Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wanita Penembakan Paviliun Ditangkap

Pelaku penembakan paviliun dan barang bukti senjata yang diamankan.

BALI TRIBUNE - Seorang wanita bernama Dicha Dibio Puteri (36) melakukan aksi penembakan di sebuah paviliun di Jalan Saraswati I No 1 Seminyak, Kuta, Senin (11/6) silam pukul 19.00 Wita. Belum diketahui secara pasti motif penembakan itu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penghuni paviliun yang menjadi korban, Fia Fauzia (36) baru mengetahui kejadian itu pada keesokan harinya pukul 05.00 Wita saat bangun tidur. Ketika hendak membuka korden jendela, wanita kelahiran 23 Desember 1981 ini melihat kaca jendela kamarnya retak dan berlubang. Pada saat kerja, korban menceriterakan kejadian itu kepada teman kerjanya bernama Rizqy Subiantoro. Ia kemudian mengajak temannya tersebut ke paviliun untuk memastikannya. Selanjutnya pelapor mengganti kaca jendela yang retak dan berlubang tersebut seharga Rp4.500.000. "Kemudian korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta. Setelah dilakukan penyelidikan yang memakan waktu lebih dari sebulan, pelaku akhirnya berhasil ditangkap,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra RA, SIk, MH atas seizin Kapolsek AKP Teuku Ricki, SIk sore kemarin. Berdasarkan laporan polisi dengan momor; LP-B/488/VII/2018/Bali/Resta dps/Sek Kuta tersebut, tim opsnal yang dipimpin Iptu Aan Saputra dan tim melakukan olah TKP dan mencari saksi-saksi didapat informasi bahwa pelaku sedang bekerja di The Bali Mible Jalan Saraswati II No 3 Seminyak Kuta, Badung. Selanjutnya tim opsnal melakukan  penyelidikan lebih mendalam terkait keberadaan pelaku. Berbekal informasi tersebut, tim pada hari Selasa (17/7) pukul 14.00 Wita mendatangi tempat kerja pelaku dan berkoordinasi dengan atasan pelaku kemudian mengamankan pelaku. Tim opsnal kemudian melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan dalam tas yang dibawa pelaku di tempat kerja, dari salah satu tas ditemukan sepucuk senjata jenis air soft gun warna hitam lengkap dengan magazine berisi 4 butir peluru. "Dan setelah ditunjukkan kepada pelaku diakui bahwa air soft gun tersebut adalah miliknya," terang Aan.  Selanjutnya tim opsnal melakukan penggeledahan di kamar kos pelaku di Jalan Tunjung Sari No 10 A Denpasar Barat, dari dalam kamar ditemukan kotak senjata air soft gun merk Jericho 941, 3 buah tabung gas air soft gun masih utuh merk Gamo, satu buah pisau lipat dan satu buah pedang yang diakui merupakan souvenir dari adiknya bernama Natalia. Hasil interogasi, pelaku tidak mengakui perbuatannya telah melakukan pengerusakan kaca jendela paviliun menggunakan senjata air soft gun. Namun ia mengakui bahwa air soft gun tersebut miliknya yang dibeli lewat online sejak dua tahun yang lalu seharga Rp1.500.000. "Pelaku mengakui datang ke paviliun korban  pada hari Senin tangal 11 Juni 2018 sekira jam 19.00 Wita bersama Citara. Saat pelaku turun dan melihat ke dalam lewat lubang pintu gerbang tapi karena korban tidak ada sehingga pelaku langsung pergi bersama Citara," tutur Aan mengutip keterangan pelaku.  Kepada petugas, pelaku mengaku pisau lipat tersebut digunakannya untuk memperbaiki sepeda motor Vespa dan pedang hanya ditaruh di dalam kamar sebagai pajangan karena merupakan souvenir dari adiknya tersebut. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti satu pucuk senjata air soft gun merk Jericho 941, satu kotak senjata air soft gun merk Jericho 941, tiga buah tabung gas air soft gun masih utuh merk Gamo, satu buah magasen air soft gun plus 4 butir peluru, satu buah pisau lipat dan satu buah pedang. "Tersangka dijerat dengan pasal 406 tentang pengerusakan," pungkasnya.

wartawan
redaksi
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.