Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wakil Ketua MPR RI Haji Mohamad Mozaini, Tertarik Heroisme Perjuangan Puputan Klungkung

TERTARIK - Wakil Ketua MPR RI H. Moh. Mozaini tertarik denga diaroma Pengadilan bersejarah Kerajaan Klungkung tempo dulu di Kertagosa.

BALI TRIBUNE - Wakil Ketua MPR RI H.Mohamad Mozaini didampingi Stafnya mengunjungi Kabupaten Klungkung, Jumat (1/6), diterima Nyoman Suwirta dan Made Kasta. Sekitar pukul 14.20 Wita rombongan langsung mengunjungi diaroma bersejarah Monumen Puputan Klungkung.  Di tempat ini Mozaini terkesan dengan perjuangan bersejarah Raja Klungkung bersama rakyat Klungkung dalam mengusir penjajah Belanda dari bumi Klungkung ini. Puas ditempat tersebut sekitar 15 menit kemudian rombongan mengunjungi Peradilan di zaman kerajaan Klungkung dibanguna Kerta Gosa. Mendapatkan penjelasan dari guide Kerta Gosa tampak Mozaini begitu tertarik akan obyek bersejarah pengadilan oleh Raja di Kerajaan Klungkung tempo dulu. Beranjak dari tempat peradilan di Kerta Gosa rombongan Mozaini lalu meneruskan mengunjungi Bale Kambang yang juga ada dikawasan Kerta Gosa, Klungkung. Oleh Guide diceritakan gambar gambar relief  yang terpampang dilangit langit bangunanBale Kambang yang bercerita tentang arwah manusia yang mendapatkan hukuman dari penguasa Neraka  setelah manusia meninggalkan dunia fana ini. Mozaini terkesan dengan penjelasan guide terkait hukuman pada roh jika selama hidupnya sering berbuat melanggar hukum mapun berbuat yang tidak baik. Rombongan Mozaini kemudian meneruskan meluncur ke Museum Semarajaya, Klungkung.Ketika ditanya maksud kunjungannya ke Klungkung Wakil Ketua MPR RI H. Moh. Mozaini menyatakan bahwa dirinya datang ke Klungkung semata-mata tertarik dengan nilai kepahlawanan rakyat Klungkung saat perang puputan Klungkung yang lalu. “ Saya mengecek situs dari kerajaan lama di Klungkung dari keasliannya sehingga saya perlu melihat perkembangan langsung dari keberadaan kerajaan Klungkung dimana kerajaan Klungkung memiliki herohisme yang cukup tinggi  yang begitu penting di masanya,” ujarnya. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.