Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Dawan Bingung Kehilangan Istri

Bali Tribune / MENCARI - Petugas Polsek Dawan tampak berusaha mencari korban di pesisir Pantai Belatung, Pesinggahan.

balitribune.co.id | SemarapuraWayan Gede Darmawan (41) warga Dusun Kayehan Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Klungkung kebingungan karena istrinya Ni Wayan Mudiasih (41) menghilang tanpa pesan, Selasa (1/2/2022) sekira pukul 10.00 Wita. Hingga tadi malam usaha pencarian terus dilakukan, namun tidak membuahkan hasil.

Menurut Darmawan usai membuat laporan di Polsek Dawan, pada Senin 31 Januari 2022 lalu sekitar pukul 02.00 Wita, korban sempat depresi karena HP miliknya hilang. Ketika ditanya, istrinya itu mengatakan bahwa HP-nya ketinggalan di dirumah adiknya. Selanjutnya korban mau pergi mengambil HP-nya ke rumah adiknya.

"Istri saya sekitar pukul 10.00 Wita keluar membawa sepeda motor jenis Jupiter MX DK 7301 BV. Karena merasa tidak enak, pelapor mengecek keberadaan korban di Pantai Belatung, dan sepeda motornya ditemukan berada di pesisir pantai, juga ada sandal korban. Sedangkan korban tidak ada di tempat," ujar Darmawan bingung, seraya berharap polisi melakukan pencarian.

Sementara itu Kapolsek Dawan AKP Ida Ayu Made Kalpikasari SE membenarkan, sesuai berita acara ada warga melaporkan peristiwa orang meninggalkan rumah tanpa pesan. Laporan Darmawan tercatat dengan Nomor : OH 01 / 01 / 2022/ Polsek Dawan.

Menurutnya warga yang dilaporkan hilang bernama Ni Wayan Mudiasih (41), ibu rumah tangga alamat Br Kayehan Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan. Adapun ciri-ciri  Ni Wayan Mudiasih perawakan tinggi 165, badan sedang, ciri muka oval, warna kulit sawo mateng serta rambut lurus panjang.

Adapun saksi yang mengetahui korban hilang bernama Gede Arta Wibawa (22), alamat Br Kayehan Desa Dawan Kaler Kecamatan Dawan. Korban meninggalkan rumah tanpa pesan diduga depresi, mengingat pada hari Jumat 28 Januari 2022 korban sempat meninggalkan rumah mau bunuh diri. Sepeda motornya ditemukan di pesisir Pantai Belatung, Desa Pesinggahan.

"Mengingat keberadaan sepeda motor dan kunci nyantol serta sandal korban ditemukan di pesisir Pantai Belatung, sehingga tidak menutup kemungkinan korban mengambil jalan pintas membuang dirinya ke laut. Perlu kiranya dilakukan koordinasi dengan BPBD Klungkung untuk menyisir laut di perairan Klungkung, Gianyar dan Karangasem," ujar Kapolsek Dawan.

Sampai saat ini upaya pencarian masih dilakukan dengan melibatkan personel Piket Polsek Dawan, personel Patroli Polres Klungkung, Bhabinkamtibmas Desa Dawan Kaler, serta keluarga korban.

wartawan
SUG
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.