Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Dikejutkan dengan Gempa Tektonik

Kondisi Gunung Agung seusai terjadi gempa tektonik, kemarin.

BALI TRIBUNE - Warga Dusun Buana Kusuma, Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Karangasem. Senin (12/11) sekitar pukul 01.30 Wita dikejutkan oleh getaran tanah mirip gempa. Warga sekitar cukup panik lantaran getaran tanah tersebut terjadi dengan durasi hampir 30 detik. Khawatir terjadi sesuatu, warga sempat keluar rumah sebelum akhirnya situasi tenang kembali. Sebagian besar warga setempat menduga jika getaran tanah mirip gempa tersebut terjadi akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung, dimana saat ini masih berada di level III dengan status siaga. “Tadi saya sempat menanyakan Perbekel Dukuh, I Gede Sumiarsa, dan membenarkan adanya getaran tanah yang dirasakan warga setempat dengan durasi hampir 30 menit,” ungkap I Wayan Swara Arsana, Sekretaris Pasebaya Agung, Senin sore. Dari penjelasan Perbekel Dukuh, getaran tanah itu hanya dirasakan warga Dusun Buana Kusuma, yang lokasinya sangat dekat dengan Gunung Agung. Getaran tanah itu menurut warga setempat mirip seperti gempa kecil dengan durasi panjang. Dan sebelumnya menurut warga tidak pernah terjadi atau merasakan getaran tanah seperti itu. Artinya, itu pertama kali terjadi dan dirasakan oleh warga. Berdasar laporan Magma VAR, yang dikeluarkan oleh Pos Pengamatan Gunung Api Agung, PVMBG, Kementerian ESDM, dari pukul 00.00-06.00 Wita kemarin, terekam sebanyak satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 19 mm, S-P: 7 detik dengan durasi 106 detik. Selain gempa tektonik lokal, pengamat Gunung Api Agung di Pos Pengamatan Rendang melalui Seismograf tidak memrekam adanya jenis gempa lain. Sementara Kasubid Mitigasi dan Bencana Geologi PVMBG Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana, kepada koran ini menegaskan jika pada hari dan jam yang sama terjadi gempa tektonik di wilayah Lombok Utara. Ada kemungkinan guncangan gempa tersebut dirasakan wara Dusun Buana Kusuma. “Namun kejadian gempa tektonik di Lombok Utara itu tidak berpengaruh dan berkaitan langsung terhadap aktivitas vulkanik Gunung Agung,” tandanya.

wartawan
redaksi
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.