Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Walikota Denpasar Siap Gandeng ITB STIKOM Bali Tumbuhkan Digital Startup

Bali Tribune/Dari kiri: Dr Ferri Ramadha dari Direktorat Kawasan Sains & Teknologi, Kementerian Ristek Dikt Drs. Ida Bagus Dharmadaksa, M.SI., Ak., Walikota Denpasar Ida Bagas Rai Dharmawijaya Mantra, SE., M.Si dan Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Heramwan.
balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE., M.Si menawarkan co-working space bagi startup binaan Inkubator Bisnis ITB STIKOM Bali. Co-working space berlokasi di kompleks perkantoran Niti Praja Lumintang, Denpasar, itu akan mulai beroperasi pada bulan Desember 2019 mendatang. 
 
Hal itu dikatakan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra ketika tampil sebagai keynote speakers sekaligus membuka Focus Group Discussion and Business Matching yang digelar oleh Inkubator Bisnis ITB STIKOM Bali di Seminyak, Kuta, Selasa (23/09/2019).  
 
“Bulan desember nanti kami membangun co-working space sebagai bentuk komitmen dan dorongan kita terbentuknya enterpreneur baru dan startup baru di Kota Denpasar. Saya tawarkan ITB STIKOM Bali menggunakannya,” kata Walikota Rai Mantra-akrab dipanggil begitu.
 
Menurut Walikota Denpasar Rai Mantra terbentuknya startup tanpa dukungan ekosistem maka akan sulit berkembang. Apalagi di di Bali, katanya,  bisnis digital masih bersifat side business.
 
“Teman-teman di perguruan tinggi bertugas untuk menginkubasi karena mempunyai ilmu dan massa (mahasiswa) di sana dan perlu ada link and match. Sehingga tugas pemerintah adalah pemberdayaan startup. Jadi harus bersyukurlah ITB STIKOM Bali sudah melakukan hal ini. Berikutnya kita harus mencari end user (konsumen), juga funding,” terang Walikota Rai Mantra.
 
Pembicara berikutnya Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Badung I Wayan Suambara, SH., MM mengatakan, pada prinsipnya pemerintah bertugas mensejahterakan masyarakat termasuk mendukung pembinaan bisnis rintisan berbasis teknologi atau startup.  Sayang para ASN itu tidak semua melek bisnis digital. 
 
“Startup hanya tenar di kampus tapi belum di pemerintahan,” tukasnya. 
 
Suambara malam menantang ITB STIKOM Bali  segera menandatangani MoU agar pihaknya membangun gedung startup untuk ITB STIKOM Bali.
 
“Kapan tandatangan MoU supaya ajari kami tentang start up ini. Stikom mau kapan teken, kita biayai, jalan pak. Kami sepakat startup harus didorong,” tandas Wayan Suambara.
 
Penegasan Walikota Denpasar  dan Kepala Balitbang Kabupaten Badung itu langsung direspon oleh Ketut Kartika Tanjaya, Asosiasi Pengusaha Perangkat Lunak Indonesia (Aspeluki) Wilayah Bali. 
 
“Ekosistem sudah mendukung dan dibiayai seperti disampaikan pak walikota dan pak Suambara. Sekarang sudah ada inkubator, maka jadilah aktor setelah itu menjadi investor,” kata Ketut Kartika Tanjaya memotivasi generasi muda terjun sebagai pelaku startup.
 
Agar dikenal masyarakat luas, sebuah startup harus dipublikasikan, terutama di media mainstream. Itulah maka salah satu narasumber dalam FGD ini adalah Rofiki Hasan, wartawan TEMPO dan mantan Ketua Aliansi Jurnalis independen (AJI) Denpasar. 
“Saya melihat startup ini dari tiga hal. Ada kepentingan publik, ada nilai beritanya, ada nilai bisnisnya
 
Kepala Inkubator Bisnis ITB STIKOM Bali Panji Agustino, S.Kom., MMSI mengatakan, Focus Group Discussion ini bertujuan untuk mendiskusikan dan merumuskan rekomendasi strategi dalam menumbuhkan StartUp di Bali melalui lembaga Inkubator Bisnis serta meminta dukungan dari para stakeholders. 
 
“Sementara dalam acara busines matching besok, kami memprtemukan para tenant dengan stakeholder atau pengusaha dan lembaga keuangan. Dengan harapan para stakeholder melirik startup yang sudah berjalan untuk dikembangkan secara profesional bisnis agar berguna bagi masyarakat sekaligus mendukung ekonomi Bali dan Indonesia apada ummnya,” kata Panji Agustino,
 
Sebelumnya Dr. Ferri Ramadhan dari Direktorat Kawasan Sains & Teknologi, Kementerian Ristek Dikti menjelaskan, saat ini pihaknya menggelontorkan sejumlah anggran untuk dua inkubtor bisnis di Bali yakni di ITB STIKOM Bali dan Unhi Denpasar. 
 
“Untuk Inkubator Bisnis ITB STIKOM Bali ada 4 startup yang mendapat pendanaan dari Kemenristek Dikti sekitar  Rp 1,3 miliar,” ungkap Dadang Hermawan, Rektor ITB STIKOM Bali. (rsn)
wartawan
Redaksi
Category

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Buleleng Kucurkan Rp4,18 Miliar untuk 7 Partai Politik

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 7 partai politik di Kabupaten Buleleng telah menerima Bantuan Keuangan Partai Politik yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Pencairan bantuan tersebut dilaporkan sebagai bagian dari pelaksanaan ketentuan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan partai politik.

Baca Selengkapnya icon click

Truk Pasir Anjlok Lintangi Separuh Jalan, Perparah Kemacetan Lalin di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kemacetan lalu lintas  di Jalan Raya Sayan, Ubud, menjadi semakin parah, Rabu (3/6/2026) pagi. Kerena sebagian badan jalan terhalang truk pasir yang anjlok ban hingga rebah. Sementara kendaraan yang melintas harus berjalan pelan karena material pasir tumpah ke badan jalan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Kesehatan Karangasem Temukan 4.724 Orang Suspect TBC Sepanjang Tahun 2024-2026

balitribune.co.id I Amlapura - Penyebaran kasus Tuberkolosis atau TBC di Kabupaten Karangasem menjadi perhatian serius sejumlah kalangan, termasuk pemerintah daerah dan pusat. pasalnya banyak kasus tubekolosis yang yang tidak terdeteksi sehingga terlanjur menular ke orang sekitar yang terjangkit tuberkolosis itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click

Agen BRILink di Klungkung Akui Penjualan di Warungnya Ikut Terdongkrak

balitribune.co.id | Semarapura - Desi Hidayanti Damuri merupakan pemilik warung kecil di kawasan padat pekerja rantauan di Klungkung. Saat ini ia berusia 28 tahun dan telah menjadi Agen BRILink yang melayani traksaksi keuangan di sekitar tempat usahanya. Ia menuturkan, berawal dari transaksi harian yang hanya tiga sampai empat orang, kini layanan transfer dan tarik tunai di tempatnya bisa mencapai lebih dari 100 transaksi per hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.