Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Sudikerta Imbau “Rare Angon” Disiplin

lomba layang-layang
Wagub Sukerta saat pembukaan Lomba Layang-Layang Mel Tanjung Kite’s Festival VIII Tahun 2016, di Pantai Mertasari Denpasar.

Denpasar, Bali Tribune

Para penggemar permainan layang layang yang di Bali biasa disebut dengan ‘rare angon’ diminta memaknai setiap ajang perlombaan layang-layang dengan menunjukkan sikap disiplin, peduli terhadap lingkungan dan yang paling penting mampu mengendalikan diri dalam setiap tindakan sehingga muncul sifat tenggang rasa dan saling menghormati sesama pelayang maupun dengan orang lain.

“Bagi seorang pelayang persatuan dan kedisiplinan merupakan faktor pendukung dalam keberhasilan menaikan layang-layang. Terlebih saat ini lahan untuk menaikan layangan semakin berkurang, sehingga membutuhkan strategi khusus dalam menaikan layangan tanpa mengabaikan kepentingan umum dan menjaga solidaritas dalam masyarakat,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Bali Ketut Sudikerta saat membuka Lomba Layang-Layang Mel Tanjung Kite’s Festival VIII Tahun 2016, di Pantai Mertasari Denpasar, Sabtu (20/8).

Selain itu, Sudikerta mengimbau penggemar layang-layang di Bali khususnya yang ada di banjar-banjar dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam bentuk hasil karya yang diikut sertakan dalam lomba ini tanpa meninggalkan ketradisionalannya.

Ketua Panitia Lomba Mel Tanjung Kite’s Festival, I Wayan Mariana Wandira mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terhadap penyelenggaraan kegiatan yang bertujuan melestarikan layang-layang tradisional dan seni budaya Bali sehingga terwujud kreativitas serta inovasi baru.

Wayan Wandira menambahkan, pelaksanaan lomba kali ini mengambil tema: ‘Melayangan Simbol Keseimbangan dalam Dinamika Perbedaan’, dengan beberapa jenis layang-layang yang dilombakan dari jenis layang-layang tradisional seperti ‘bebean’, ‘pecukan’, ‘janggan’ dan ‘janggan buntut’ serta dari kreasi layang-layang kreasi baru yang diikuti peserta kategori anak-anak dan dewasa, berlangsung 20-21 Agustus 2016 sebanyak 1435 layangan.

Melihat antusiasme para rare angon dalam mengikuti kegiatan tersebut, Wandira berharap akan menumbuhkan kecintaan para generasi muda terhadap permainan tradional ditengah arus globalisasi dan teknologi modern saat ini.

wartawan
redaksi
Category

Hari Anak Nasional, Astra Motor Bali dan Polres Badung Edukasi Safety Riding di SDN 3 Sibang Gede

balitribune.co.id | Mangupura - Menyambut peringatan Hari Anak Nasional 2026, Astra Motor Bali, selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Bali, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara sejak dini.

Baca Selengkapnya icon click

Berawal dari Laporan Orang Tua, Polres Klungkung Ringkus Pelaku Tindak Pidana Perlindungan Anak

balitribune.co.id I Semarapura - Satreskrim Polres Klungkung berhasil mengamankan seorang pria berinisial ACW alias Putra (39), warga asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pelaku diamankan atas dugaan tindak pidana perlindungan anak yang mengakibatkan korban, seorang anak perempuan berusia 11 tahun, kini dalam kondisi hamil.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piala AFF 2026, Indonesia Bidik Kemenangan Lawan Kamboja di Laga Perdana

balitribune.co.id I Gianyar - Timnas Indonesia bertekad mengalahkan Kamboja pada laga perdana Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat pada Senin (27/7/2026). Tekad tersebut disampaikan salah seorang skuad Timnas Garuda, Jordi Amat ditemui saat pemusatan latihan di Gianyar, Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Anak Nasional, Bandara Ngurah Rai Hadirkan Rangkaian Program Edukasi

balitribune.co.id I Kuta - Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada Kamis (23/7/2026), PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melalui program 'InJourney Community Care' menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan anak-anak di sekitar kawasan bandara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.