Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Walikota Jaya Negara Ikuti Penilaian Final Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024

Bali Tribune / PEMAPARAN - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar, I Made Toya saat mengikuti pemaparan serangkaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024 di Jakarta pada Senin (2/12).

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengikuti pemaparan serangkaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024 di Jakarta pada Senin (2/12). Hal tersebut lantaran Pemerintah Kota Denpasar lolos menjadi finalis atau nominasi Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah. Berbagai inovasi dan program strategis turut dipaparkan, yakni bidang kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik dan daya saing daerah. 

Pemaparan tersebut turut menghadirkan dewan juri yaini Wakil Kepala Ombudsman RI, Bobby Hamzar Rafinus, Inspektur Jendral Kementerian Dalam Negeri, Rustam Mansur, dan Periset Senior Pusat Data, Priyatna. Tampak mendampingi Walikota Jaya Negara yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar, I Made Toya. 

Dalam paparannya, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan bahwa terdapat tigas aspek utama yang menjadi indikator penilaian apresiasi kinerja pemerintah daerah ini. Yakni yakni bidang kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik dan daya saing daerah. Dimana, secara umum ketiganya telah diimplementasikan oleh Pemkot Denpasar dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkelanjutan dan berkemanfaatan. 

Lebih lanjut dijelaskan, indikator kesejahteraan masyarakat sejalan dengan misi pertama pembangunan Kota Denpasar, yakni meningkatkan kemakmuran masyarakat Kota Denpasar. Hal tersebut diimplementasikan dengan peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat yang berkeadilan. 

"Untuk peningkatan kualitas pendidikan kami telah membangun 3 SMP Negeri baru, merehabilitasi dan renovasi ruang belajar, peningkatan kesejahteraan guru dan bantuan biaya pendidikan. Untuk kesehatan kita punya Aplikasi Sistem Informasi Ramah Ibu dan Anak serta Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat (Damakesmas), Pembangunan infrastruktut kesehatan, hingga bantuan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu," ujar Jaya Negara.

Selanjutnya, untuk indikator pelayanan publik sejalan dengan misi keempat yakni unggul dalam kualitas SDM, pemanfaatan teknologi dan inovasi nenuju keseimbangan pembangunan berbasis Tri Hita Karana. Hal ini telah diimplementasikan melalui program peningkatan Mall Pelayanan Publik Kota Denpasar, Inovasi Denpasar Prama Sewaka, digitalisasi pelayanan publik seperti Dukcapil Online, Pajak Digital, serta lainya. 

"Secara umum seluruh pelayanan publik di Kota Denpasar dapat di akses dari mana saja lantaran telah terintegrasi dan berbasis digitalisasi, Denpasar dalam satu genggaman dan tentunya memberikan kemudahan bagi masyarakat," ujarnya. 

Sedangkan untuk indikator daya saing daerah, Pemkot Denpasar juga telah mengimplementasikan program beasiswa, sertifikasi SDM Pariwisata, peningkatan peran dan fungsi Dharma Negara Alaya dan Graha Yowana Suci, Graha Nawasena for Better Life, Integrasi CCTV dan RPKD FM, peningkatan infrastruktur jalan, serta berbagai inovasi lainya yang memberikan kemanfaatan berkelanjutan bagi masyarakat. 

"Secara umum, Pemkot Denpasar telah memenuhi ketiga indikator yang dipersyaratkan, sehingga diharapkan selain mampu memberikan gambaran umum inovasi pembangunan di Kota Denpasar, juga secara berkelanjutan inovasi ini dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat," ujarnya. 

Sementara, Inspektur Jendral Kementerian Dalam Negeri, Rustam Mansur mengatakan bahwa apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah adalah ajang pemberian penghargaan kepada pemerintahan daerah yang memiliki kinerja terbaik pada tahun 2023. Ajang ini merupakan inisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Dikatakannya, untuk menjaga independensi, dalam penilaian ini melibatkan Dewan Juri yang berasal dari berbagai instansi dan keahlian, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PANRB, Ombudsman, BRIN, dan Media. Metode penilaian kinerja terdiri dari beberapa sumber, yaitu pertama data LPPD dari Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, kedua data indeks yang dirilis Kementerian/Lembaga, ketiga survei persepsi publik terkait kinerja pemerintahan daerah, dan insight dewan juri. Adapun 3 aspek penilaian dalam apresiasi ini, diantaranya aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan publik dan aspek daya saing daerah.

"Lingkup penilaian kinerja terdiri dari indikator makro dan indikator kinerja kunci yang menjadi alat ukur kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk menunjukkan keberhasilan suatu visi dan misi dalam penyelesaian isu strategis yang ada selama masa kerja," ujarnya. 

wartawan
HEN

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.