Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Sanjaya Ajak Krama Berteh, Selalu Lestarikan Tradisi, Adat dan Budaya Bali

HADIRI - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Ngaben Masal di DP. Berteh, Desa Perean Tengah, Baturiti, Jumat (6/7).

BALI TRIBUNE - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, saat menghadiri Ngaben Masal di DP. Berteh, Desa Perean Tengah, Baturiti, Jumat (6/7). Dirinya mengatakan bahwa masyarakat Tabanan adalah masyarakat yang agraris, di dalam membangun pasti berlandaskan semangat gotong-royong dan itu merupakan hal yang sangat luar biasa. "Perlu saya sampaikan, mayoritas masyarakat titiang adalah masyarakat agraris. Ritatkala ngewangun, pasti atas semangat gotong royong. Itu yang membuat Saya semangat turun ke masyarakat. Karena hal ini sangat luar biasa dan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Tabanan yakni menuju Tabanan yang Serasi," jelasnya. Orang nomer dua di Tabanan itu juga menjelaskan bahwa akhir-akhir ini, Ngaben masal sangat populer di kalangan masyarakat Bali, khususnya di Tabanan. Hal itu menandakan, pemahaman masyarakat tentang Ngaben Masal sudah sangat bagus. Dulu sangat jarang masyarakat melakukan hal seperti ini. "Karena sekarang kehidupan kita bisa dibilang sangat kompleks. Namun kita tetap bisa mempertahankan tradisi, adat dan budaya melalui Ngaben ini. Pemerintah akan selalu mensuport dan mengapresiasi kegiatan yang mengutamakan kelestarian tradisi adat dan budaya kita", jelas Wabup yang akrab disapa Pak Komang tersebut. "Kedepan mari kita bersama-sama, tetap melestarikan tradisi, adat dan budaya yang diwariskan oleh leluhur kita ini", sambungnya. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Banjar, Banjar Berteh tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPR RI asal Marga I Made Urip, Camat Baturiti, Perbekel Perean Tengah, Manggala adat se-Perean Tengah serta tokoh masyarakat setempat. Ngaben Masal (Pitra Yadnya) ini puncaknya dilaksanakan pada hari Minggu, (10/7), mengambil tingkat Upacara Sawa Preteka. Diikuti oleh 21 sawa dan 23 ngelungah, dikenakan biaya masing-masing Rp. 10 juta untuk sawa dan Rp 2,5 juta untuk ngelungah, jelas ketua panitia acara I Wayan Gandra. Dia juga menjelaskan bahwa selain Ngaben Masal juga akan dilaksanakan upacara Manusa Yadnya yakni Metatah Masal pada rahina Tilem, Selasa (12/7) mendatang, jelasnya.  

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.