Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Suiasa Pimpin Rapat Review Kinerja Penurunan Stunting

Bali Tribune/ STUNTING - Wabup Ketut Suiasa selaku Ketua TPPS Kabupaten Badung memimpin rapat koordinasi review kinerja penurunan stunting di Kabupaten Badung tahun 2022 di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung, Senin (28/11).



balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Badung memimpin rapat koordinasi review kinerja penurunan stunting di Kabupaten Badung tahun 2022 di ruang pertemuan rumah jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung, Senin (28/11). Turut hadir Kadis Kesehatan Badung dr Made Padma Puspita, Kadisdukcapil AA Ngurah Arimbawa dan instansi terkait selaku anggota TPPS Badung.

Dari review tersebut terungkap perkembangan kasus stunting di Badung mengalami penurunan. Bila di tahun 2021 sebesar 8,7%, sementara hingga Oktober 2022 turun menjadi 4,4%.

Dalam arahannya Wabup Suiasa menyebutkan, bahwa review ini sebagai upaya penilaian terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pencegahan dan penurunan stunting selama satu tahun terakhir di Badung. Review ini dilakukan guna membandingkan antara rencana dan realisasi capaian output (target kinerja), capaian outcome, penyerapan anggaran dan kerangka waktu penyelesaian. Selain itu, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pencapaian target kinerja output dan outcome serta merumuskan tindak lanjut perbaikan agar target kinerja dapat dicapai pada tahun berikutnya.

"Kami tugaskan semua anggota tim agar kedepan kita lebih kreatif dan inovatif mulai dari sosialisasi hingga ketepatan program dan proporsional memposting anggaran," jelas Suiasa.

Menurutnya, program kegiatan yang telah dilakukan Satgas TPPS Badung di tahun 2022 ini cukup baik, karena dapat menekan angka stunting di Badung. Perkembangan kasus stunting berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sampai tanggal 18 Oktober 2022 ini, kasus stunting di Badung mencapai 4,44%. Jumlah ini turun cukup signifikan dari tahun 2021 sebesar 8,7%.

"Dengan kondisi sekarang yang cukup kondusif, kami optimis angka 4,44% tersebut sampai Desember ini bisa kita turunkan lagi. Meskipun kita mempunyai tantangan dari segi demografi, mobilitas dan pertumbuhan penduduk begitu tinggi di Badung. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh anggota tim sudah bekerja keras untuk menangani stunting di Badung," ujarnya.

wartawan
ANA
Category

Amed Jukung Race, Perhelatan Perahu Layar Tradisional yang Memikat

balitribune.co.id | Amlapura - Selain terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya yang berada di bawah lembah, nelayan di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, juga memiliki event tahunan yakni Amed Jukung Race. Lomba perahu layar tradisional yang digelar setiap hari kemerdekaan RI ini menjadi event yang paling dinanti wisatawan asing.

Baca Selengkapnya icon click

Pura Puseh Desa Adat Dadia di Babahan Kemalingan, Ribuan Uang Kepeng Raib

balitribune.co.id | Tabanan – Pura Puseh Desa Adat Dadia di Banjar Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kemalingan. Ribuan pis bolong atau uang kepeng yang ada di pura itu raib.

Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/8) siang. Saat itu, prajuru desa adat dan Pura Puseh sedang melakukan persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Prospek Ekonomi Menjanjikan, Peternakan Sapi dan Kambing Terus Dikembangkan

balitribune.co.id | Negara - Sebagai daerah agraris, sektor peternakan juga menjadi sektor ekonomi potensial di Kabupaten Jembrana. Ternak yang prospektif untuk dibudidayakan adalah sapi kambing. Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong produktifitas peternak sapi dan kambing sekaligus menggenjot perluasan pertanian organik.

Baca Selengkapnya icon click

Kekurangan Data Pendukung dari Eksekutif, Pembahasan 8 Ranperda di DPRD Bangli Tertunda

balitribune.co.id | Bangli -  Hingga pertengahan Agustus ini sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masuk dalam program pembentukan perda (propemperda) belum juga dibahas DPRD Bangli. Hal tersebut karena adanya kekurangan  data pendukung dari eksekuitif selaku pengusul. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bangli. I Ketut Suastika pada Rabu (20/8). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.