Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Cok Ace Yakin LPD di Bali Bisa Tetap Eksis di Era Digital

HUT LPD - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan selamat kepada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali yang menginjak usia 34 tahun saat menghadiri acara HUT LPD Bali ke-34 di Balai Budaya Gianyar, Minggu (25/11).

BALI TRIBUNE -  Wakil Gubernur Bali Tjokorda Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan selamat kepada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali yang menginjak usia 34 tahun. Ia berharap LPD bisa semakin maju dan eksis di masyarakat Bali. Harapan ini disampaikannya saat menghadiri acara HUT LPD Bali ke-34 di Balai Budaya Gianyar, Minggu (25/11). Pria yang akrab disapa Cok Ace ini mengatakan LPD sudah memberikan kontribusi yang bagus di Bali, khususnya untuk anggota LPD. “Terutama untuk UKM-UKM ketika ada yang sulit mengakses Bank-Bank resmi, inilah (LPD) tempatnya,” kata mantan Bupati sekaligus pembina LPD Kabupaten Gianyar ini. Oleh sebab itu Cok Ace mengatakan LPD ke depan masih sangat relevan dan diperlukan sebagai penggerak roda perekonomian di Bali. Terkait dengan era digitalisasi yang kini merambah dunia keuangan, Cok Ace mengatakan perlu peningkatan sumber daya manusia di dalam LPD agar bisa mengikuti perkembangan jaman. “Kalau dari software atau hardware tidak masalah, sumber daya manusianya yang harus ditingkatkan,” ujarnya. Pemerintah Provinsi menurutnya akan mendorong perkembangan desa pakraman melalui pembinaan dan pemberian fasilitas-fasilitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat termasuk LPD. Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan mengatakan acara HUT ini diantaranya untuk mengingat kembali lahirnya LPD di Desa Pakraman. Selain itu sebagai ajang memupuk kebersamaan pengurus LPD. Ia menyebut LPD telah menunjukkan eksistensi sebagai lembaga keuangan di Desa Pakraman. Ia berharap pemerintah melakukan penguatan LPD melalui penguatan Perda dan Pergub yang mengatur tentang keberadaan LPD. Berdasarkan data, per oktober 2018, ada 1433 LPD di Bali, dengan jumlah karyawan lebih dari 7900 orang dan total aset mencapai 21,5 trilyun rupiah. Acara HUT LPD dimeriahkan dengan acara jalan sehat, pemotongan tumpeng dan undian berhadiah. Wagub Cok Ace berkesempatan mengambil undian berhadiah untuk para pemenang. Tampak hadir Sekda Gianyar Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, Kepala Biro Ekbang Setda Provinsi Bali I Nengah Laba, Dirut PT. Jamkrida Bali Mandara Ketut Widiana Karya dan pengurus LPD se-Bali.

wartawan
Release
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.