Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Cok Ace Berharap Bali Bisa Dijadikan Laboratorium Perfilman Dunia

Bali Tribune/ AUDIENSI - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Sabtu (23/2) di The Royal Pita Maha-Ubud berkesempatan menerima audensi salah satu sutradara muda asal Indonesia yang kariernya sudah mendunia, adalah perempuan yang juga atlet wushu Indonesia asal Blitar Livi Zheng.

Bali Tribune, Gianyar - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Sabtu (23/2) di The Royal Pita Maha-Ubud, berkesempatan menerima audensi dari salah satu sutradara muda asal Indonesia yang kariernya sudah mendunia, adalah perempuan yang juga atlet wushu Indonesia asal Blitar Livi Zheng. Audensi tersebut terkait film karya Livi Zheng berjudul “Bali: Beats of Paradise” yang masuk seleksi nominasi Oscar. Dalam kesempatan itu, Livi Zheng yang merupakan sutradara dari film tersebut menyampaikan bahwa selama ini banyak film-film Hollywood yang menyelipkan gamelan sebagai pengiring dari adegan film, seperti film Avatar, TV seri Star Trek sampai game Nintendo Mario Bros. Namun tidak banyak dari masyarkat dunia yang mengetahui asal-usul dari gamelan.”Untuk itu saya tertarik mengangkat gamelan dan Bali sebagai inspirasi dari satu karya film saya, karena saya ingin memberitahukan kepada dunia bahwa gamelan itu berasal dari Indonesia”, tutur perempuan yang pernah berkecimpung sebagai stuntwoman itu. Lebih lanjut, Livi menceritakan Terkait film “Bali: Beats of Paradise” itu sendiri, mengisahkan perjalanan hidup Nyoman Wenten, seniman gamelan yang tinggal di Los Angeles. Wenten dikenal juga sebagai pengajar etnomusikologi di UCLA dan Herb Alpert School of Music, serta CalArts School of Music. Film itu juga mengupas persinggungan Wenten dengan gamelan sejak kecil di Bali, yang membawanya melanglang buana. Wenten kemudian bekerjasama  dengan musisi Judith Hill yang sebelumnya kontestan The Voice dan pemenang Grammy-Award. Bersama Judith Hill, Nyoman Wenten menggabungkan gamelan dan tari Bali dengan musik funk dalam musik “Queen of the Hill”. “Bali: Beats of  Paradise” sudah diputar di bioskop-bioskop Amerika mulai 16 November, selain itu, film ini juga akan diputar di biosop-bioskop Korea Selatan pada bulan April dan Bali sendiri mendapat kesempatan tayang perdana pada bulan Juli 2019 mendatang. Menanggapi hal itu, Wagub Cok Ace memberikan apresiasi terhadap hasil karya yang digagas oleh Livi Zheng, yang pada kesempatan tersebut menayangkan trailernya secara sederhana lewat sebuah laptop yang sengaja dibawa oleh Livi Zheng. Ia juga berterimakasih sudah mengambil Bali sebagai objek dari film tersebut. Ia berharap kedepannya semakin banyak produser dan sutradara-sutradara film dunia yang melirik Bali sebagai tempat pengambilan gambar ataupun mengangkat cerita dari Bali itu sendiri dan kemudian Bali dapat dijadikan Laboratorium Perfilman Dunia. Disamping itu, di antara trailer film yang dipertontonkan kepada Cok Ace yakni Bali: Beats of Paradise, Blitar dan film action yang berjudul Insight yang juga sempat diproduksi oleh Livi Zheng di negeri Paman Sam, dimana Cok Ace  sangat terkesan dengan karya Livi, sekaligus meminta Livi agar terus menggali film dokumenter yang berkisah tentang Indonesia, karena menurutnya film salah satu sarana ampuh untuk memperkenalkan Indonesia dan keragaman budayanya di dunia internasional.

wartawan
release
Category

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Gotong Royong Semesta Berencana Tanam Pohon dan Bersih Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Kegiatan Gotong royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Bersih Sampah kembali dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Kelurahan Tanjung Benoa, pada Minggu (30/11). Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon Mangrove dan bersih sampah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel kesiapan pasukan.

Baca Selengkapnya icon click

Pedas! Harga Cabai Rawit Tembus Rp 75 Ribu per Kilo di Pasaran Pascakuningan

balitribune.co.id | Amlapura - Usai Hari Raya Kuningan, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Karangasem melonjak drastis. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga cabai rawit saat ini sudah menyentuh Rp. 75.000 perkilo untuk kwalitas super, sementara untuk cabai campuran dijual  sebesar Rp. 65.000  perkilo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.