Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga dan TNI Berbaur Iringi Kremasi I Made Kedol

kremasi
Anggota TNI dan Krama adat mengiringi arakan prosesi kremasi I Made Kedol Subrata, Jumat kemarin.

BALI TRIBUNE - Warga adat dan TNI  berbaur saat mengiringi  kremasi almarhum I Made Kedol Subrata, di Desa Pakraman Gianyar, Jumat (8/12). Iring-iringan menuju kremasi jenasah seniman pencipta logo Pemkab Gianyar  ini berjalan lancar dalam tingkatan upacara sederhana.

Setelah melewati pukul 12.00 Wita, oleh warga adat dan kerabat dekat, jenasah almarhum yang disemayamkan di bale bedangin digotong menuju wadah bade. Puluhan anggota TNI yang berpakaian adat pun sudah bersiap untuk membantu proses pengarakan menuju kuburan yang berjalan sekitar 1,5 Km.

Meski almarhum semasa hidupnya dikenal dengan seniman besar, namun  prosesi yang digelar berlangsung sederhana dalam tingkatan madya utama.  Bersamaan dengan upacara yang sama digelar oleh empat warga lainnya, iringan bade almarhum hanya dibedakan oleh pengiringnya,  yakni  anggota TNI dan krama adat setempat.

“Semasa hidupnya bapak memang sangat dekat dengan anggota  TNI dan Polri. Mulai dari anggotanya yang  terbawah hingga  jenderal. Bahkan beberapa lukisan diberikan kepada beberapa jenderal yang kenal dekat,” ungkap putra almarhum.  Nyoman Yoga Trisemarawima.

Semasa hidupnya, terang Yoga,  Kedol memang sempat berpesan agar upacara pengabenan untuk dirinya dilaksanakan secara sederhana. Sebab, seniman ini memiliki prinsip bahwa kebesaran nama dan ketokohan seseorag tidak dipandang dari profesi maupun materi, namun akan selalu dikenang dari pengabdian serta karya yang diguratkan semasa hidupnya.

Memang, selama menggeluti dunia seni lukis, sejumlah karya Made Kedol Subrata dikoleksi sejumlah kolektor nasional dan internasional.  Sejumlah pejabat tinggi negara juga mengoleksi karya mulai dari Panglima TNI, menteri hingga Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pada tahun 1972, karya Kedol berupa lambang Pemkab Gianyar, ‘Dharma Raksata Raksita’ juga merupakan hasil karya almarhum yang hingga kini masih dipergunakan Pemkab Gianyar. Selain itu mendiang juga memenangi lomba pembuatan simbol TK Nasional yang sampai saat ini digunakan secara nasional. Termasuk lambang Persegi Gianyar dan Bali Devata FC.

wartawan
Redaksi
Category

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.