Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wapres JK Hadiri Rangkaian Pertemuan “IMF-WB” di Nusa Dua, Panglima TNI Pastikan Kesiapan Kogabpam

TIBA DI BALI – Setibanya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Wapres Jusuf Kalla disambut Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., didampingi Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose.

BALI TRIBUNE -  Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menghadiri seminar “Disaster Risk Finance and Insurance” di The Westin Hotel, Nusa Dua, Rabu (10/10). “Indonesia perlu memulai sistem pembiayaan asuransi terhadap bangunan-bangunan pemerintah yang terdampak bencana alam baru-baru ini, baik di Bali, Lombok, dan di Sulawesi Tengah,” ujar Wapres JK. Letak geografis Indonesia yang berada pada jalur “ring of fire” menjadikan negara Indonesia rawan terdampak bencana. “Peristiwa itu sering terjadi di Indonesia, karena itu kita harus punya perhatian sebelum maupun setelah bencana. Usulan pembentukan asuransi bencana juga dikarenakan anggaran APBN yang sangat terbatas, terutama pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi lokasi terdampak,” kata JK. Hal senada dilontarkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang juga menyuarakan tentang adanya asuransi bencana. Data Bank Dunia menunjukkan bahwa Indonesia termasuk 35 negara di dunia dengan risiko tinggi terjadinya korban jiwa akibat bencana. Kemampuan fiskal dalam menyediakan pendanaan untuk bencana sangat terbatas, sehingga Menkeu Sri Mulyani mengajak para peserta yang hadir dari berbagai negara tersebut agar saling berbagi dan menemukan solusi yang tepat, khususnya dalam hal pembiayaan dan asuransi risiko bencana. “Kita perlu mengidentifikasi semua risiko bencana alam dan memikirkan mekanisme fiskal serta instrumen keuangan terbaik untuk mendukung rehabilitasi yang paling efektif dan paling cepat. Sebuah strategi jangka panjang untuk membangun ketahanan terhadap bencana alam, khususnya dari sisi fiskal,” jelas Sri Mulyani. Kedatangan Wapres disambut Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., selaku Dansatgaspamwil 1 bersama pejabat terkait setibanya di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada hari ketiga pelaksanaan “IMF-WB Annual Meetings 2018” kamarin. Pertemuan tahunan ini untuk membahas beberapa agenda pokok, seperti penguatan international monetary system, terkait dengan normalisasi kebijakan moneter negara maju yang bisa berdampak terhadap kestabilan sistem keuangan dunia. Kemudian di sektor fiskal, berkaitan dengan urbanisasi ekonomi digital, human capital, manajemen, risiko bencana, perubahan iklim, dan pembiayaan imfrastruktur. Termasuk masalah penguatan aspek ekonomi dan keuangan syariah, yang dipandang mempunyai peran cukup signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, baik di negara maju maupun negara berkembang. Kesiapan Kogabpam Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP., selaku Dansubsatgaspen Pamwil, ketika ditemui di Posko Nusa Dua, Rabu siang kemarin, menyampaikan bahwa memasuki hari ketiga, kehadiran para delegasi dari berbagai negara masih terus berdatangan dan langsung mendapat pengawalan ketat dari Kogabpam VVIP “IMF-WB Annual Meetings 2018”. Secara terpisah, setibanya di Bali Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP., memastikan kesiapan Kogabpam VVIP “IMF-WB Annual Meetings 2018”. Selain sejumlah alutsista TNI, ribuan personel TNI-Polri sudah siap siaga untuk mengamankan perhelatan akbar tersebut agar dapat berjalan lancar, aman, nyaman dan sukses. Turut menjemput Panglima TNI di bandara, antara lain Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Sukadi, SSos., dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Panglima TNI langsung mengecek kesiapan Kogabpam, seperti Subsatgas Udara yang terkait dengan kesiapan armada udara, seperti helikopter dan pesawat lainnya, termasuk kesiapan para personel yang mengawakinya serta mekanisme pelaksanaan patroli udara yang dijadwalkan. “Panglima TNI beserta rombongan juga mengecek sejumlah Satgas lainnya, seperti Sargas Media, Passus, dan Komlek untuk meyakinkan kesiapan personel maupun alutsista yang disiagakan sesuai dengan bidangnya masing-masing,” kata Kapendam.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Melalui Program MLT BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Memperoleh Akses Kredit Perumahan

balitribune.co.id | Gianyar - Manfaat Layanan Tambahan (MLT) dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) yang bisa didapatkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program ini diatur dalam Permenaker Nomor 17 Tahun 2021 berupa fasilitas pembiayaan perumahan yang dibiayai dari dana investasi Program JHT.

Baca Selengkapnya icon click

Bangun Keluarga Berkualitas, Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Pererat Kerja Sama dengan Kemenag Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr dr Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS melaksanakan audiensi dengan Kementerian Agama Provinsi Bali di Kantor Kemenag Provinsi Bali, Selasa (26/5).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Kepedulian Sosial, Astra Motor Bali Salurkan 280 Paket Qurban kepada Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Astra Motor Bali melalui Ikatan Karyawan Astra Motor (IKA) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Satu HATI IKA Peduli” pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gudang One Gate Astra Motor ini menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus implementasi nyata nilai sosial perusahaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.