Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wamenkes RI Kunjungi Pustu Dauh Puri

Kunjungan
Bali Tribune / KUNJUNGAN - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Wamenkes RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus kala meninjau Pustu Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8/2026).

balitribune.co.id I Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR dan Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kemendagri, Dr. Elvin Elyas, S.Sos.,M.Si beserta jajaran ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8/2026).

Turut mendampingi di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. A.A. Ayu Agung Candrawati, M.Kes., Camat Denpasar Barat, I Putu Eka Pertama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi , perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dan undangan terkait lainnya. Hadir pula Kepala Puskesmas II Denpasar Barat dr. Ni Komang Suarjati dan Kepala Pustu Dauh Puri Made Ardani.

Pada kesempatan itu, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR meninjau sejumlah fasilitas layanan kesehatan yang ada di Pustu Dauh Puri. Layanan tersebut di antaranya Ruang Kesehatan Gigi dan Mulut, Ruang Kesehatan Ibu dan KB, Kelas Ibu Hamil, Ruang Kesehatan Anak dan Imunisasi, serta Ruang Damakesmas.

Usai melaksanakan peninjauan, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR memuji pelayanan yang ada di Pustu Dauh Puri. Pihaknya menyebut untuk sekelas Pustu, Pustu Dauh Puri memiliki pelayanan yang lengkap dengan standar yang baik.

"Lewat perbincangan saya dengan Bapak Wali Kota, saya mengetahui bahwa angka stunting di Bali merupakan salah satu yang terendah di Indonesia, yakni sekitar 8,2 persen, sementara angka nasional masih berada di 19,8 persen. Karena itu, saya datang ke sini untuk melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana di Bali bisa mencapai angka tersebut, serta strategi apa yang telah dilakukan sehingga nantinya dapat dibagikan dan diterapkan di daerah lain," ungkapnya.

Benjamin kemudian menyebutkan, hal di atas menunjukkan bahwa berbagai program dan intervensi yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat telah memberikan hasil yang sangat baik.

"Hal lain yang menurut saya sangat menakjubkan adalah Kota Denpasar memiliki sebuah terobosan yang sudah berjalan selama lebih dari tujuh tahun, yaitu Damakesmas. Terlebih lagi, layanan ini didukung dengan Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam," katanya.

Lebih lanjut, Benjamin mengatakan, terobosan yang dilakukan Pemkot Denpasar adalah hal yang luar biasa. Tidak hanya inovatif, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Model seperti ini sangat baik untuk dipelajari dan dikembangkan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat Kota Denpasar, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Untuk itu, pihaknya juga berharap pengalaman dan inovasi yang telah dilakukan Kota Denpasar ini dapat terus dipertahankan, dikembangkan, dan dibagikan kepada daerah lain. Hal ini dikarenakan setiap daerah memiliki inovasi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakatnya, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pelayanan publik.

"Saya kira, apa yang kita lihat di Denpasar hari ini menjadi contoh bahwa ketika pemerintah memiliki komitmen, inovasi, dan kolaborasi yang kuat bersama masyarakat, maka capaian yang luar biasa dapat diwujudkan. Semoga praktik-praktik baik dari Denpasar ini bisa direplikasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI ke Pustu Dauh Puri merupakan momentum penting untuk memperkenalkan dan berbagi pengalaman terkait berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang telah dijalankan di Kota Denpasar.

"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Menteri Kesehatan ke Pustu Dauh Puri. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui penguatan pelayanan kesehatan tingkat pertama," ucap Jaya Negara.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah bagaimana pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Untuk itu, Pemkot Denpasar terus mendorong penguatan Puskesmas Pembantu (Pustu) agar tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif serta deteksi dini berbagai masalah kesehatan.

"Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ruang bertukar pengalaman dan masukan. Apa yang sudah baik di Denpasar tentu akan terus kami tingkatkan, dan sebaliknya kami juga terbuka untuk menerima arahan serta kebijakan dari pemerintah pusat agar pelayanan kesehatan di Kota Denpasar semakin baik," ungkap Jaya Negara.

wartawan
HEN
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.