarnya nilai Tat Twam Asi yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Bali."

Ketika Amarah Mengalahkan Kebijaksanaan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.