Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wakil Rektor III ITB STIKOM Bali Tantang Mahasiswanya Ciptakan Alat Deteksi Covid-19

Bali Tribune / Ketua HIPMI Kampus ITB STIKOM Bali Gede Hendri Mahardika Wicaksana mengibarkan panji HIPMI Kota Denpasar.
balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Inovasi ITB STIKOM Bali I Made Sarjana menantang para mahasiswanya untuk menciptakan sebuah alat deteksi sebaran Covid-19. sekaligus sebagai jalan untuk merintis sebuah bisnis di tengah pandemi covid-19.
 
"Dalam situasi pandemi Covid-19 ini cobalah Anda ciptakan sebuah alat yang bisa taruh di jam tangan atau di saku, saat kita berdekatan dengan orang terpapar Covid-19,  alat itu langsung berbunyi sehingga kita bisa menghindarinya. Itu peluang bisnis besar," tantang Sarjana ketika memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kampus ITB STIKOM Bali di aula kampus tersebut, Sabtu (4/9).
 
Sarjana memberi contoh sebuah alat yang dipasang di loby ITB STIKOM Bali. "Begitu kita letakan di tangan,  cairan sanitizer keluar dan muncul angka suhu tubuh. Nah coba kalian bikin alat lain untuk deteksi orang Covid-19," kata Sarjana. 
 
Lihat foto: Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Inovasi, I Made Sarjana
Menurut Sarjana, di era teknologi informasi atau information technology (IT) dewasa ini telah banyak melahirkan banyak orang kaya dan itu bukan hal yang luar biasa. 
 
"Sebagai mahasiswa IT kalau Anda menjadi kaya,  bukan hal yang luar biasa.  Tapi Kalau Anda hidup miskin. itulah yang luar biasa. Lihatlah orang kaya dewasa ini, kebanyakan pengusaha IT. Maka kalau Anda mahasiswa IT lalu hidup miskin, itulah yang luar biasa. Itu berarti Anda gagal mengembangkan diri," tantang Sarjana.  
 
Mengenai pembentukan HIPMI di perguruan tinggi, kata Sarjana, itu sudah diwacanakan sejak lima tahun lalu, dan pada akhirnya baru terwujud sekarang. "Terbentuknya HIMPI ITB STIKOM Bali merupakan yang paling membanggakan di bulan ini," ungkpanya. 
 
Made Sarjana ini berharap, para pengurus HIPMI Kampus ITB STIKOM Bali dapat memanfaatkan momentum ini untuk memulai sebuah bisnis rintisan (startup). Dikatakan, gerakan 1.000 wirausahawan muda ITB STIKOM Bali yang dicanangkan sejak lima tahun lalu dan diresmikan oleh AA Puspayoga, Menteri Koperasi dan UMKM kala itu, akhirnya terjawab oleh Presiden RI Joko Widodo yang juga mencanangkan 10.000 startup. "Ini sejalan dengan program ITB STIKOM Bali. Terwujud harapan dan impian kita," kata Made Sarjana yang juga sebagai pembina HIPMI Kampus ITB STIKOM Bali.
 
Sarjana menjabarkan, 10 persen dari wisudawan ITB STIKOM Bali diresmikan menjadi wirausahawan muda. "Jadi setiap kali wisuda, kita tidak hanya melepas sarjana, tetapi juga melepas wirausaha muda ITB STIKOM Bali. Negeri kita ini butuh barisan pengusaha," tandasnya.
 
Menurut Made Sarjana, banyak orang hanya duduk diskusi dan merencanakan sebuah bisnis berjam-jam, berhari-hari tetapi tidak ada aksi.  "No action, not happen," tegasnya. 
 
Sebelumnya, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Denpasar, Dewa Gede Ngurah Wirayuda saat melantik Pengurus HIPMI Perguruan Tinggi ITB STIKOM Bali, mengatakan HIPMI ITB STIKOM Bali adalah HIMPI kampus ke-11 dibentuk di Bali, terbanyak di Kota Denpasar.  Disebutkan, HIMPI kampus ini digulirkan oleh Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat  (BPP) HIPMI) periode 2015–2019, yang pada 28 April 2021 lalu dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi Menteri Investasi. 
 
"ITB STIKOM Bali sangat kami idam-idamkan sejak dulu (untuk membentuk HIPMI kampus). Dan ini merupakan gagasan dari Ketua Umum kami sebelumnya, sejak tahun 2015. Beliau ingin HIPMI memiliki regenerasi terbaik sehingga tidak susah mencari ketua umum. Karena sudah ada di perguruan tinggi," ungkap Dewa Gede Ngurah Wirayuda.
  
Dikatakan, masa jabatan HIPMI di perguruan tinggi hanya satu tahun. "Di Bali diharapkan ada HIPMI perguruan tinggi di kabupaten/kota. Namun karena tidak semua ada kampus, jadi Denpasar yang paling berkembang," ujarnya. 
 
Kepada pengurus HIPMI ITB STIKOM Bali, Wirayuda meminta agar melakukan kolaborasi dan menggunakan networking yang dimiliki. "Dalam Denfest (Denpasar Festival-red) nanti, HIPMI akan disediakan tempat untuk memamerkan produknya," ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua HIPMI ITB STIKOM Bali yang baru dilantik, Gede Hendri Mahardika Wicaksana mengatakan, sebagai organisasi maka langkah awal yang dia lakukan adalah membangun fondasi organisasi terlebih dahulu ini. 
 
"Tujuan organisasi kami yakni mensupport ITB STIKOM Bali dalam menciptakan seribu pengusaha muda. Namun tujuan itu untuk jangka panjang," ujar mahasiswa dari Prodi Sistem Informasi ini seraya mengatakan, terbentuknya organisasi ini akan mengakselerasi tujuan 1000 pengusaha muda tersebut.
 
Untuk saat ini, lanjut dia, fokus membangun relasi yang didahului dengan membangun pondasi. "Dalam membangun bisnis itu, fondasi yang paling penting," ujar pemuda berusai 20 tahun yang sebelumnya dalam sambutanya melontarkan tagline motivasi 'Muda, Sukses, dan Kaya'.
 
Kepala Inkubator Bisnis ITB STIKOM Bali Dedy Panji Agustino berharap, HIPMI ITB STIKOM Bali dapat menggairahkan bisnis yang ada di kampus ini.  Jaringan dan ekosistem yang telah dimiliki semakin kuat, karena sudah ada organisasi yang kuat bagi mahasiswa. Baik yang sudah punya usaha, maupun yang mempunyai passion di bidang usaha. "Dengan demikian, target kita dalam mencetak wirausaha muda yang baru itu bisa tercapai," harapnya. 
 
Dia menambahkan, di ITB STIKOM Bali sendiri telah ada beberapa pengusaha muda yang baru mulai merintis (startup) maupun yang sudah berjalan. "Tentunya dengan adanya organisasi ini, kita akan lakukan pengembangan-pengembangan," tandasnya.
wartawan
RED
Category

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran Hantam Desa Adat Sade, Ratusan Pelaku Pariwisata Terdampak

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata memastikan pemulihan pascakebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu dilakukan secara terkoordinasi. Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana menggelar Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Daerah NTB, Forkopimda, Poltekpar Lombok, dan stakeholder ekosistem pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.